Ngunduh mantu Kahiyang-Bobby Nasution Sukses,
Bobby Dalimunthe Minta Gubsu dan Walikota Apresiasi TNI Polri
Medan (utamanews.com)
Oleh: Sam
Senin, 27 Nov 2017 18:27
Acara ngunduh mantu putri semata wayang Presiden RI bapak Jokowi menjadi perhatian seluruh warga Indonesia. Seluruh televisi nasional memberitakan secara detail setiap momen penting pada acara ngunduh mantu Presiden RI tersebut, yang dilaksanakan selama 3 hari tersebut terdiri dari dua hari acara adat yang ditujukan kepada seluruh keluarga besar marga Nasution dan marga Siregar, ditutup dengan satu hari acara resepsi bagi undangan umum.
Pada hari terakhir acara bapak Presiden RI juga sempat diadakan penambalan marga Siregar, hal ini dikarenakan istri dari almarhum ayah Bobby Nasution merupakan boru Siregar.
Antusiasme masyarakat Medan sangat tinggi terhadap acara ngunduh mantu yang dilaksanakan di komplek Taman Setia Budi Indah. Jalan-jalan protokol yang akan dilewati rombongan pengantin dipenuhi masyarakat yang ingin melihat langsung rombongan yang dipenuhi pejabat-pejabat.
Kedatangan Presiden RI ini juga ternyata mendapat perhatian dari kaum pegiat sosial dan pegiat anti korupsi se-Sumatera Utara. Terlihat di beberapa akun Facebook yang merupakan pegiat sosial dan anti korupsi terkait jadwal aksi yang akan disampaikan pada hati kedatangan Pak Jokowi. Cukup realistis rasanya melihat kedatangan Presiden RI waktu lalu yang menegur Walikota untuk segera memperbaiki jalan berlubang di kota Medan. Tidak lama kemudian beberapa jalan di kota Medan dikerjakan dengan cepat meski tidak semua jalan diperbaiki.
Seluruh pegiat sosial dan anti korupsi ingin memanfaatkan moment kedatangan Presiden dengan melakukan aksi terkait kondisi di daerah baik sumut khususnya Medan. Termasuk organisasi kaderisasi setaraf nasional yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. "PMII sudah melakukan konsolidasi dan memetakan permasalahan yang terjadi di Sumut khususnya Medan, nanti akan kita sampaikan kepada bapak Presiden", ujar Ketua PKC PMII Sumut Bobby Dalimunthe.
Kedatangan bapak Presiden RI yang di kawal dengan penjagaan ketat, menjadikan setiap aktifitas di kota Medan harus dalam kondisi kondusif dan terkendali. Sehingga kerja-kerja institusi pengamanan baik TNI dan POLRI berlangsung untuk mengkonsolidasikan agar kota Medan menjadi tuan rumah yang baik dalam acara ngunduh mantu putri Presiden RI.
"Kita sempat diminta untuk menunda rencana aksi yang akan dilakukan. Karena kita yakin jika aspirasi kita didengar langsung, maka solusi akan segera di temukan," papar Bobby Dalimunthe.
Sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap kekodusifan di suatu daerah, TNI dan POLRI tidak pernah lelah untuk menciptakan kondisi yang stabil agar Medan menjadi tuan rumah yang ramah pada acara ngunduh mantu tersebut.
"Saran untuk menunda kegiatan aksi kami terima dengan alasan ingin menjadi tuan rumah yang ramah. namun kegiatan aksi bersifat penundaan, bukan pemberhentian", tutup Bobby Dalimunthe.
Acara ngunduh mantu yang dihadiri para pejabat lokal dan nasional tersebut akhirnya berjalan sukses hampir tanpa kendala yang berarti.