Jumat, 17 Apr 2026

Kondisi Areal dan TM PTPN III Perkebunan Bukit Tujuh di Labusel Jadi Perbincangan Publik

Labuhanbatu Selatan (utamanews.com)
Oleh: Darwin Marpaung Jumat, 07 Apr 2023 17:37
Plank kebun
 Istimewa

Plank kebun

Buruknya kondisi areal dan tanaman menghasilkan ( TM ) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN III Perkebunan Bukit Tujuh Kecamatan Torganda, Kabupaten Labusel di bawah naungan Distrik Delab I mulai jadi sorotan publik dan berbagai elemen pemerhati Perusahaan Badan usaha milik Negara 
(BUMN).

Hal ini diakibatkan terlihat buruknya kondisi areal dan tanaman pohon sawit perkebunan yang dinilai kurang sehat dan kurang terawat tidak seperti lazimnya tanaman - tanaman pada sebuah perkebunan raksasa yang bersepadan dengan Perkebunan PTPN Bukit Tujuh ini. Hal ini terjadi diduga akibat dari dampak pemeliharaan tanaman yang bermasalah terutama terhadap indikasi dugaan adanya penyimpangan dari mekanisme perawatan kebun yang tidak terkontrol penuh oleh management kebun.
Seperti tidak terlaksananya standart pemupukan yang sesuai jadwal dan Volume pada pemberian pupuk bagi tanaman- tanaman perkekebun Negara ini. mengakibatkan kondisi keadaan tanaman sangat memprihatinkan.

Hasil investigasi lapangan Tim Media ini pada hari Kamis (06/04) di beberapa titik areal afdeling kebun, terlihat banyaknya tanaman produktif dengan kondisi tanaman yang hidup namun kurang sehat dan kurang sesuai standart tanaman perusahaan hingga kesannya seperti tidak di kelola melalui perawatan tanaman yang baik sesuai mekanisme pengelolaan tanaman oleh pihak perusahaan maupun rekanan.
Hal ini, dapat ditinjau dan dilakukan perbandingannya dengan perusahaan perkebunan produktif milik kebun tetangga sebelah yang terlihat jauh berbeda tingkat kesuburan tanaman pohon sawitnya serta rawatannya.

Tentu keadaan ini sangat berseberangan dengan pola standart dalam pengelolaan sebuah perkebunan raksasa apalagi perkebunan ini adalah milik Badan Usaha ini milik Negara, sebut seorang pemerhati BUMN Usman Silalahi (45) warga Asam Jawa. yang pada saat itu menunjukkan lokasi areal perkebunan

Dikatakannya, kita kecewa melihat kondisi perusahaan perkebunan Negara di Kebun Bukit tujuh ini. Bukan saja kondisi areal dan tanaman sawitnya tapi para pihak petinggi kebun sepertinya tertutup dengan pihak luar.

"Hal ini sebagai sinyal bahwa di dalam kebun ini dinilai menuai masalah terutama dalam hal anggaran perawatan dan hasil produksi kebun, yang pasti kami akan tetap terus memantau perusahaan Negara ini. Melihat pengelolaan perkebunan dengan keadaan tanaman dan kondisi areal yang seperti ini tentu lah sangat berpengaruh pada hasil panen produksi buah kebun tentu ini akan merugikan pemasukkan pada keuangan Negara secara berkelanjutan yang pastinya hal ini perlu dipantau", terang Usman dengan nada kecewa.
produk kecantikan untuk pria wanita

Menindaklanjuti hal buruknya kondisi tanaman perkebunan Negara Bukit tujuh ini Tim Media ingin mengkonfirmasikan langsung kepada Manager kebun D. Harahap dan APK bermarga Kaloko pada hari Kamis (06/04). Akan tetapi tidak menuai hasil sebab Satpam jaga mengatakan Pak Manager dan Apk sedang keluar kantor.

"Iya pak tadi pak Manager dan pak APK ada di kantor tapi ini mereka sedang keluar". ujar Satpam.
Editor: Junaidi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️