Ceramah Gus Nur di Medan Dianggap Provokatif
DELI SERDANG (utamanews.com)
Oleh: Iyus
Minggu, 17 Feb 2019 17:57
Ceramah Ustad Sugi Nur Raharja atau Gus Nur dinilai penuh dengan ujaran kebencian dan memecah belah masyarakat Indonesia. Hal inilah yang membuat warga masyarakat resah atas kehadiran Gus Nur disaat mengisi ceramah di tempat-tempat ibadah.
Keresahan itu pun dirasakan Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Hasan Ashari.
"Secara tegas kami menolak keras kehadiran Gus Nur di Kabupaten Deli Serdang khususnya Tanjung Morawa. Setelah mengamati beberapa video ceramah Sugi Nur, kami menyimpulkan ceramahnya provokatif dan lebih kepada arah politik atau tepatnya Politisasi Agama untuk menguntungkan salah satu Paslon dengan menyudutkan Pemerintah secara membabi buta tanpa data yang jelas," ujarnya di Tanjung Morawa, Minggu (17/02/2019).
Kabupaten Deli Serdang sejauh ini, lanjutnya, sangat dikenal dengan keharmonisan masyarakatnya yang majemuk, berbeda-beda tapi tetap Satu, jangan sampai Keamanan, Keharmonisan dan Kedamaian di Bumi Deli Serdang rusak karena seorang Sugi Nur. "Ini tanggungjawab kita bersama. Ini sangat meresahkan, dalam Islam sendiri tidak di perbolehkan menghina sesama apalagi yang dihina itu Pemimpin Negara," ujar Hasan Ashari.
Kasatkoryon Banser Kecamatan Tanjung Morawa, Muhammad Hatta menambahkan seharusnya dalam setiap dakwah siapapun, dia haruslah saling mengingatkan sesama manusia.
"Bukan malah merendahkan, mencaci dan memunculkan ujaran kebencian seperti itu. Rasullullah saja berdakwah dengan lemah lembut dan selalu tersenyum tidak frontal dan provokatif. Oleh sebab itu, kami meminta kepada aparat penegak hukum khususnya Mapolres Deli Serdang untuk tidak memberi ruang sedikit pun bagi Suginur untuk beracara di wilayah Deli Serdang karena Suginur telah membuat keresahan di tengah-tengah masyarakat pada ceramah-ceramah sebelumnya," ucapnya.
Belakangan ini masyarakat Desa Klumpang Kebon juga menolak ceramah yang disampaikan oleh Sugi Nur pada saat Ceramah di Mesjid Al- Furqon Desa Klumpang Kebon 15 Februari 2019 Ba'da Magrib. "Masyarakat Deli Serdang pasti akan menerima Sugi Nur jika dia merubah gaya ceramahnya dengan ceramah-ceramah yang menyejukkan dan sesuai dengan ajaran-ajaran Islam, saya yakin itu," tukasnya.