Jumat, 22 Mei 2026
Ketua GNPF Ulama Kota Binjai tegas menyatakan dukungannya pada Bakal Capres Anies Baswedan
Binjai (utamanews.com)
Oleh: Ahmad Aqil Senin, 12 Des 2022 09:52
Sanni Abdul Fattah
Istimewa

Sanni Abdul Fattah

Dukungan terhadap Anies Rasyid Baswedan untuk menjadi Presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat.

Beberapa simpul relawan maupun komunitas atau para tokoh masyarakat, juga terlihat sudah mendeklarasikan diri untuk mendukung Anies Baswedan, yang merupakan salah satu putra terbaik bangsa Indonesia.

Adalah, Sanni Abdul Fattah, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap Anies Baswedan.

"Kami mendukung Anies Rasyid Baswedan menjadi presiden berikutnya di Pemilu 2024 mendatang. Untuk itu kami akan terus berjuang untuk kemenangannya," ungkap Sanni Abdul Fattah, Minggu (11/12) sore.

Sebagai salah seorang tokoh agama di Kota Binjai, Sanni juga yakin bahwa Anies Baswedan adalah orang yang paling tepat untuk memimpin bangsa Indonesia ini kedepannya.
Bahkan menurutnya, dibawah kepemimpinan Anies Baswedan, ia meyakini nantinya akan tumbuh kedamaian, ketenangan dan kekondusifan di tengah tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Menurut kami, Anies Baswedan adalah tokoh yang dapat mempersatukan anak bangsa. Dimana saat ini kami melihat bahwa bibit bibit perpecahan sudah tumbuh subur di tengah tengah kehidupan anak bangsa. Seperti misalnya muncul jargon jargon yang seolah olah bagus, tapi kenyataannya malah memecah anak bangsa, katakanlah seperti selalu digaungkan kata kata Radikal," ujar Sanni, seraya menambahkan, istilah radikal radikul ujung ujungnya menyasar kemana mana.

Tidak hanya itu, lanjut pria kelahiran 40 tahun lalu tersebut, istilah "Aku Pancasila" juga terkesan membuat masyarakat menjadi berkotak kotak. Sebab menurutnya, selain yang mengatakan ucapan yang dimaksud, maka orang tersebut dinilai bukan Pancasila. "Belum lagi istilah intoleransi dituduhkan secara serampangan, sama seperti radikal radikul itu dan istilah istilah lainnya," tegas Sanni Abdul Fattah.

Lebih lanjut dikatakan pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini, pihaknya menilai bahwa dimasa pemerintahan saat ini banyak ulama ulama yang ditangkap.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Dimasa rezim inilah banyak ulama ulama yang ditangkap hanya karena berlawanan haluan dalam pilihan politik dimasa yang lalu. Mirisnya lagi, yang ditangkap tersebut malah para ulama yang tegak lurus membela ajaran agamanya," pungkas Sanni.

Tidak sampai disitu, lanjutnya, pada masa pemerintahan saat ini juga, banyak ajaran ajaran agama islam yang dihina dan dilecehkan. "Seperti dulu ada Gubernur yang menghina Al-Qur'an, bahkan ada menteri yang menyamakan antara adzan dengan gonggongan hewan dan sebagainya," beber Ketua GNPF Ulama Kota Binjai ini.

"Belum lagi masalah yang selalu digembar gemborkan kepada ulama dan ummat islam yang berpegang teguh dengan ajaran agamanya, yaitu tuduhan pendukung khilafah lah, kadrun lah, yang jelas jelas ini sengaja untuk merusak ajaran agama Islam," sambungnya.

iklan peninggi badan
Serbuan Tenaga Kerja Asing ke Indonesia juga menurutnya menjadi persoalan yang harus dituntaskan. Untuk itu, sosok Anies Baswedan lah yang menurutnya bisa mengatasinya serta mampu bertindak tegas.

Istilah "Aku Pancasila, NKRI Harga Mati" juga menurutnya hanya ingin merubah Pancasila menjadi Trisila.

"Kesimpulannya adalah, bahwa Kami yakin ARB (Anies Rasyid Baswedan-red) lah tokoh dan anak bangsa ini yang paling tepat untuk memimpin negara ini kearah yang lebih baik dalam kehidupan beragama maupun berbangsa," demikian ungkap Sanni Abdul Fattah.

Diketahui, Anies Rasyid Baswedan yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan juga Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI, digadang gadang akan maju sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan, Nasional Demokrat (NasDem) yang merupakan salah satu partai politik besar di Indonesia, jauh hari sebelumnya sudah mendeklarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah membawa Ibukota Negara meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 5 tahun berturut turut tersebut.
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later