Kamis, 21 Mei 2026
HIMMAH Sumut minta KPK investigasi MoU antara MSDC dengan Sat Lantas Medan
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Utama News Rabu, 03 Agu 2016 07:41
MSDC (Medan Safety Driving Center)Warga Kota Medan masih merasa resah dengan keberadaan MSDC (Medan Safety Driving Center). Pasalnya, hingga kini, dimana aparat kepolisian sudah dipimpin oleh Jenderal Polisi Tito Karnavian, polisi muda yang terkenal bersih, namun praktek-praktek pemerasan uang rakyat kecil dengan dalih aturan hukum masih tetap terjadi di lembaga kursus yang berada di kawasan Medan Timur tersebut.

Sudah menjadi desas-desus di Kota Medan, Sumatera Utara, MSDC merupakan lembaga swasta yang bermitra dengan Polresta Medan dalam penerbitan sertifikat untuk pengurusan SIM. Tanpa sertifikat dari lembaga tersebut, yang harganya relatif mahal, pemohon SIM akan dipersulit. 

Menanggapi hal ini, Abdul Razak Nasution (foto), aktifis pemerhati kebijakan aparat penegak hukum dari kampus Al Wasliyah, mengungkapkan bahwa sesuai Undang-undang, lembaga yang berhak untuk melakukan pengujian baik praktek dan teori adalah petugas kepolisian dan bukan pihak swasta (MSDC).

"Ada apa? Mengapa ada kesan Sat Lantas Polresta Medan mengalihkan tugasnya kepada MSDC? sehingga MSDC yang tanpa diakomodir pemerintah daerah dapat mematok harga sepihak dengan mengorbankan masyarakat?" tanyanya.
Razak menilai keberatan masyarakat atas keberadaan MSDC ini tidak akan mampu ditindaklanjuti oleh institusi selevel Polda Sumut dan Kejatisu.

Menurut Wakil Ketua DPD HIMMAH Sumut ini, satu-satunya jalan keluar dari cengkeraman koloborasi penguasa-pengusaha ini adalah menghimpun masyarakat untuk beramai-ramai mengadu ke KPK, baik melalui surat resmi atau pun media sosial.

"Kita mohon KPK melakukan investigasi dan mengevaluasi kongkalikong antara petugas Sat Lantas dengan MSDC," ungkapnya.

Sebelumnya, informasi dihimpun, ada MoU antara MSDC dengan kepolisian lalu lintas. Akibatnya, masyarakat  Kota Medan banyak yang tidak menerima tata cara pengurusan dan pengujian pemohon SIM di Sat lantas Polresta Medan yang seolah diambil alih pihak ke tiga (MSDC).
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later