Disdik Batu Bara Tunggu Kebijakan Kemendikbud RI
Batubara (utamanews.com)
Oleh: Muchlis Aci
Sabtu, 16 Mei 2020 17:26
Kepala Dinas Pendidikan Batu Bara Ilyas Sitoros memberikan bimbingan pada kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Di Aula SMPN 1 Lima Puluh, Sabtu (16/5/2020).
Salah satu upaya membentuk profesionalitas belajar daring, terlebih dahulu kita harus mantapkan bekal pengalaman. Karena kita belum tahu kapan proses belajar mengajar bisa dilakukan seperti biasa atau tatap muka
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Batu Bara Ilyas Sitorus saat jumpa pers ketika mengawali bimbingan kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di aula SMPN 1 Lima Puluh, Batu Bara, Sabtu (16/5/2020).
"Kita menunggu adanya kebijakan dari Kemendikbud, apakah awal tahun ajaran baru pada bulan Juli 2020 bisa normal kembali belajar seperti biasa. Untuk saat ini, Kemendikbud masih mengkaji metode pembelajaran yang akan diterapkan apakah melalui daring atau tatap muka kembali," ujar Ilyas.
Terkait hal itu, terus terang dirinya sering kali mendapatkan pertanyaan dari banyak pihak, kapan sekolah dibuka kembali untuk anak belajar seperti semua dengan tatap muka? Apakah tahun ajaran diundur atau bagaimana?
"Kita harus sepakat masih menunggu keputusan Pusat dalam hal ini Kemendikbud RI. Saat ini kita harus mempersiapkan apapun keputusan ke depan baik dari sisi pembelajaran, lalu kemudian akan kah memberlakukan secara online atau bagaimana," katanya.
Ilyas berharap Kepala Sekolah harus berinovasi dalam menjalankan fungsi supervisi atau pembinaan kepada guru untuk memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar telah dilakukan oleh guru dan peserta didik meskipun menggunakan metode jarak jauh (daring).
"Dan perlu juga untuk diketahui bersama, Bupati Batu Bara Zahir berharap, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dapat melakukan inovasi pendidikan, meskipun pandemi covid-19 belum berakhir. Maka oleh sebab itu, kita masih menunggu apakah nantinya tanggal 29 Mei 2020 akan diperpanjang atau tidak. Sebagai mana mestinya, hal itu perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak termasuk dari Keluarga Besar Disdik Batu Bara," ketusnya.
"Mari kita berdo'a bersama semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir, mungkin disebalik itu ada hikmahnya dan pelajarannya", ajaknya.
Ia menegaskan para siswa-siswi jangan berselewaran atau bepergian keluar. "Saran ini harus ditaati, demi memutus mata rantai penyebaran virus corona," imbuhnya.