Penjabat Wali Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi saat meninjau langsung rumah warga dan lokasi yang terendam banjir, Kamis (15/12/2022), di jalan Atur Mangan (Kel. Sri Padang) dan Pasar Gambir mengatakan bahwa banjir adalah musibah tahunan.
Meski demikian, Dimiyathi berharap musibah ini tidak berkepanjangan dan segera surut. Warga yang terdampak banjir tetap bersabar dan terus waspada akan adanya kemungkinan banjir susulan.
"Hari ini data sementara seluruh 5 kecamatan rata - rata semua kelurahan semua terdampak, karena kenaikan air disebabkan tingginya debit air, mulai dari air Sungai Padang, Sungai Bahilang, Sungai Kalembah, dan Sungai Sibarau," kata Dimiyathi.
Dijelaskan Dimiyathi, untuk data akurat sedang didata ulang lebih lanjut oleh Camat, sementara untuk posko kesehatan dan posko dapur umum sedang dipasang dan disiapkan.
Kepada masyarakat Dimiyathi menghimbau agar tetap menjaga kesehatan, sembari tetap berdoa agar musibah banjir ini segera berakhir.
"Himbauan kepada warga, tetap jaga kesehatan, tetap berdoa agar musibah ini berakhir karena bagaimanapun kita tetap meminta kepada yang maha kuasa," singkat Dimiyathi.
Rizal Tanjung, salah seorang warga di Lingkungan 1 Jalan Atur Mangan yang ikut mengungsi akibat rumahnya terendam banjir, mengucapkan terimakasih atas perhatian dari Pemerintah Kota Tebingtinggi, dan berharap bantuan untuk menanggulangi banjir.
"Atas nama masyarakat kami mengucapkan terima kasih atas perhatiannya Pemko Tebingtinggi. Kami merasa bahagia, terobati Bapak Pj Wali Kota datang melihat kita terdampak banjir ini, dan kami juga berharap bantuan dari pemko Tebingtinggi menanggulangi banjir ini," pungkasnya.
Dalam kunjungannya, Pj Wali Kota Tebingtinggi turut didampingi Kadis Sosial Kota, Khairil Anwar, Kepala BPBD Kota, Tora Daeng Masaro, dan Camat Rambutan Marwansyah Harahap.