YJPS Dampingi LPAI Laporkan Dugaan Aborsi ke Polres Labuhanbatu
Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Afridal
Sabtu, 10 Sep 2022 19:00
utamanews/Afridal
Ketua LPAI Labuhanbatu melaporkan oknum Bidan berinisial MS terkait adanya dugaan praktek Aborsi, Sabtu (10/9)
Yayasan Jurnalis Peduli Sosial (YJPS) Bidang Sosial Nuh Nasution dampingi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Polres Labuhanbatu, Sabtu (10/09/2022).
Keikutsertaan Nuh Nasution selaku Ketua Divisi Sosial YJPS adalah sebagai bentuk protes terhadap tindakan aborsi yang diduga dilakukan oknum Bidan MS.
Sementara itu Agun Noto Ketua LPAI melaporkan oknum Bidan berinisial MS terkait adanya dugaan praktek Aborsi dengan laporan polisi No. LP/B/1875/IX/2022/SPKT/RES - LABUHANBATU/POLDA SUMUT, tanggal (10/09/2022) berkisar pukul 12.05 WIB.
"Pada hari ini tanggal (10/09/2022) saya selaku Ketua LPAI melaporkan atas dugaan praktek Aborsi yang dilakukan MS di Rumah bersalin Miliknya yang beralamat di Perumahan Residen Selat Besar Dusun Kampung Jawa Desa Selat Besar Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu", ujar Agun.
"Harapannya agar ini diproses dengan baik oleh Polres Labuhanbatu. Kami dari pihak LPAI tidak menginginkan adanya praktek-praktek aborsi seperti ini", tegas Agun.
Di saat yang sama Sekretaris LPAI Zahra Nasution juga menyampaikan rasa keberatannya atas praktek Aborsi kepada awak media.
"Saya selaku Sekretaris LPAI sangat tidak setuju hal yang seperti ini, saya tidak menginginkan kejadian ini dan saya sangat keberatan", ucap Zahra.
Di sisi lain terpisah, Junaidi Marpaung Ketua YJPS ketika dimintai tanggapannya terkait dengan adanya dugaan aborsi tersebut sangat menyayangkan atas tindakan yang tidak terpuji tersebut.
"Kita dari YJPS sangat menyayangkan tindakan tidak terpuji tersebut dan berharap agar kedepan tidak ada lagi terjadi kejadian yang serupa." ujarnya.
"Kepada Aparat Penegak Hukum di wilayah Kabupaten Labuhanbatu khususnya, kiranya dapat menindak tegas tindakan tersebut", tutupnya.