Dinas Kesehatan Ambil Andil, 10 Hari PTM 100% Di Ruang Lingkup Pendidikan Taput
Taput (utamanews.com)
Oleh: Winner Simanungkalit
Kamis, 27 Jan 2022 06:27
Satuan dinas Kesehatan kabupaten Taput (Tapanuli Utara) dalam mendukung berjalannya PTM 100% (Pembelajaran Tatap Muka) menugaskan para petugas kesehatan untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran pandemic Covid-19 di Satuan Pendidikan.Semua bidan Desa serta petugas kesehatan puskesmas di Taput berperan serta demi kelancaran PTM 100% ini.
Berdasarkan SKB (Surat Keputusan Bersama) Empat Menteri No. 91769/A5/HK.01.04/2021 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran dimasa Pandemi Corona virus disease/Covid-19, juga ditegaskan dengan Surat Edaran Bupati Taput No.421/0113/1-1.3.2/1/2022 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 pada satuan pendidikan Paud, SD, SMP Negeri/Swasta di kabupaten Taput.
Capaian Vaksinasi sangat memuaskan di Ruang lingkup Dinas Pendidikan Taput. Hal ini patut diapresiasi, dimana sampai dengan hari ini capaian Vaksinasi Kabupaten Tapanuli Utara 99,32%, Guru 93%, Remaja 12-18 Tahun 112,2%, Anak 6-11 Tahun 98,84%.
Kepala Dinas Kesehatan Alexander Gultom, melalui kepala bidang P2 (Pencegahan Penyakit) Saroha Nababan menjelaskan kepada UTAMA NEWS Rabu (26/01) di kantor dinas Kesehatan Taput.
Adapun, terkait peran Dinas Kesehatan dalam pencegahan pandemic Covid-19 pada PTM ini ada tiga hal di ruang lingkup sekolah, dimana Petugas Kesehatan setempat dan Petugas Puskesmas melakukan Surveilans Epidemiologis satu kali sebulan.
Sosialisasi protokol kesehatan, juga selalu melakukan pemantauan terhadap Protokol Kesehatan tersebut dalam Proses PTM di Satuan Pendidikan.
"Dalam pencegahan penyebaran pandemic Covid-19,di ruang lingkup Satuan Pendidikan. Kami, menugaskan Bidan Desa beserta petugas kesehatan puskesmas, untuk melakukan sosialisasi prokes, pemantauan dan surveilans epidemiologi. Juga, kita tetap mengingatkan agar selalu sebelum dan sesudah dilaksanakan aktifitas belajar mengajar di Satuan Pendidikan, setiap hari wajib dilakukan penyemprotan disinfektan pada ruang lingkup belajar dan bermain siswa. Kita sarankan agar para siswa tidak sembarangan jajan, jika boleh gak usah berjajan untuk mengurangi vektor (pengantar) dan menghindari pandemic Covid-19", terang Saroha.
Pada pantauan petugas kesehatan atau guru di ruang lingkup sekolah, melihat secara langsung para siswa yang memiliki gejala seperti batuk, filek, demam, nyeri tenggorokan dan lainnya yang mirip gejala pandemic Covid-19 akan dipulangkan dan melakukan aktifitas belajar ketika sudah sembuh.
"Ketika petugas kesehatan atau para guru melihat adanya seperti gejala batuk, filek, demam, nyeri tenggorokan dan lainnya yang mirip dengan gejala pandemic Covid-19. Kita sarankan, siswa tersebut dipulangkan untuk memeriksakan diri ke Petugas Kesehatan dan bisa kembali belajar setelah sembuh. Juga, kita tetap menyarankan agar di lingkungan sekolah selalu menyediakan sarana cuci tangan, ketersediaan masker cadangan, Thermo gun dan disinfektan", jelas Kabid P2 ini.
Pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) daerah kabupaten Taput sampai saat ini berada pada level I. Dan berlangsungnya PTM 100% ini sudah 10 hari di mulai tanggal 17/01/2021 kemarin sampai saat ini masih kedaan baik. Dan satuan pendidikan kabupaten Taput selalu melakukan pemantauan pada ruang lingkup sekolah.
Penghentian sementara pada PTM sekurang-kurangnya 14x24 jika terjadi klaster sekolah, positivity rate hasil ACF ≥ 5%, warga satuan pendidikan yang masuk dalam notifikasi hitam >5%. Juga, penghentian sementara PTM 5x24 jika bukan klaster sekolah atau positivity rate hasil. (sumber kemenkes RI)