Zulheri Sinaga mengungkapkan kepada publik bahwa Siwaji Raja, yang diduga polisi sebagai otak pelaku pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna, di Kesawan beberapa waktu lalu, bukan ditangkap oleh polisi di Jambi. Namun, Siwaji Raja menyerahkan diri ke Polda Jambi karena takut tewas di tangan polisi seperti yang dialami oleh Rawi. Rawi diketahui tewas di tangan polisi setelah saat proses pengembangan penyelidikan.
"Tidak ada penangkapan di situ, yang ada begitu dia dapat kabar Rawi (tersangka) meninggal, dia mencari perlindungan, datang ke Polda Jambi. Karena ada kekhawatiran dia akan diperlakukan sama dengan Rawi," kata Zulheri saat ditemui di Mapolrestabes Medan Senin (23/01/2017).
Zulheri pun menegaskan, bahwa ampai sekarang tidak ada keterangan dari kliennya yang mengakui dirinya sebagai dalang pembunuhan Kuna.
"Makanya kita datang untuk mendampingi. Apakah memang pihak kepolisian punya bukti yang kuat sehingga menuduh klien kita merencanakan pembunuhan," katanya.
Ketika ditanya soal hubungan antara kliennya dengan korban dan tersangka Rawi, Zulheri bilang tidak mengetahui secara mendalam. "Sama-sama penganut Hindu saya pikir. Yang kedua, Rawi mengawasi kafe milik Raja," katanya.
Sebelumnya Kapoldasu Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan, terduga otak pelaku pembunuhan Kuna, RJ ditangkap di Jambi. (MN)