Jumat, 22 Mei 2026
Pentingnya Penerapan Atittude di Kalangan Gen-Z di SMPN 10 Medan
Medan (utamanews.com)
Oleh: Gresia Amelia, Mahasiswa Ilmu Kesejahteraan FISIP USU Kamis, 22 Jun 2023 16:32
Gresia Amelia di SMPN 10 Medan
Istimewa

Gresia Amelia di SMPN 10 Medan

Perkembangan zaman telah membawa generasi Indonesia ke arah yang modern. Tiap-tiap manusia memiliki kecepatan tanggap yang berbeda-beda dalam memahami perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih. Lahirnya generasi-generasi baru turut memengaruhi perkembangan teknologi ini. Banyak hal-hal yang dihasilkan, baik positif maupun bahkan negatif, yang memicu perdebatan. Salah satunya yang sering terjadi pada generasi Z adalah kekeliruan sikap seperti kurang menghargai satu sama lain, baik yang lebih tua, lebih muda, atau bahkan seumuran.

Gresia melihat masih ada beberapa siswa/i yang masih menyepelekan hal ini. Walaupun tidak semua masalah seperti ini dapat dimaklumi, contohnya adalah pembullyan kepada siswa/i lain yang dianggap lemah, lewat kata-kata yang kurang enak didengar. Gresia berinisiatif untuk memberikan edukasi tentang sikap saling menghargai untuk menjaga perasaan seseorang dan tidak merusak mental teman-teman lain lewat kata-kata menyakitkan, melihat banyak kasus bunuh diri karena perundungan.
Gresia tidak ingin hal-hal seperti ini terjadi pada siswa/i SMPN 10 Medan. Bahkan tidak ada beberapa siswa/i yang kurang menghargai Gresia dan mahasiswa program KM Mitra USU. Mungkin karena bukan seorang guru tetap, beberapa siswa/i tersebut menganggap keberadaan mahasiswi program KM Mitra USU ini kurang penting. Gresia memberikan edukasi lewat video seputar perundungan dan akibatnya terhadap korban, serta mengajarkan untuk saling menghargai, bukan hanya terhadap kalangan yang lebih tua, tetapi juga terhadap teman seumuran atau adik kelas yang lebih muda. Tidak ada alasan untuk melakukan perundungan.

  1. Engagement, Intake, Contract: Pada tahapan ini, diawali dengan pendekatan terhadap klien, penjelasan maksud dan tujuan, dan melakukan kesepakatan kontrak antara klien dan pekerja sosial.
  • Assessment: Pada tahapan ini, menganalisis lebih dalam permasalahan klien. Saat penyampaian modul di kelas, Gresia juga mengamati bagaimana siswa/i memperlakukan teman sekelasnya.
  • Planning atau perencanaan: Tahapan ini melibatkan rencana strategi yang akan digunakan untuk menyelesaikan masalah klien. Gresia mencoba melakukan pendekatan kepada siswa/i agar rencana berjalan lancar. Gresia berusaha menjadi teman agar siswa/i merasa nyaman ketika diajak ngobrol.
  • Intervensi: Tahapan ini adalah penjelasan program yang akan dilakukan oleh klien. Gresia memberikan edukasi lewat video tentang perundungan.
  • Monitoring: Pada tahapan ini, penulis melihat dan mengawasi sejauh mana perkembangan yang terjadi pada klien. Saat video diputar, Gresia mengamati respon siswa/i.
  • Evaluasi: Dalam tahap ini, dilakukan evaluasi, penilaian, serta pemantauan terhadap klien. Siswa/i mulai menerapkan sikap saling menghargai. Hal ini dapat Gresia lihat dari tutur kata dan sikap yang mulai menghargai.
  • Terminasi: Tahap pemutusan atau pemberhentian proses bantuan pekerja sosial dengan klien agar tidak menimbulkan ketergantungan klien. Gresia mengajak seluruh siswa/i untuk selalu menerapkan sikap saling menghargai. Semua orang memiliki hak untuk hidup aman tanpa ancaman perkataan yang menyakiti perasaan orang lain.
  • Harapan Gresia selama berjalannya program kampus mengajar ini menjadi gebrakan baru di dunia pendidikan untuk membangun generasi dengan attitude nomor satu. Zaman yang semakin maju bukan menjadi alasan untuk menjadi generasi dengan attitude yang tertinggal.

    busana muslimah
    Berita Terkini
    Berita Pilihan
    adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
    Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

    Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
    PT. Oberlin Media Utama

    gopay later