Kamis, 21 Mei 2026
Gerindra bilang istilah persekusi terlalu berlebihan dan diseramkan
JAKARTA (utamanews.com)
Oleh: Wiji Jumat, 09 Jun 2017 10:29
Ilustrasi
Net

Ilustrasi

Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, mengaku tidak setuju dengan penggunaan istilah 'persekusi' atau perburuan sekelompok orang, yang terjadi belakangan ini. Dasco menilai istilah 'persekusi' terlalu berlebihan.

"Kalau kita berpendapat bahwa apa yang disampaikan Kapolri itu kan terlalu berlebihan. Istilah 'persekusi' itu juga terlalu seram," kata Dasco saat dihubungi, Selasa (6/6/2017) malam.

Dasco mengatakan, menurut kamus bahasa Indonesia dan dunia internasional, persekusi selalu dikaitkan dengan ras, sikap politik, ataupun asal-usul seseorang. Sedangkan yang terjadi di Indonesia adalah karena perbuatan pelaku tersebut, bukan karena agama, asal-usul, ataupun sikap politik.

"Nah ini ini kan bisa diperlakukan hukum sesuai KUHP. Istilah persekusi itu jangan terlalu diseram-seramkan, kita kan ini sekarang bagaimana merajut persatuan, jangan kemudian persekusi-persekusi dong, kita kan Pancasilais," ujarnya.

Karena itu, kata Dasco, istilah 'persekusi' yang berlebihan dan diseram-seramkan itu tidak baik untuk iklim di Indonesia. Yang penting, lanjutnya, polisi bisa bersikap tegas.

"Yang penting bagaimana polisi bisa tegas, setiap terjadi seperti itu, baik dari pihak mana yang melakukan, dilakukan tindakan tegas. Kalau begitu, semua takut, dari pihak mana, pihak mana tidak akan melakukan itu," tuturnya.

busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later