Jumat, 14 Mei 2021 11:15
  • Home
  • Politik
  • Ramadhan kecam ketidakprofesionalan BNI Binjai, masyarakat membludak dan rekening dibekukan

Ramadhan kecam ketidakprofesionalan BNI Binjai, masyarakat membludak dan rekening dibekukan

Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil
Rabu, 14 Apr 2021 06:23
Istimewa
Oknum Pegawai BNI (kemeja Putih menghadap kamera/lingkaran hijau) yang disebut sebut warga adalah Pimpinan Bank BNI, melarang awak media mengambil dokumentasi foto
Membludaknya ratusan masyarakat di Bank BNI Binjai yang beralamat di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Tanah Tinggi, Selasa (13/4) karena ingin mencairkan dana dari tabungan BNI Mekar, yang dinilai tidak mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, juga disikapi oleh Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Binjai, Agung Ramadhan.

Menurut Bro Agung (sapaan akrab Agung Ramadhan) pihak Bank BNI Binjai seharusnya sudah melakukan antisipasi sebelumnya dengan mengumpulkan ratusan masyarakat di Bank milik Pemerintah ini.

"Ini jelas melanggar Prokes. Seharusnya pihak Bank mengantisipasi hal ini. Jangan korbankan rakyat. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi," tegas Bro Agung, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (13/4) malam.


Dimasa sekarang ini, kerumunan warga ditengah Pandemi Covid tentunya dapat menimbulkan Klaster baru penyebaran Covid-19.

"Apalagi menurut informasi yang saya terima, pihak Bank juga tidak menggunakan alat pengukur suhu untuk masyarakat yang datang di tempat itu," ungkapnya.

Sebagai Ketua PSI Kota Binjai, ia juga mengaku kecewa kepada Pihak BNI Binjai karena terkesan telah mengecewakan masyarakat, khususnya para penerima bantuan yang diterbitkan oleh BNI untuk para penerima bantuan Presiden yang memiliki usaha mikro kecil dan menengah (Banpres UMKM).

"Bahkan saya mendengar ada warga dari Bahorok yang sudah datang sejak pukul 01.00 Wib dinihari dan menunggu hingga pukul 14.00 Wib. Akhirnya bantuan tidak cair juga karena alasannya dibekukan. Kan kasihan masyarakat. Apalagi bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap kepada Bank BNI Binjai, agar bisa bersikap lebih profesional sehingga masyarakat yang datang tidak kecewa. 


"Maunya dalam penyerahan ditetapkan hari dan tanggalnya, serta dibatasi jumlahnya. Tujuannya agar warga tidak kecewa dan tidak berbondong bondong datangnya," ucapnya, seraya menghimbau kepada Satgas Covid-19 Kota Binjai, agar memantau kegiatan tersebut kedepannya.

Diketahui, ratusan warga yang menerima bantuan dari program tabungan BNI Mekar, berjubel di Kantor BNI Binjai, yang beralamat di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Binjai, Selasa (13/4).

Berjubelnya ratusan masyarakat di Kantor BNI Binjai, menurut beberapa warga, dikarenakan mereka dijanjikan akan menerima pencairan dana sebesar Rp 1,2 Juta melalui rekening tabungan Mekar yang diterbitkan oleh BNI untuk para penerima bantuan Presiden yang memiliki usaha Mikro kecil dan menengah (Banpres UMKM).

Namun, sangat disayangkan. Sebab, BNI Binjai malah terkesan cuek dan tidak mengindahkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang menjadi kunci penting untuk mengurangi Diseasevirus Corona 2019 (Covid-19).

Pantauan awak media dilokasi, selain tidak menerapkan Prokes, pihak BNI Binjai tidak siap untuk menampung membludaknya ratusan warga yang berkumpul tepat di depan gedung BNI.


Tidak hanya itu, warga juga merasa kecewa karena setelah mengantri beberapa jam, namun akhirnya bantuan yang dijanjikan belum juga dapat dikucurkan.

Bahkan, hingga pukul 13.00 Wib, warga terlihat masih berjubel di Kantor BNI Binjai untuk menunggu dana yang dijanjikan. "Hari ini gak bisa cair juga, mulai besok katanya setiap hari hanya 50 orang saja yang akan dicairkan. Sedangkan berkasnya sudah dimasukkan. Padahal kami puasa," ungkap Melisa Putri, salah seorang yang mengaku penerima bantuan.

Tidak siapnya pihak BNI dalam menampung masyarakat yang akan mengambil bantuan, banyak disesalkan oleh berbagai pihak. Sebab, selain warga kecewa karena waktunya terbuang percuma, banyaknya warga yang berjubel tentunya dapat menimbulkan Klaster baru penyebaran Covid-19.

Guna mengantisipasi hal itu, awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Pihak BNI Binjai. Namun, saat akan mengambil foto tepat didepan Kantor BNI Binjai, salah seorang Pegawai BNI dengan kepala sedikit plontos dan disebut sebut merupakan Pimpinan Bank BNI Binjai, mencoba melarang awak media yang akan mengambil dokumentasi (foto) itu dan tidak mau memberikan komentar.


Karena berpotensi menimbulkan Klaster baru penyebaran Covid-19, awak media pun mencoba melakukan konfirmasi ke Satgas Covid-19 Kota Binjai.

"Kita sudah himbau mereka dan kita sudah kordinasi dengan instansi terkait. Namun untuk penegakan hukumnya ada di Satpol PP," ucap Dr Sugianto, Kadis Kesehatan Kota Binjai.

Diketahui, selain tidak terlihat petugas Satpol PP dilokasi Bank BNI Binjai, kerumuman warga tersebut tentunya dapat menimbulkan klaster baru Covid-19. Tidak hanya itu, banyaknya warga yang berjubel, mengakibatkan arus lalulintas mengalami kemacetan karena separuh badan jalan dipadati oleh masyarakat yang akan mengambil bantuan di Bank BNI Binjai. 

Editor: Herda

T#g: BNI BinjaiAgung RamadhanBahorok
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Nov 2020 14:08

    Jembatan Selang Pangeran hanyut diterjang derasnya banjir bandang di Landak River Bahorok

    Banjir bandang yang menghantam bangunan berupa Villa yang berada di sepanjang aliran Sungai Landak, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Rabu (18/11) dinihari, tentunya membuat para pengusaha menjad

  • Rabu, 18 Nov 2020 12:48

    Kawasan wisata Landak River dilanda banjir bandang

    Akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Bahorok, Kabupaten Langkat sejak sore hari, Sungai Landak (Landak River) yang berada di Kawasan Wisata Bahorok dihantam banjir bandang, Rabu (18/11) dinihari.

  • Jumat, 21 Agu 2020 20:51

    Kapolres Langkat: Gelondongan kayu hanyut di sungai Bahorok bukan ilegal logging

    Hingga kini, Petugas Kepolisian dari Polres Langkat, terus melakukan penyelidikan terkait adanya puluhan batang kayu yang hanyut di Sungai Bahorok, tepatnya di sekitar Kawasan Bukit Langkat, Kamis (20

  • Minggu, 03 Mar 2019 19:03

    Geledah Rumah di Bahorok, Polres Langkat Tangkap Ibu Rumah Tangga

    Team Opsnal Res Narkoba Polres Langkat berhasil mengamankan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan yang diduga menyimpan/ menguasai/ memiliki narkotika jenis sabu dan ganja, Minggu (3/3/2019).K

  • Rabu, 30 Agu 2017 13:40

    Kebakaran hebat landa Pekan Bahorok Langkat, 6 Ruko hangus

    Masyarakat di kawasan ibu kota Kecamatan Bahorok kabupaten Langkat, atau tepatnya di jalan Berdikari Pekan/Pasar Bahorok diterpa bencana kebakaran, yang terjadi pagi tadi, Rabu (30/8), sekitar pukul 0

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak