Jalan Desa yang menghubungkan antara Desa Sei Priok dan Desa Paya Mabar, yang ada di Dusun IV, saat ini sedang mengalami penurunan kesempurnaan jalan yang layak untuk dilalui masyarakat. Hal ini menjadi kendala dalam perputaran ekonomi masyarakat, khususnya dalam pertanian dan pengangkutan hasil pertanian warga.
Plat Beton (Jembatan), salah satunya yang ada di Dusun IV Desa Paya Mabar menuju Desa Sei Priok, saat ini mengalami kerusakan dengan kondisi 80 persen rusak. Hal ini sangat sulit dilalui oleh kendaraan roda empat atau roda enam, terutama saat mobil pengangkut gabah pertanian warga melintas.
Demikian disampaikan Siahaan (33), salah satu warga yang melintas, ketika dikonfirmasi oleh awak media ini saat berada di lokasi plat beton penghubung tersebut. "Mohonlah, Pak, untuk segera disampaikan kepada Pemerintah agar jembatan ini segera diperbaiki. Kami sangat kesulitan untuk melintas dan sangat berisiko juga bagi kami jika sampai terjadi kecelakaan," tuturnya.
Menanggapi hal ini, Irwansyah, Kepala Desa Paya Mabar Kec. Tebing Tinggi, ketika dihubungi melalui telepon WhatsApp, membenarkan.
"Kerusakan pada jembatan penghubung itu disebabkan oleh kendaraan yang melintas melebihi berat kendaraan yang layak untuk melintas pada tahun lalu. Namun, itu pun sudah kita data untuk dimasukkan ke APBDes pada anggaran tahun 2023 ini agar dapat segera diperbaiki," ucap Irwansyah.
"Mungkin dalam tahap anggaran kedua nanti segera kita kerjakan dengan kegiatan peningkatan rehabilitasi plat beton dan peningkatan tapal batas desa nantinya, seperti yang tertuang di APBDes Desa Paya Mabar tahun anggaran berjalan saat ini. Saat ini, plang pekerjaan sudah dicetak," tutupnya.
Kades Irwansyah juga berharap agar masyarakat ke depannya dapat merawat jalan dan plat beton yang akan diperbaiki nanti, serta memastikan muatan kendaraan tidak melebihi berat kendaraan yang layak jalan.