Kamis, 12 Des 2019 23:31
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Osriel Limbong: Sejauh keamanan kondusif, Indonesia Maju optimis terwujud

Osriel Limbong: Sejauh keamanan kondusif, Indonesia Maju optimis terwujud

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 20 Mei 2019 17:40
Istimewa
Osriel Limbong
Hangatnya situasi sosial politik menjelang hari Rabu, 22 Mei 2019, masih menjadi pembicaraan umum di masyarakat. Masyarakat awam banyak yang mengkhawatirkan sejauh mana keamanan negara dapat dijaga oleh aparat keamanan.

Pemerhati sosial politik dari Sumut, Osriel Limbong, menanggapi hal ini menyatakan bahwa kekhawatiran sebagian masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara sudah dijawab oleh profesionalisme kepolisian dibackup TNI, yang mampu menjaga keamanan dalam negeri.

"Kekhawatiran masyarakat saat ini berangsur-angsur turun oleh profesionalitas institusi yang punya tanggung jawab dalam menjaga keamanan negara dan Kamtibmas di Indonesia yaitu TNI-POLRI", tutur Osriel, Senin (20/5).

Oleh karenanya, Direktur Sumut Institute ini yakin TNI- Polri mampu menjaga situasi keamanan, sehingga kerja KPU dan Bawaslu dapat diselesaikan sesuai amanat UU Pemilu dan Pilpres 2019.


"Kita berharap hasil ini dapat diterima semua pihak, sehingga program pembangunan Indonesia Maju dapat terwujud. Ini sesuai hasil rekap KPU propinsi se-Indonesia saat ini yang sudah masuk 90% data, dimana pasangan Jokowi Maruf Amin mengalahkan pasangan capres Prabowo-Sandi dengan selisih 15 juta suara atau 55%", tambahnya.

Osriel optimis lima tahun kedepan ini Indonesia akan makin mantap di tengah persaingan global.

"Merujuk sejarah dan dinamika kekuasaan di Indonesia, pasca Soekarno- Soeharto program Indonesia sebagai Negara yang besar belum mewujudkan 50% dari amanah Pancasila, begitu juga Pasca Rezim Orde Baru ke reformasi. Jadi menurut saya, program menuju Indonesia Maju di era Kabinet Kerja dan kelanjutannya, kita harapkan dapat dilaksanakan di 5 tahun ke depan, yaitu di periode 2019-2024", jelasnya.

"Dengan kondisi saham Freeport 51%, MOU dengan Swiss 7 ribu triliun, serta komitmen peningkatan Pembangunan Desa dengan dana desa yang membuka ruang warga desa untuk membangun desa dan SDM-nya, kebijakan pajak sebagai kekuatan dasar untuk membangun bangsa serta komitmen clean government dengan penguatan lembaga pemberantasan korupsi di Indonesia", ungkap Osriel.
Editor: Tommy

T#g:JokowiOsriel Limbong
Berita Terkait
  • Senin, 25 Nov 2019 03:25

    Jangan Paksa Presiden Terbitkan Perppu KPK

    Berbagai kalangan gencar memaksa Presiden untuk menerbitkan Perppu KPK. Namun, hal tersebut tampaknya memang tidak perlu dilakukan untuk membatalkan UU KPK yang baru saja disahkan DPR. Hal terseb

  • Jumat, 08 Nov 2019 14:18

    Visi Utama Jokowi Itu Bernama 'Indonesiasentris'

    Periode kedua pemerintahan Jokowi akan fokus pada salah satunya, pembangunan sumber daya manusia (SDM). Namun, bisa dipastikan, Jokowi tetap akan melanjutkan pembangunan infrastruktur hingga ke daerah

  • Jumat, 01 Nov 2019 07:51

    Jokowi Sedang Membangun "Raksasa Dari Timur" Bernama Papua

    Kunjungan pertama pasca pelantikan Presiden Joko Widodo adalah ke Papua. Tokoh No 1 di Indonesia ini terkenal dengan gerak cepatnya dalam menghadapi polemik. Tak hanya itu, sikapnya yang tenang dan bi

  • Senin, 28 Okt 2019 17:28

    Jembatan Holtekamp, Bukti Cinta Pemerintah Kepada Papua

    Peresmian jembatan Holtekamp atau jembatan Youtefa yang menghabiskan dana mencapai Rp1,8 triliun itu, kemarin diresmikan oleh Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan

  • Senin, 28 Okt 2019 14:58

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI di Wamena Papua

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P mendampingi Presiden Ir. H. Joko Widodo meninjau kondisi pasar Wouma di Wamena, Papua yang rusak pasca kerusuhan massa beberapa waktu lalu, y

  • Senin, 21 Okt 2019 15:51

    Jadikan Momen Pelantikan Presiden Terpilih Sebagai Semangat Persatuan Menuju Indonesia Maju

    Siapakah di antara kita yang rela Indonesia tercerai berai? Tentu tidak satupun. Pada awal perjuangan dimulai dengan masing-masing daerah dan digerakkan terus-menerus, namun ternyata itu tak cukup mam

  • Minggu, 13 Okt 2019 18:43

    GAMKI Sergai minta aparat hukum tindak tegas pelaku anarkis yang berupaya gagalkan pelantikan Presiden

    Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Ir. Joko Widodo- KH. Mar'uf Amin pada Minggu 20 Oktober 2019 nanti diharapkan tetap dalam kondusif dan memberikan rasa aman di tengah-tengah masyar

  • Sabtu, 12 Okt 2019 20:32

    Strategi Warganet Lawan Radikalisme Demi Lancarnya Agenda Nasional Pelantikan Presiden

    Perang melawan radikalisme dan terorisme memang tidak pernah ada habisnya. Satu persatu pelaku ditangkap, tapi satu persatu pula muncul generasi baru. Meski para pelaku sudah dipenjara, tapi ideologi

  • Selasa, 01 Okt 2019 03:01

    Demonstrasi Untuk Gagalkan Pelantikan Presiden

    Demonstrasi yang terjadi beberapa hari belakangan ini menimbulkan sebuah kekhawatiran. Kelompok perusuh telah sedemikian terencana dan sistematis dalam menjalankan aksinya untuk melakukan hal- hal yan

  • Senin, 30 Sep 2019 15:30

    TNI Kerahkan 8.526 Personel Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres RI

    Tugas kedepan TNI adalah mengamankan jalannya pelantikan anggota DPR-MPR Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2019, dan selanjutnya pada tanggal 20 Oktober 2019 mengamankan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak