Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina menghadiri dan menyaksikan pelantikan pendidikan pertama Bintara (DIKMABA) TNI AD sebanyak 595 prajurit di Lapangan Jenderal Sudirman, Rindam I/BB, Pematangsiantar oleh Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Ferdianto, Sabtu (06/09/2025).
Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina juga menyaksikan pertunjukan akrobatik dari Dikmaba TNI AD tahun 2025.
Pertunjukkan tersebut juga menampilkan pertarungan seni bela diri Pencak Silat Militer TNI AD, Pertunjukan Double Stik, hingga Angkat Beban.
Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina juga ikut berfoto bersama para Dikmaba TNI AD, beserta para Forkopimda dan Pimpinan Pangdam I/BB hingga jajaran Pimpinan TNI AD setingkat lainnya.
Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Ferdianto, secara resmi melantik sebanyak 595 prajurit Bintara TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2025.
"Hari ini secara resmi kita melantik 595 orang prajurit lulusan Dikmaba Infanteri TNI AD TA 2025. Mereka telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan baik dan memenuhi standar yang ditetapkan," ujar Mayjen Rio.
Usai dilantik, para prajurit akan melanjutkan ke tahapan pendidikan kejuruan Bintara Infanteri, yang bertujuan untuk memperdalam kemampuan teknis dan taktis sesuai kecabangan masing-masing.
"Pendidikan tersebut bertujuan memperdalam kemampuan teknis dan taktis sesuai kecabangan Infanteri, agar mereka siap ditempatkan di satuan operasional," kata Rio.
Pangdam Mayjen Rio Firdianto juga berpesan agar para prajurit baru tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Ia menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, satuan, dan institusi TNI AD di mana pun mereka bertugas.
"Harapan saya, mereka dapat segera menyesuaikan diri di lingkungan satuan, cepat belajar, dan mampu mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh. Dengan begitu, mereka akan menjadi prajurit yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan," ucapnya.
Pangdam Mayjen Rio Firdianto menegaskan, penutupan pendidikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting lahirnya prajurit baru yang akan memperkuat jajaran TNI AD, khususnya di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.
"Ini juga menjadi wujud komitmen TNI untuk terus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI," tuturnya.