Sabtu, 23 Mei 2026
Miris, Dampak pelaksanaan proyek di Binjai Estate mengakibatkan pedagang sepi pembeli
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Rabu, 20 Okt 2021 09:10
Istimewa

Sejumlah warga di Kelurahan Binjai Estate mengadu ke Kantor Lurah setempat akibat dampak pembangunan Jaringan Distribusi Umum (JDU) Sistem Penyediaan Air Minum (Spam) Mebidang, yang diketahui menelan anggaran sekitar 400 Miliar lebih.

Pasalnya, warga Lingkungan IX dan X di Kelurahan Binjai Estate menganggap pembangunan JDU berdampak ke sisi financial mereka. Sebab, proses pembangunan tersebut menutup sebagian akses jalan Gunung Jaya Wijaya, hingga mereka (para pedagang) sepi pembeli.

"Sebenarnya kita mendukung pembangunan tersebut, namun pihak pengembang harusnya juga memikirkan nasib kita yang terkena dampak akibat penutupan sebagian jalan. Apa tidak ada biaya kompensasi kepada warga yang terkena dampaknya," ungkap warga lingkungan IX, Kelurahan Binjai Estate, yang mengaku bernama Ridwan, Selasa (19/10).

Ia juga mengakui bahwa sejumlah warga sudah mengadukan persoalan dampak JDU ke Kelurahan Binjai Estate.
"Sebelumnya ada sekitar 19 orang warga yang melaporkan hal ini ke kantor Lurah," ungkap warga lainnya yang mengaku bernama Sakimin.

Menurut warga sekitar, pencemaran udara yang timbul menyebabkan polusi debu yang cukup tebal.

"Debu pekat itu tentunya mengganggu aktifitas kami. Saya jualan disini namun semenjak pengerjaan pipa berlangsung, pembeli jadi sepi karena akses jalan kesini ditutup," kata warga lainnya.

Sebelumnya, Lurah Binjai Estate, Toni Ismail, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (19/10) sore, mengaku jika pihaknya sudah mengetahui adanya keluhan warga terkait banyaknya debu yang beterbangan saat cuaca panas di sepanjang Jalan yang dilalui oleh truk yang membawa material tanah dari hasil pengerukan proyek.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Benar, kami sudah mendengar kabar itu. Untuk itu, pada hari Jumat (14/10) lalu, kami dari Kelurahan sudah menyurati pihak Kontraktor dan Pemerintah Kota Binjai," bebernya.

Disinggung ditujukan atasnama Perusahaan apa surat yang dilayangkan ke pihak kontraktor tersebut, Lurah Binjai Estate mengakui atasnama PT HK dan PT Wika.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later