Kamis, 29 Okt 2020 03:31
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Ini Inti Persoalan Ektensifikasi dan Layanan Olah Lahan Pertanian Di Taput

Ini Inti Persoalan Ektensifikasi dan Layanan Olah Lahan Pertanian Di Taput

Tarutung (utamanews.com)
Oleh: W. Simanungkalit
Jumat, 18 Sep 2020 12:48
W. Simanungkalit
Pengembangan dan peningkatan suatu daerah, ditinjau dari pengelolaan potensi-potensi  yang ada di daerah tersebut. Fokus dan intensive pada usaha yang dapat dilakukan, sehingga mampu menjamin kualitas dan kwantitas produk atau komuditi yang ada. Peran sumber daya manusia (SDM) sangat dibutuhkan untuk keseragaman pola pikir dan tujuan yang diharapkan. Berkembang dan meningkat dengan sendirinya, ketika hal kesadaran mendapatkan persamaan tujuan untuk melindungi hak dan kewajiban di suatu daerah tersebut.

Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Provinsi Sumatera Utara, yang mayoritas masyarakat bekerja pada lahan pertaniannya. Hampir 80 persen masyarakatnya yang bertani, rata-rata memiliki sedikitnya lahan setengah hektare. Sehingga dari potensi kemauan masyarakat dan lahan pertanian yang ada, sudah menunjang daerah ini untuk mensuplai daerah lain dari produk komuditi pertaniannya.

Masyarakat petani, dari pantauan UTAMANEWS, kini merasa diresahkan dalam pengelolaan lahan pertanian yang akan dikelolanya. Sehingga antrian panjang untuk usulan pengelolaan lahan ke dinas pertanian sangat membosankan mereka. Dan juga, ada lahan yang pernah dikelola oleh alat berat berupa traktor ditelantarkan, disebabkan kayu dan tungkul batang bekas penebangan. 



Ketika hal ini dipertanyakan UTAMANEWS pada Jumat (18/09) kepada dinas terkait, Revansius Nababan Kepala Bidang Sarpras (Sarana dan prasarana) Pertanian menjawab, "Kita siap membantu masyarakat yang bersungguh mau bekerja dengan baik untuk peningkatan lahan pertanian di daerah Taput. Keseriusan kita ini sudah berbuah dengan adanya semangat masyarakat yang selalu datang mendaftarkan untuk pengelolaan lahannya."

"Inilah yang menjadi kendala kita, selain daftar tunggu yang menumpuk dan dengan keterbatasan alat berat, juga Traktor kita tidak mampu mengelola lahan yang di dalamnya masih ada kayu dan tungkul kayu di lahan tersebut. Resiko yang selalu terbebani operator, ketika mata bajaknya rusak. Sehingga target kerja tidak tampak dan pekerjaan sering sia-sia karena sering mencoba mengelola lahan pertanian masyarakat", jelas Kabid yang dikenal Revan selama ini.

Apa yang menjadi kendala sebenarnya?
Revan menerangkan, "Alat Traktor tidak mampu memaksa untuk kayu dengan diameter di atas 5 Centi meter. Karena jika lebih dari diameter tersebut, sungguh menjadi resiko alat berat kita. Sebenarnya alat berat lainnya yang menunjang untuk membantu traktor sangat kita butuhkan untuk menjawab pelayanan kita kepada masyarakat pemohon."



"Kemaksimalan pelayanan kita, tergantung pada kemampuan alat yang tersedia. Padahal jika lahan masyarakat yang tidak mampu kita kelola sudah pasti mereka merasa tidak dilayani", terangnya

"Dari sisi estetika lahan pertanian, kita mampu mengelolanya untuk keindahan dan rasa nyaman di lahan tersebut. Peran konsultan pertanian yang kita perankan di masyarakat sering membentur kepada kekurangan fasilitas alat pertanian kita", ungkapnya

Sangat diperlukan perhatian di dalam menanggulangi dan memikirkan kebutuhan masyarakat tani di Taput di dalam kendala olah lahan ini. Dan, Penulis mengharapkan aksi cepat kepada semua pihak yang berkompeten untuk ikut memperhatikannya. 

Di tempat lain, UTAMANEWS meminta tanggapan Ketua DPRD Taput Ir. Poltak Pakpahan untuk ikut campur tangan dalam persoalan ini. "Sebenarnya, alat kita ini tidak mampu untuk mengelola lahan yang di dalamnya ada kayu ataupun tungkul kayu. Sehingga kita membutuhkan alat lainnya berupa beko sebagai pemotong kayu dan dozzer sebagai pendorong limbah kayu tersebut. Sehingga kemaksimalan pelayanan dan perawatan alat kita dapat diupayakan", ujar ketua DPRD Taput.
Editor: Robi

T#g:TaputlahanTraktor
Berita Terkait
  • Sabtu, 17 Okt 2020 17:47

    Informasi Lonjakan Angka Tertular Covid-19 Di Taput Bantu Warga Lebih Disiplin

    Dalam beberapa minggu ini pada bulan Oktober 2020, lonjakan penderita Covid-19 di Taput (Tapanuli Utara) provinsi Sumatera Utara, naik secara drastis.Dari pantauan laman satuan tugas percepatan penang

  • Rabu, 14 Okt 2020 23:44

    Minimnya Informasi Korban Meninggal Positif Covid-19 di Taput

    Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumut, dr. Tonny Lumbantobing, M.Kes (56) Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes), meninggal dunia pada Rabu,(14/10) siang. B

  • Rabu, 14 Okt 2020 15:14

    Lahan Aset Pemprov DKI Digugat dan Dikuasai Oleh Ahli Waris RM. Koesen

    Lahan aset negara milik Pemprov DKI Jakarta saat ini dikuasai oleh sekelompok oknum yang mengaku mendapat kuasa khusus dari ahli waris Pakubuwono VIII di Surakarta.Lahan tersebut terletak di Jl. Senop

  • Rabu, 14 Okt 2020 11:24

    Manfaatkan Lahan Kosong, Satgas Yonif MR 413 Ajak Warga Gelar Ketahanan Pangan

    Dalam upaya mengatasi kesulitan bahan pangan di masa Pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Skamto mengajak masyarakat menggelar ketahanan pangan di Kampung Yowong

  • Jumat, 09 Okt 2020 18:29

    Sujarwo Dianiaya di Simorangkir Julu Siatas Barita, Polres Taput: Masalah Sengketa Tanah

    Akibat saling klaim mengklaim tentang hak kepemilikan tanah, Warga di Pea Tolong Desa Simorangkir Julu Kecamatan Siatas Barita Taput (Tapanuli Utara) berujung pada penganiayaan.Korban yang mengalami l

  • Jumat, 09 Okt 2020 10:29

    Soal Togel, Ini tanggapan Ephorus HKBP

    Secara langsung UTAMANEWS meminta tanggapan kepada 'Ompu i' Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing yang didampingi Pdt. Arthur Lumbantobing (Kepala Biro Informasi), di ruang kerjanya, di

  • Kamis, 08 Okt 2020 22:48

    Koramil 24/Pahae Julu: Komsos Babinsa, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat Dalam Menjalin Sinergitas

    Komunikasi yang aktif sangat diharapkan di tengah warga dan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 24 /Pahae Julu Kodim 0210/Tapanuli Utara.Serda Abdur Rohim mela

  • Rabu, 07 Okt 2020 14:27

    Warga Taput Meninggal Dunia Positif Terkonfirmasi COVID-19

    Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) melalui siaran pers Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Taput pada akun facebook Donna Situmeang Rabu (7/10) sekitar pukul 12.00 wib, mengu

  • Rabu, 07 Okt 2020 07:17

    Di Tengah Pandemi Covid 19, Babinsa Koramil 24/Pahae Julu Tetap Laksanakan Komsos

    Selaku Bintara Pembina Desa (Babinsa), Serda G. Simatupang Babinsa Koramil 24/Pahae Julu Kodim 0210/Tapanuli Utara selalu hadir di tengah-tengah masyarakat binaannya guna memberikan bantuan moril sert

  • Senin, 05 Okt 2020 13:05

    HUT TAPUT Ke-75 Tahun 2020, "Taput Tetap Berkarya"

    Pada masa era normal baru ini, Kabupaten Tapanuli Utara (Kab.Taput) melaksanakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 pada tanggal Senin 05 Oktober 2020. Pada Sidang Rapat Paripurna DPRD (Dewan

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak