Demisioner Kordinator Badan Eksekutif Mahasiswa se-Nusantara (BEM Nus) Sibolga- Tapteng, Yovi Sihotang mengecam tindakan Eko Pratama, yang mendirikan Partai Mahasiswa Indonesia (PMI).
Dia mengatakan, selama Eko Pratama memimpin Koordinator Pusat BEM Nus, banyak stigma negatif dan polemik yang secara nyata mencoreng nama aliansi BEM Nus di tengah masyarakat Indonesia
“Kita minta Eko segera mengundurkan diri dari jabatannya secara sadar, agar fokus mengurus partai dan sebagai buzzer pemerintah yang memecah belah kekuatan mahasiswa,” kata Yovi Sihotang
Dijelaskan, bahwa sejarah berdirinya BEM Nus tidak terlepas dari faktor kegelisahan para Presiden Mahasiswa dari tiap-tiap daerah akan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat.
Ia mengatakan, pendirian PMI sangat jauh berbeda dengan visi misi mahasiswa yang melekat pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan BEM Nus sendiri bergerak berdasarkan gerakan moral dan kontrol sosial.
"Kita minta kepada seluruh kampus yang tergabung dalam BEM Nus mengembalikan arah gerakan aliansi dan menghapuskan jabatan koordinator pusat karena cenderung dimanfaatkan untuk transaksi politik," ungkapnya.