Jumat, 15 Nov 2019 22:43
  • Home
  • Opini
  • Visi Utama Jokowi Itu Bernama 'Indonesiasentris'

Visi Utama Jokowi Itu Bernama 'Indonesiasentris'

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Firhan Rahman (Netizen/Relawan Forum Pegiat Media Sosial Independen)
Jumat, 08 Nov 2019 14:18
Istimewa
Jokowi
Periode kedua pemerintahan Jokowi akan fokus pada salah satunya, pembangunan sumber daya manusia (SDM). Namun, bisa dipastikan, Jokowi tetap akan melanjutkan pembangunan infrastruktur hingga ke daerah-daerah. Meneruskan apa yang telah dilakukan pada periode pertama.

Indonesiasentris: Wujud Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pembangunan ini merupakan implementasi dari nilai Pancasila guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pada Era Baru Pembangunan Nasional ini, paradigma tentang peningkatan insfrastruktur dinilai perlu untuk direvolusi. Jawasentris yang dianggap menimbulkan kesenjangan harus diubah dengan pelaksanaan pembangunan secara lebih merata. Maka dari itu konsep "Indonesiasentris" kemudian diangkat pada kepemimpinan Jokowi wajib disambut baik sebagai babak baru pembangunan nasional.

Awalnya konsep ini bertajuk Jawasentris, namun dalam perjalanannya, pembangunan insfrastruktur hanya terfokus di wilayah Jawa dan Jakarta saja. Sehingga pelaksanaan di sekitar pulau Jawa dianggap tidak begitu efektif.


Berdasarkan pengalaman tersebut, Presiden Jokowi akhirnya mengambil inisiatif untuk mengubah konsep ini menjadi lebih luas dan besar, yang kini populer dengan sebutan Indonesiasentris.

Dalam konsep ini pemerintah menargetkan pengembangan hingga 45.592 kilometer jalan nasional serta pembangunan 2.650 kilometer jalan baru selama 2014-2019. Sejumlah pihak menyebutkan bahwa pembanguan dengan konsep ini akan mampu menyeimbangkan kondisi infrastruktur di berbagai wilayah Indonesia sehingga mempunyai peningkatan yang sama.

Bahkan, Indonesiasentris ini juga turut mendukung pengembangan pusat-pusat pertumbuhan baru, khususnya di kawasan timur Indonesia, termasuk perbatasan negara di daerah terluar. Esensi mulia dari Indonesiasentris ialah mendorong terwujudnya kesejahteraan rakyat secara adil dan merata.Yang dapat mempercepat pembangunan di berbagai sektor, sekaligus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sebagai pelaksana pembangunan, telah dipilih tiga kementerian yaitu, Kemenhub, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Desa, PDT serta Transmigrasi atau Kemendes. Guna mendukung pembangunan ini, pemerintah telah menggelontorkan sejumlah dana yang cukup fantastis. Yang nantinya akan dialokasikan sesuai lembaga kementerian yang telah ditunjuk.


Pelaksanaan peningkatan insfrastruktur di Kota lain, salah satunya ialah pembangunan tol Manado-Bitung sepanjang 39 kilometer. Yang sekaligus merupakan bagian dari 1.000 kilometer jalan tol yang akan dikembangkan di seluruh Indonesia selama lima tahun mendatang. Dalam Perpres No. 3 tahun 2016 terdapat sekitar 225 proyek yang fokus pada pembangunan jalan tol, bandar udara, pelabuhan, jalan nasional, jaringan kereta api, perumahan, bendungan, insfrastruktur pariwisata, energi hingga ketenagalistrikan.

Lokasi pembangunanya-pun tak lagi didominasi di area pulau Jawa, tapi juga meluas ke daerah lainnya, seperti Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan juga wilayah Papua. Untuk wilayah Papua sendiri, terobosan-terobosan untuk mendukung jalannya pembangunan satu persatu telah terealisasikan. Banyak infrastruktur yang sudah bisa dinikmati oleh masyarakat Bumi Cendrawasih ini.

Salah satunya ialah peresmian jembatan Holtekamp sebagai penghubung wilayah Hamadi dengan kota lainnya. Manfaat nyata dari pembangunan jembatan ini selain meringkas jarak tempuh, juga menimbulkan potensi pertumbuhan ekonomi baru, seperti di sektor Pariwisata. Yang nantinya akan berdampak pada peningkatan perekonomian warga sekitar. Selain itu, pendistribusian beragam produk kebutuhan akan mudah diakses. Sebab, jalan pendukung juga telah banyak terbangun.

Tak hanya itu, sejumlah capaian di Tanah Papua termasuk penerapan harga BBM dengan satu harga juga dianggap berhasil. Menyusul peningkatan di sektor kesehatan dan juga pendidikan. Sehingga diharap, Papua akan mampu mengejar ketertinggalannya dari wilayah lain.

Berdasarkan bukti nyata ini mencerminkan komitmen serta keseriusan Presiden Jokowi dalam proses memajukan kesejahteraan Indonesia secara adil dan merata. Dan tidak menutup kemungkinan, capaian-capaiannya ini akan semakin cemerlang. 
Editor: Iman

T#g:Jokowi
Karunia Tour and Travel
Berita Terkait
  • Jumat, 01 Nov 2019 07:51

    Jokowi Sedang Membangun "Raksasa Dari Timur" Bernama Papua

    Kunjungan pertama pasca pelantikan Presiden Joko Widodo adalah ke Papua. Tokoh No 1 di Indonesia ini terkenal dengan gerak cepatnya dalam menghadapi polemik. Tak hanya itu, sikapnya yang tenang dan bi

  • Senin, 28 Okt 2019 17:28

    Jembatan Holtekamp, Bukti Cinta Pemerintah Kepada Papua

    Peresmian jembatan Holtekamp atau jembatan Youtefa yang menghabiskan dana mencapai Rp1,8 triliun itu, kemarin diresmikan oleh Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan

  • Senin, 28 Okt 2019 14:58

    Panglima TNI Dampingi Presiden RI di Wamena Papua

    Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P mendampingi Presiden Ir. H. Joko Widodo meninjau kondisi pasar Wouma di Wamena, Papua yang rusak pasca kerusuhan massa beberapa waktu lalu, y

  • Senin, 21 Okt 2019 15:51

    Jadikan Momen Pelantikan Presiden Terpilih Sebagai Semangat Persatuan Menuju Indonesia Maju

    Siapakah di antara kita yang rela Indonesia tercerai berai? Tentu tidak satupun. Pada awal perjuangan dimulai dengan masing-masing daerah dan digerakkan terus-menerus, namun ternyata itu tak cukup mam

  • Minggu, 13 Okt 2019 18:43

    GAMKI Sergai minta aparat hukum tindak tegas pelaku anarkis yang berupaya gagalkan pelantikan Presiden

    Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Ir. Joko Widodo- KH. Mar'uf Amin pada Minggu 20 Oktober 2019 nanti diharapkan tetap dalam kondusif dan memberikan rasa aman di tengah-tengah masyar

  • Sabtu, 12 Okt 2019 20:32

    Strategi Warganet Lawan Radikalisme Demi Lancarnya Agenda Nasional Pelantikan Presiden

    Perang melawan radikalisme dan terorisme memang tidak pernah ada habisnya. Satu persatu pelaku ditangkap, tapi satu persatu pula muncul generasi baru. Meski para pelaku sudah dipenjara, tapi ideologi

  • Selasa, 01 Okt 2019 03:01

    Demonstrasi Untuk Gagalkan Pelantikan Presiden

    Demonstrasi yang terjadi beberapa hari belakangan ini menimbulkan sebuah kekhawatiran. Kelompok perusuh telah sedemikian terencana dan sistematis dalam menjalankan aksinya untuk melakukan hal- hal yan

  • Senin, 30 Sep 2019 15:30

    TNI Kerahkan 8.526 Personel Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres RI

    Tugas kedepan TNI adalah mengamankan jalannya pelantikan anggota DPR-MPR Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2019, dan selanjutnya pada tanggal 20 Oktober 2019 mengamankan

  • Selasa, 17 Sep 2019 20:47

    Panglima TNI Dampingi Jokowi Tinjau Lokasi Karhutla di Riau

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Merbau, Kecamatan Bunu

  • Selasa, 17 Sep 2019 13:27

    Panglima TNI Bersama Presiden RI Sholat Istighosah Atasi Karhutla Riau

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan sejumlah pejabat negara melaksanakan Sholat Istiqhosah, di Masjid Amrullah Kompleks Pangkalan Udara (Lanud)

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak