Kamis, 29 Okt 2020 11:13
  • Home
  • Politik
  • Tertarik Kembangkan Budidaya Kelapa Genjah Pandan Wangi, Forkopimda Provinsi Babel Kunker ke Sergai

Tertarik Kembangkan Budidaya Kelapa Genjah Pandan Wangi, Forkopimda Provinsi Babel Kunker ke Sergai

Sergai (utamanews.com)
Oleh: Derman Yatviko
Selasa, 22 Sep 2020 14:22
Istimewa
Dinilai memiliki potensi pertanian yang baik, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai),  mendapat kehormatan atas kunjungan kerja (Kunker) dari Forkopimda Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk mempelajari Budidaya Kelapa Genjah Pandan Wangi, bertempat di Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin dan Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan, Senin (21/9/2020).

Rombongan yang terdiri dari Gubernur Provinsi Babel DR H Erzaldi Rosman Djohan beserta unsur Forkopimda, Kepala Balitbang Tanaman Palma Kementan RI Dr Ir Ismail Maskromo, M.Si, Ketua TP PKK Provinsi Babel, Sekda Provinsi Babel Naziarto, jajaran OPD terkait, disambut hangat oleh Bupati Sergai Ir H Soekirman diwakili Sekdakab H.M Faisal Hasrimy AP MAP, Kapolres AKBP Robin Simatupang, Kadis Pertanian Radianto Panjis SP MMA, Camat Pantai Cermin Aminuddin, S.Sos, Camat Pegajahan Jurna Elvida, SE, Muspika, Kepala Desa, TP PKK kecamatan.

Mengawali sambutannya, Gubernur Babel DR H Erzaldi Rosman Djohan menyampaikan maksud Kunker hari ini adalah dalam rangka meninjau lokasi budidaya Kelapa Genjah Pandan Wangi di Kecamatan Pantai Cermin serta lokasi persawahan manunggal pola kerjasama TNI-Polri-Pemkab di Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan.



"Saya sangat senang sekali dengan kunjungan ini dan insya Allah ke depannya kami akan melakukan kerjasama dengan Pemkab Sergai sehubungan dengan Provinsi Bangka Belitung yang sekarang telah menjadi destinasi wisata baik dalam dan luar negeri. Tentunya kita harus meningkatkan bermacam-macam varietas dan produk yang akan dijual, salah satunya dengan Kelapa Genjah Pandan Wangi ini yang tentunya berbeda dengan kelapa biasa terutama harga jualnya yang tinggi dibandingkan dengan jenis kelapa lainnya," ungkapnya.

Gubernur Babel menyebut, ini akan menjadi salah satu peluang tidak saja peluang bagi para petani kita, tentu juga peluang jual untuk kawasan-kawasan wisata yang ada di Babel. Dengan semakin banyaknya komoditi-komoditi yang kita sajikan kepada para pengunjung, tentunya akan semakin banyak juga perolehan nilai tambah bagi masyarakat kita yang akan melakukan kegiatan penanaman komoditi ini.

Harapannya, katanya lagi, kita akan mendorong para petani kita untuk menanam Kelapa Genjah Pandan Wangi ini, dengan nilai tambahnya lebih dari kelapa biasa. "Point utamanya adalah  untuk menambah dan mengefektifkan tanah-tanah disekitar lahan persawahan. Kemudian terkait kerjasama dengan TNI-Polri, kita juga akan meninjau lokasi persawahan manunggal pola kerjasama TNI-Polri-Pemkab disini agar dapat kita replikasikan dan dimulai dari lokasi-lokasi yang nanti akan dikerjasamakan dengan TNI-Polri," jelas Gubernur Babel.



Di kesempatan yang sama, Kepala Balitbang Tanaman Palma Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Ismail Maskromo, M.Si mengemukakan, Kelapa Genjah Pandan Wangi adalah salah satu kelapa eksotik dengan karakter spesifik pada buahnya. Aroma wangi pandan pada sabut, air dan daging buahnya serta citarasa pandan dan manis pada air dan daging buahnya, menjadi ciri khas kelapa yang diketahui berasal dari Thailand dengan nama 'Aromatic Nam Hom Coconuts'. 

"Kelapa ini sudah cukup lama dikembangkan di Sumatera Utara, dengan tanaman tertua sudah berumur kurang lebih 30 tahun serta jumlah pohon terbatas. Introduksi dalam jumlah besar dimulai tahun 2004. Salah satu populasi yang saat ini berumur 13 dan 8 tahun berada di Lokasi Pantai Cermin," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Kepala Balitbang, untuk bisa dikembangkan secara luas di seluruh Indonesia, populasi kelapa pandan wangi tersebut harus dirilis sebagai varietas unggul dengan jumlah Pohon Induk Terpilih (PIT) yang cukup.

Dalam rangka persiapan pelepasan calon varietas kelapa Genjah Pandan Wangi Sumut, pada tanggal 19-21 Nopember 2017 telah dilakukan pengamatan lanjutan produksi buah, komponen buah dan sosialisasi teknis pengumpulan data pelepasan kepada staf Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Medan dan staf Dinas Perkebunan Sumut.



Selain itu, tambahnya lagi, telah ditentukan juga populasi kelapa pandan wangi lainnya sebanyak 1.000 bibit pohon di lokasi dekat populasi utama di Pantai Cermin, Kabupaten Sergai. Sedangkan populasi berumur 8 tahun tersebut nantinya akan diseleksi untuk digunakan sebagai calon pohon induk mendukung penyediaan benih pada saat calon varietas kelapa pandan wangi Sumut.

Kepala Balitbang Ismail Maskromo mengisahkan, kebun ini telah ada sejak hampir 15 tahun yang lalu dan saat ini terdapat 220 pohon siap panen yang terus dipantau serta di test kondisi dan tingkat kemanisan buah kelapa Genjah Pandan Wangi ini agar harga jualnya tetap tinggi. Sifat genetik yang menentukan kualitas manisnya air kelapa ini selain kondisi tanah. Tanaman ini mempergunakan pupuk organik dan hayati, sebab saat ini kondisi tanah menurun terus karena hujan dan paparan sinar matahari. Karena termasuk komoditas baru, untuk pemasaran kelapa Genjah Pandan Wangi ini masih diperkenalkan dan dipopulerkan dahulu, peluangnya masih menyasar kota-kota besar karena harganya yang lumayan tinggi. 

"Air kelapa yang manis dan wangi, daging kelapa ini juga dapat dijadikan produk makanan dalam kemasan. Sedangkan nutrisi kandungan kelapa Genjah Pandan Wangi ini telah diteliti dan sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu santan kelapa ini sangat gurih dan baik untuk dijadikan campuran sayuran dan makanan lainnya. Kedepannya akan dijadikan komoditas Edibel Kopra untuk dipasarkan secara luas," pungkasnya mengakhiri sambutannya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sergai Ir H Soekirman melalui Sekdakab H.M Faisal Hasrimy AP MAP menyampaikan ucapan selamat datang dan kehormatan atas kunjungan Gubernur Babel beserta Forkopimda serta jajaran Pemprov pada kunker tersebut.

"Kami menerima dengan tangan terbuka dan sangat berbangga hati bahwa daerah kami ini dijadikan lokasi peninjauan budidaya Kelapa Genjah Pandan Wangi serta peninjauan lokasi persawahan manunggal pola kerjasama TNI-Polri-Pemkab di Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan. Semoga kiranya pelayanan dan penerimaan kami ini dapat berkenan di hati, dan kedepannya kerjasama serta silaturahmi dua daerah dapat semakin terjalin dengan erat dan suatu waktu nanti Pemkab Sergai juga akan berkunjung ke Babel guna saling bertukar pengalaman dan pengetahuan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua daerah baik melalui pengembangan pariwisata maupun secara keseluruhan," pungkas Faisal Hasrimy.

Usai peninjauan budidaya Kelapa Genjah Pandan Wangi di Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin, rombongan meninjau lokasi persawahan manunggal pola kerjasama TNI-Polri-Pemkab Sergai di Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan yang diselingi dengan penyerahan alat pertanian kepada Kelompok Tani guna meningkatkan produksi pertanian para petani.
Editor: Donini Ari Rajagukguk

T#g:BabelKelapa
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Sabtu, 24 Agu 2019 17:54

    Bakamla RI Serahkan Proses Hukum 5 Kapal ke Polda Babel

    Terkait penangkapan terhadap 5 kapal yang dilakukan oleh Tim Operasi Khusus  (Opsus) Bakamla RI/ lndonesian Coast Guard (IDNCG) dengan KN Bintang Laut-401, penyidikan sudah dilakukan oleh tim yan

  • Rabu, 06 Mar 2019 21:36

    Danramil 01/AK Hadiri Sosialisasi Tanaman Unggulan Untuk Desa Unggulan

    Danramil 01/AK Kodim 0209/LB, Mayor Inf Tamrin Hasibuan, beserta 1 orang anggota, Selasa (05/3/19) sekira pukul 15.00 Wib, menghadiri Kegiatan Sosialisasi Tanaman Unggulan untuk Desa Unggulan di Dusun

  • Sabtu, 28 Jul 2018 15:08

    Mabes TNI Kirim Tambahan Bantuan Untuk Suku Mausu Ane

    Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mengirimkan tambahan bantuan logistik, seperti bahan makanan, pakaian, tenda, kebutuhan anak-anak, obat-obatan, alat komunikasi serta tenaga medis d

  • Rabu, 18 Apr 2018 12:28

    Sihar belajar cara menguntai dan merajut sabut kelapa menjadi keset kaki

    Tiga orang ibu memperagakan bagaimana cara menguntai sabut kelapa menjadi tambang. Dua di antara ibu itu menarik untaian tambang hingga menyerupai tali, kemudian menyatukannya. Pekerjaan ini merupakan

  • Jumat, 10 Nov 2017 06:40

    Pedagang dari Madina Pasok Kelapa Sayur ke Palas

    Memenuhi kebutuhan warga masyarakat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), sejumlah pedagang kelapa sayur dari daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), setiap minggunya memasok puluhan ton kelap

  • Sabtu, 18 Feb 2017 08:58

    Kepala BKD Pemprov Babel: Jangan biasakan selingkuh, mending menikah

    Kasus selingkuh antar pegawai di Pemprov Babel sudah menjadi rumor di masyarakat, dan masih menjadi perhatian serius para pejabat. Menanggapi hal ini, Kepala BKD Provinsi Babel, Sahirman, mengatakan b

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2020 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak