Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Koramil 01/AK, Serka Ahmad Saedan dan Sertu Irwandi, melakukan pendampingan bersama PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) dari Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara meninjau lahan persawahan di wilayah Dusun IX Desa Siduadua dan Dusun XII Suka Muliya Desa Damuli Pekan, yang diketahui sebagian telah dialihfungsikan menjadi lahan tanaman keras, seperti kelapa sawit. Sabtu (9/11/2024)
Pendampingan ini melibatkan Citra Damayanti perwakilan dari Desa Siduadua, Endang perwakilan dari Desa Damuli Pekan, serta Kepala Dusun Ranto Bangun, Aswar Nasution, telah menemukan lahan sawah seluas 1.600 meter di Dusun IX dan 800 meter di Dusun XII Suka Muliya, Desa Damuli Pekan milik salah satu warga setempat yang dialihfungsikan untuk tanaman kelapa sawit.
Serka Ahmad Saedan menjelaskan kepada media bahwa upaya ini bertujuan untuk menjaga produktivitas lahan sawah di wilayah binaan, sekaligus mendukung Pencapaian Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh pemerintah. “Kami mengimbau para petani untuk mempertahankan fungsi lahan sawah mereka demi mendukung Ketahanan Pangan, dan pihak Dinas Pertanian akan segera memberikan surat teguran kepada para pelaku alih fungsi ini,” ujarnya.
Danramil 01/AK menyampaikan apresiasinya terhadap upaya yang dilakukan Babinsa dan PPL Dinas Pertanian. "TNI siap mendampingi para petani agar mereka dapat terus produktif di lahan persawahan mereka tanpa mengalihfungsikan ke tanaman keras. Ketahanan Pangan harus menjadi prioritas bersama, dan dengan kerjasama antara Petani, TNI, dan Pemerintah, kita bisa mencapai Swasembada Pangan yang berkelanjutan," kata Danramil.
Sementara itu, Dandim 0209/LB, Letkol Inf Yudy Ardiyan Saputro, S.IP menyatakan dukungannya terhadap program pendampingan Babinsa. "Program ketahanan pangan merupakan bagian dari tugas TNI di wilayah untuk memastikan Ketersediaan Pangan Nasional. Kami mendukung penuh langkah-langkah pendampingan ini dan berharap warga petani tetap termotivasi untuk mengelola lahan sawahnya secara produktif," ungkapnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lahan pertanian sebagai aset utama Ketahanan Pangan, bersama masyarakat, TNI dan Dinas Pertanian akan tetap optimis untuk bisa mendorong para petani mempertahankan fungsi lahan mereka demi masa depan pangan yang lebih baik.