Tetapi faktanya tidak semua masyarakat yang kurang mampu dapat menikmati program KJP Plus Tersebut.
Demikian disampaikan Nurlaila (Orangtua Siswa) kepada Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad saat dikunjungi di Kelurahan Wijaya Kusuma Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat, Minggu, 23 Januari 2022.
“Selama Pandemi Covid-19 Kami sangat kesulitan ekonomi Pak, sehingga untuk membiayai anak kami sekolah itu sangat sulit, selama ini masyarakat kalangan menengah kebawah mengandalkan program KJP Plus (Kartu Jakarta Pintar Plus). Akan Tetapi kami kesulitan dalam hal pengajuan program tersebut.” ujar Nurlia.
“Untuk pengajuan Program KJP Plus tersebut kami berharap agar tidak dipersulit dalam hal pengurusan, kami ingin anak kami sekolah. Semoga dengan hadirnya bapak hal ini dapat disampaikan langsung ke pemerintah DKI Jakarta, sehingga anak kami bisa sekolah kembali dengan fasilitas program KJP Plus.” pungkasnya.
Selepas mendengarkan keluh kesah warga di sana, politisi Partai Gerindra tersebut kemudian memberikan saran serta solusi agar warga dapat memanfaatkan fasilitas Program KJP Plus sehingga tidak ada lagi anak yang putus sekolah karna kesulitan ekonomi.
“KJP plus ini merupakan program dari pemerintah DKI Jakarta yang dibiayai penuh dari Dana APBD provinsi Jakarta, program ini berlaku untuk seluruh masyarakat kalangan menengah ke bawah, kami akan perjuangkan aspirasi ibu terkait sulitnya pengajuan program tersebut. Semoga anak kita semua bisa sekolah kembali dengan Fasilitas Program KJP plus.” ungkap Kamrussamad.
“Jangan sampai ada putra dan putri kita putus sekolah karna persoalan ekonomi, masa depan putra dan putri kita wajib kami perjuangkan melalui Parlemen. Itu akan jadi tugas dan kewajiban kami sebagai wakil rakyat Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.” jelas Anggota DPR RI Fraksi Gerindra tersebut kepada Media.