Seribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah (AMP-TT) yang melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Tapteng harus merasa dikecewakan.
"Kita telah mempunyai bukti, saat memasuki gedung DPRD, tidak ada satu orang pun anggota DPRD," Kata orator aksi, Raju Firmanda Hutagalung kepada wartawan usai keluar dari gedung DPRD Tapteng, Senin (22/5/2023).
Dengan kosongnya kantor tersebut, Raju menduga anggota DPRD Tapteng saat ini tidak lagi berpihak kepada rakyat.
"Terang dan jelas bahwa terbukti hari ini kekesalan masyarakat Tapanuli Tengah dengan tidak bekerjanya DPRD Tapteng, kita masyarakat sangat kecewa," kata Raju
Raju juga meminta agar masyarakat luas dapat mengevaluasi kinerja anggota DPRD dan lebih bijak dalam memilih anggota DPRD yang betul-betul berpihak pada kepentingan masyarakat.
"Hati-hati dalam memilih DPRD yang tidak mau bekerja untuk rakyat," ungkapnya.
Terlihat dilokasi, saat massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah (AMP-TT) memasuki gedung DPRD di jalan Raja Junjungan Lubis, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Sebab, 35 anggota DPRD tidak berada di kantornya.