Pemerintah Kota Tanjungbalai kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda dengan menggelar Operasi Kasih Sayang pada Senin, 8 September 2025. Operasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Terpadu P4GN, ODGJ, dan Penanganan Gelandangan Kota Tanjungbalai, Anwar Ruji, S.Sos.
Kegiatan ini melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Satpol PP. Turut serta pula BNNK Tanjungbalai, Bagian Hukum, para camat, serta relawan dari Gerakan Anti Narkoba (GAN) Kota Tanjungbalai.
Sebelum razia dimulai, seluruh personel yang terlibat mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kesbangpol Kota Tanjungbalai. Rapat ini dipimpin oleh Anwar Ruji dan bertujuan untuk menyatukan langkah serta membagi tugas pelaksanaan operasi secara efektif.
Sasaran dari operasi ini adalah tempat-tempat yang diduga sering menjadi lokasi pelajar membolos sekolah, seperti warung internet (warnet), rental PlayStation, dan warung-warung pojok yang jauh dari pengawasan sekolah maupun orang tua.
Petugas dibagi menjadi dua tim besar, masing-masing ditugaskan menyisir wilayah dari tiga kecamatan. Operasi ini menggunakan total delapan kendaraan operasional, termasuk mobil patroli Satpol PP, mobil dinas BNNK, dan mobil dari berbagai dinas terkait.
Tim pertama bertugas menyisir Kecamatan Datuk Bandar, Datuk Bandar Timur, dan Tanjungbalai Selatan. Sementara tim kedua melaksanakan operasi di Kecamatan Tanjungbalai Utara, Sei Tualangraso, dan Teluk Nibung.
Dalam pelaksanaan Operasi Kasih Sayang tersebut, petugas berhasil menjaring sebanyak 17 orang pelajar yang kedapatan membolos di jam sekolah. Para pelajar tersebut langsung dibawa ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai untuk didata.
Tak hanya didata, para pelajar juga menjalani pemeriksaan tes urine yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungbalai guna mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim B, S.E., M.A.P, dan Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, S.P., M.Si, turut hadir langsung di lokasi saat proses pemeriksaan berlangsung, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap operasi ini.
Dalam keterangannya, Wali Kota Mahyaruddin menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kasih sayang dan perhatian pemerintah terhadap para pelajar. “Kami ingin memastikan anak-anak kita tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dan tidak tersesat ke hal-hal negatif,” ujar Mahyaruddin.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan respons dari aspirasi Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Tanjungbalai, yang mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya jumlah pelajar yang tidak hadir di sekolah tanpa keterangan jelas.
“Sebagai kepala daerah, kami merasa perlu turun langsung dan menindaklanjuti keresahan tersebut. Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi pengingat bagi anak-anak kita untuk tetap fokus pada pendidikan,” pungkas Wali Kota.