Pemerintah Daerah melalui tim penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Padanglawas melaksanakan acara Bulan Balita ke-XXXI dan Bina Generasi Muda/remaja tahun 2013, dengan tema "Balita Sehat Menghasilkan Generasi Muda Yang Cerdas" bertempat di Lapangan Merdeka Sibuhuan. Kamis (5/12).Bupati Padanglawas H. Ali Sutan Harahap dalam pidatonya yang di bacakan Plt. Sekda Irfan mengatakan, balita dan generasi muda sebagai generasi penerus perlu mendapat perhatian sedini mungkin dalam hal menumbuh kembangkan bakat, kreatifitas, inovasi, dan keterampilan yang menjadi potensi diri mereka masing-masing.
Untuk itu kesejahteraan anak perlu kita perhatikan dalam berbagai sektor pembangunan, berupa pendidikan, kependudukan, ketenagakerjaan, lingkungan hidup, pangan, gizi, agama, penanganan masalah dan cinta tanah air. Sebab para balita merupakan calon pemimpin bangsa nantinya di masa yang akan datang.
Kemudian yang paling utama tidak terlepas dari kemampuan ibu untuk membina anak balitanya, dan kepada ibu-ibu tim penggerak PKK diharapkan mampu menjadi motor penggerak potensi perempuan sebagai sumber awal pembinaan SDM generasi muda dan remaja dan sebagai pembimbing, penyuluh, dan pelatih tentang kesehatan ibu dan anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padanglawas Ahmadin Hutagalung menyampaikan kegiatan perlombaan yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk upaya untuk mencari dan memupuk kemampuan para generasi muda. Beliau berpesan kepada setiap peserta yang mengikuti lomba dengan sungguh-sungguh, sebab para pemenang nantinnya akan kita jadikan utusan dalam even lomba yang lebih besar lagi seperti utusan ke Provinsi.
Ketua panitia Kabid Yankes Khoirul Muslim dalam laporannya menyampaikan, dalam upaya menumbuh kembangkan potensi generasi muda dalam acara Bulan Balita XXXI dan Bina Generasi Muda 2013 diadakan beberapa lomba yang diikuti peserta didik mulai jenjang PAUD/TK s/d tingkat SMA sederajat.
Kegitan yang diperlombakan untuk Bulan Balita XXXI berupa lomba balita bercerita cinta tanah air, lomba balita sehat dan ibu mandiri, kemudian lomba menyusun balok dan lomba balita mandiri.
“Untuk kategori lomba Bina generasi Muda/remaja berupa lomba pidato pencegahan KDRT, lomba cipta APE, kemudian lomba penyuluhan PHBS dan terakhir lomba melukis,” Ungkap Khoirul Muslim