Kamis, 30 Apr 2026

Usai Divaksinasi, Sriatik (42) Kritis Lalu Meninggal Dunia, Wahid Jawabannya Tak Koorperatif

Batubara (utamanews.com)
Oleh: Mukhlis Aci Senin, 07 Feb 2022 17:07
Ilustrasi
 Istimewa

Ilustrasi

Informasi diterima, menjelang dua hari diduga usai divaksinasi, seorang janda dari empat anak, Sriatik (42) Warga Desa Titi Merah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Batu Bara, kritis lalu meninggal dunia di RSUD H. Adam Malik Medan, Senin (7/2/2022). 

Peristiwa itu terjadi bermula, pada (21/12/2021) sekitar pukul 10.00 Wib, dimana Sriatik hendak berangkat Umroh ke Tanah Suci Mekkah.  

Salah satu syarat umroh memiliki sertifikasi Vaksin. Setelahnya, perangkat Desa tersebut mengajak Sriatik untuk Vaksinasi. 

Setelah tiba di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, sebelum dilakukan vaksinasi, terlebih dahulu tim medis melakukan pemeriksaan tensi dan chek darah. 
"Setelah Sriatik diperiksa, dan dinyatakan bisa divaksinasi. Mendengar hal tersebut, dia menjadi senang supaya bisa berangkat ke Umroh," ujar Suheini menjelaskan kepada Awak Media, pada Minggu (6/2/2022) lalu. 

Namun mirisnya, Suheini menceritakan, menjelang dua hari divaksinasi, Sriatik menggigil dan keesokan harinya dia lemas dan tak berdaya hingga terbaring di atas kasur rumahannya. 

Memang diakui Suheini, setelah pulang dari sawah miliknya, tiba-tiba tubuh kakaknya itu menggigil kencang.

Di Hari ketiga, kakak saya sudah gak bisa apa-apa. Dia hanya bisa terbaring, badannya demam tinggi dan menggigil. Kami pun memanggil perawat untuk mengobatinya, tapi tak bisa berbuat apa-apa lagi, lalu kami bawa ke klinik terdekat. 
produk kecantikan untuk pria wanita

Karena kondisinya memburuk, terpaksa Sriatik diopanes ke RSUD Batu Bara untuk mendapatkan perawatan secara medis selama tiga hari. Namun tak selesai sampai disitu, usai diopanes di RSUD Batu Bara, kakak saya dirujuk ke RS Harapan Kota Pematang Siantar selama satu hari, dan pada akhirnya, pada Sabtu (5/2/2022) Sriatik dirujuk ke RSUP H. Adam Malik Medan. 

Karena kondisinya sudah kritis di ruangan ICU dan dibantu alat pernafasan. Kemudian akan dilakukan cuci darah, beber Suhaeni, dengan nada serak dan mata berkaca-kaca akibat menahan tangis.

Hal serupa dikatakan Supri yang juga merupakan keluarga terdekat Sriatik, dia menuturkan, bahwa Bibinya mengalami pembengkakan di bagian bahu, kaki dan punggungnya, serta tangannya sesekali bergerak. 

iklan peninggi badan
Hal ini terjadi, diduga usai menjalani vaksinasi di Kantor Balai Desa Pematang Panjang. 

"Akibat peristiwa yang menimpa Sriatik, maka dengan ini kami atas nama keluarga meminta dan berharap kepada pihak Pemkab Batu Bara agar peduli dan dapat memberikan perhatian secara secara medis terhadap apa yang sedang dialami kakak saya", seru adiknya (Suheini) bersama keponakannya (Supri). 

Sebelum peristiwa itu terjadi, Suheini pernah bilang kepada tim medis, bahwa kakaknya itu memiliki riwayat sakit gula. 

Mendengar kabar tersebut, salah seorang tim vaksinasi dr. Fauzi mengakui jika Sriatik mengeluhkan kesehatannya pasca vaksinasi. 

Lalu dr. Fauzi menurunkan tim ke rumah pasien, namun yang bersangkutan tidak ada di rumah. 

"Kemudian, pihak keluarga Sriatik kembali menghubungi saya tentang keadaanya. Tim medis kami sudah datang ke rumahnya, tapi ibu itu nggak ada di rumah. Sejak saat itu kami nggak ada kabar dan hari ini baru ada kabar lagi dari keluarganya", kilas balik Suheini menceritakan alasan dokter pada saat itu. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batu Bara, drg. Wahid Khusyairi, M.M menjawab kepada Wartawan dinilai tidak kooperatif, terkait tentang peristiwa yang menimpa Sriatik tersebut.

Dia hanya menjawab, "Sy blm bs kasi penjelasan. Kami sdg membtk Tim utk mempelajari kronologis kejadian." 

Anehnya, dia menyelipkan pada akhir kalimat emoji dua telapak tangan🙏, tulisnya singkat saat dikonfirmasi Utamanewa.com melalui WhatsAppnya.
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️