Kamis, 21 Mei 2026

Kritisi Kinerja, Oknum PLN Sebut Pewarta Cari Gara-gara

TABAGSEL (utamanews.com)
Oleh: Utama News Rabu, 03 Agu 2016 08:32
PLN Rayon SibuhuanTerkait pemberitaan media ini yang mengkritisi "Kinerja PLN Ujung Batu Buruk", yang terbit pada Hari Jumat (29/7), sehubungan dengan tidak sampainya surat izin pemadaman dari PLN Rayon Sibuhuan, atas pemadaman PLN yang terjadi pada tanggal 28 dan 30 Juli 2016 ke sejumlah instansi pemerintah di Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas, seorang oknum pegawai PLN Rayon Sibuhuan merasa keberatan atas pemberitaan itu dan menganggap pewarta mencari gara-gara.

Padahal, surat izin pemadaman yang seharusnya disebarluaskan ke instansi pemerintah dan masyarakat itu, termasuk kategori surat penting bagi beberapa kantor pemerintahan, terutama menyangkut anggaran dana pengganti bahan bakar minyak (BBM) genset yang digunakan, selama pemadaman PLN berlangsung.

Atas pemberitaan tersebut, seorang oknum pegawai PLN bernama Erwin Harahap merasa keberatan, karena ia merasa hanya bertugas mengawasi Kantor Jaga PLN Pir Trans Sosa1, sesuai SK yang diterimanya, tidak ikut mengawasi Kantor Jaga PLN Ujung Batu dan Aliaga.

"Kira-kira atas dasar apa bapak membuat nama saya di situ, yang mengawasi Kantor Jaga Ujung Batu dan Aliaga. Itu artinya bapak mau cari gara-gara dengan saya. Biar tahu saya, itu aja maksudnya," sebut Erwin Harahap saat dihubungi via selular.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Ujung Batu Sosa, Albet Sihombing pada Senin (1/8) menyebutkan, pihaknya baru menerima surat izin pemadaman dari PLN Rayon Sibuhuan pada Hari Jumat (29/7), sekira pukul 11.00 wib, atau sehari setelah pemadaman yang terjadi pada Hari Kamis (28/7) berlangsung.

"Kami ini, kan kantor pelayanan. Karena memang, kalau ada pemadaman yang terjadi harus kami laporkan ke Kantor Pos Padang Sidempuan selaku kantor pemeriksa. Makanya, surat izin pemadaman dari PLN ini sangat penting bagi kami, untuk laporan pengeluaran dana bbm genset yang digunakan selama proses pelayanan. Kalau tidak ada suratnya, kita sulit keluarkan dananya," sebutnya.

Seingat Albet, biasanya pihaknya kerap mendapatkan surat izin pemadaman dari PLN sehari atau dua hari sebelum pemadaman yang terjadi, tapi pada pemadaman kali ini, pihaknya terlambat menerima surat tersebut, sehingga sempat terjadi keributan dengan pihak PLN.

"Jujur saja, selama bertahun-tahun saya bertugas di Kantor Pos Ujung Batu ini, saya terkesan dengan kinerja salah satu karyawan PLN Ujung Batu atas nama Pardomuan Pane, yang saya nilai memiliki dedikasi dan tanggung jawab kerja," ungkapnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

Menurutnya, si pekerja PLN yang disebutnya itu, dirasanya selalu tanggap dengan keluhan pelanggan di daerah ini, walaupun terjadi kerusakan PLN dari sananya. "Saran saya kepada PLN atas kejafian ini, sebaiknya PLN Rayon Sibuhuan bisa mengganti atau meroling petugasnya, untuk pembinaan dan penyegaran. Terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti kami ini," pintanya.

Sedangkan KTU PT. PLN Rayon Sibuhuan, Dio Putera Hasian, saat ditanyai mengakui, memang secara tertulis di SK, Erwin Harahap ditugaskan ke Kantor Jaga PLN Pir Trans Sosa1. "Tapi, secara lisan, kita sampaikan juga kepadanya untuk membawahi atau mengawasi Kantor Jaga PLN di Ujung Batu dan Aliaga. Seperti halnya dengan Pak Mansur yang bertugas di Kantor Jaga Binanga, juga mengawasi Kantor Jaga PLN yang berada di dekatnya," jelasnya.

Keterangan serupa juga didapatkan sejumlah pekerja pelayanan teknik (Yantek) PLN Rayon Sibuhuan dan juga pekerja pencatat meter (Cater) Rayon Sibuhuan yang menegaskan, walaupun secara SK tertulis seorang pegawai PLN ditugas pada satu Kantor Jaga PLN, tapi secara lisan ia juga membawahi atau mengawasi Kantor Jaga PLN yang berada dekat di wilayah kerjanya. (MS) 
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later