Sabtu, 15 Mei 2021 09:12
  • Home
  • Politik
  • Bamsoet: Teroris Di Papua Lakukan Kejahatan Transnasional Terorganisasi

Bamsoet: Teroris Di Papua Lakukan Kejahatan Transnasional Terorganisasi

Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Adimsi
Senin, 03 Mei 2021 13:33
Puspen TNI
Bambang Soesatyo
Dalam persyaratan sebuah kejahatan transnasional ada empat kategori. Dipersiapkan dan direncanakan di negara lain untuk dilakukan di negara lain, dilakukan di sebuah negara namun dampaknya dirasakan oleh negara lain, serta ada kerjasama antara pelaku di sebuah negara dengan pelaku kejahatan yang sama di negara lainnya.

Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Minggu (2/5/2021), lebih lanjut Bamsoet menegaskan, dari sudut pandang penegakan hukum berdasarkan United Nation Convention Against Transnational Organized Crime (UNCATOC), kasus yang terjadi di Papua, merupakan kasus yang serius.

Merujuk pada UNCATOC, kejahatan yang dilakukan teroris di Papua dapat digolongkan kepada Kejahatan Transnasional Terorganisasi (TOC).


Bamsoet menuturkan, beberapa bukti kejahatan teroris di Papua masuk kedalam TOC diantaranya adanya temuan dua kasus pasokan senjata api ke Papua dari Makassar dan Maluku oleh kegiatan kelompok bersenjata (KKB), adanya penyelundupan senjata api dari WNA asal Philipina melalui Sangihe Talaud dan Nabire ke Papua, serta adanya temuan kasus penyelundupan amunisi oleh seorang WNA asal Polandia ke Papua.

"Semua persyaratan untuk dianggap sebagai bagian dari kasus kejahatan transnasional terorganisasi bisa dibuktikan. Dengan demikian, upaya penyelesaian masalah di Papua dengan Penggunaan TNI untuk memback up penegakan hukum dan ketertiban dalam menghadapi gangguan keamanan dalam negeri dari serangan pemberontak dan teroris melalui pendekatan keamanan menjadi sah dan dilindungi undang-undang," tegas Bamsoet.


Ketua MPR (Bamsoet) juga mengapresiasi langkah cepat dan strategis TNI dan Polri dalam menumpas habis para pemberontak serta teroris yang sangat meresahkan warga Papua dengan berbagai tindakan kekerasan, pemerkosaan ataupun pembunuhan.

"Hal itu penting dilakukan agar bisa dilakukan pemulihan kesejahteraan umum dan pendidikan bagi anak-anak lokal Papua. Anggota TNI-Polri kiranya dapat ditugaskan sebagai guru dan pembangunan kembali fasilitas umum yang rusak," imbuh Bamsoet.

"Merebut hati dan pikiran masyarakat lokal Papua adalah cara terbaik. Ibarat keringkan sumber air kolam untuk bisa tangkap ikan," pungkas Bamsoet.
Editor: Herda

T#g:Bamsoetteroris
Berita Terkait
  • Senin, 10 Mei 2021 02:10

    Kelompok Teroris OPM Sasar Hancurkan Pendidikan Masyarakat Papua

    Pada Jumat, (7/5) kemarin, kelompok teroris OPM ini kembali menebar terornya dengan membakar bangunan yang berada di Kampung Kimak, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Bahkan mereka juga menembaki kantor

  • Minggu, 09 Mei 2021 17:39

    Bamsoet Minta Negara Tutup Pintu Damai Untuk Teroris OPM

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kembali menyerukan pernyataan kontroversial tentang penindakan teroris OPM Papua. Bamsoet sapaan akrabnya menolak penyelesaian masalah Papua dengan diskusi.

  • Jumat, 07 Mei 2021 18:07

    Nicholas Youwe: Saya Tegaskan, Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papua

    Saya tegaskan, khusus Veronica Koman yang selalu memprovokasi dari pelariannya di Australia, Anda sama sekali tidak punya hak untuk bicara masalah Papua. Anda, Veronica Koman, bukan orang Papua. Anda

  • Selasa, 04 Mei 2021 09:34

    Kelompok Teroris OPM Kembali Bakar SD, Rumah Guru dan Puskesmas di Distrik Ilaga

    Pasca ditetapkannya sebagai organisasi teroris oleh pemerintah RI pada Kamis (29/4/2021) bulan lalu, Kelompok Teroris OPM kembali melakukan terornya dengan membakar bangunan SD Inpres Mayuberi, 2 unit

  • Jumat, 30 Apr 2021 21:30

    Sejak KKB Dicap teroris, Sabby Sambom Sang Juru Bicara Langsung Menghilang

    Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, resmi menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai teroris.Sebby Sambom sang jur

  • Kamis, 29 Apr 2021 17:29

    Bamsoet: Memangnya KKB Pembunuh Rakyat Tak Berdosa Itu Peduli HAM

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan bahwa Negara berkewajiban merespons dengan tegas aksi KKB memerangi negara selama ini, yang ditandai dengan pembunuhan Kabinda Papua, sejumlah prajurit TNI-Pol

  • Rabu, 28 Apr 2021 02:28

    Nyatakan Sikap, Lembaga Adat Papua Minta KKB Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris

    Lembaga Masyarakat Adat (LMA) beserta Dewan Adat Papua (DAP) dan Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Nabire menyatakan aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) semakin brutal. Karena itu, KKB statusnya layak dinaikkan menjadi organisasi teroris.

  • Senin, 26 Apr 2021 15:56

    Pasca Gugurnya Kabinda, Bamsoet Minta TNI-Polri Turunkan Kekuatan Penuh Tumpas KKB

    Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta aparat TNI-Polri menurunkan kekuatan penuh untuk menindak dan menumpas secara tegas dan terukur Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

  • Selasa, 06 Apr 2021 15:26

    Mantan OPM Pernah Usulkan KKB Sebagai Teroris

    Nick Messet, mantan pejuang Organisasi Papua Merdeka (OPM) pernah mengusulkan supaya KKB ditetapkan sebagai kelompok teroris karena pergerakannya membahayakan masyarakat sipil. Masyarakat Papua pada u

  • Jumat, 02 Apr 2021 04:02

    Panglima TNI: Usai Serangan Teroris di Makassar dan Jakarta, TNI Tingkatkan Pengamanan

    Usai adanya serangan yang dilakukan oleh kelompok teroris di Gereja Katedral, Makassar, Sulsel, Minggu (28/3/2021) dan Mabes Polri Jakarta, Rabu (31/3/2021), TNI meningkatkan pengamanan di tempat-temp

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak