Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Jember Pimpin Tinjau Lapangan Ke Lokasi Bencana di Jompo
Jember (utamanews.com)
Oleh: Dian/Rls Senin, 02 Mar 2020 21:02
Bupati Jember Pimpin Tinjau Lapangan Ke Lokasi Bencana di Jompo
Rapat koordinasi Kebencanaan yang digelar oleh Bupati Jember dr Hj Faida MMR, pada Senin (02/03/2020) sedianya dijadwalkan pada pukul 08.00 Wib, menjadi molor meskipun seluruh peserta rapat sudah hadir kecuali Komandan Kodim 0824/Jember yang masih turun di lokasi robohnya ruko jompo.

Setelah kedatangan Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dengan Wakil Kepala  Polres Jember Kompol Wendy Saputra, Rapat Koordinasi kebencanaan tersebut langsung dimulai oleh Bupati Jember. Dalam rapat tersebut dominan membicarakan titik-titik terdampak yang memerlukan langkah-langkah signifikan agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun material.
Diantaranya jembolnya jembatan Desa Klungkung, erosi yang mengancam Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Jember dan robohnya rumah toko Jompo, yang masih dalam satu aliran sungai yaitu aliran Kali Jompo, yang hulunya di lereng Gunung Argopuro wqilayah Desa Klungkung Kec Sukorambi, dan hilirnya mengalir hingga ke tengah Kota Jember sebelum berakhir di Kali Bedadung.


Sebelum menuju titik-titik terdampak tersebut, Bupati Jember dr Hj Faida MMR dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan, bahwa menyangkut ruko Jompo yang dibangun sejak 1976. "Sebenarnya sudah sejak tergerus air pondasinya pada tahun yang lalu akan kita bongkar, namun karena pemiliknya merasa bahwa dirinya membeli dan itu merupakan hak miliknya, sehingga belum kita bongkar, namun saya sudah koordinasi dengan Kapolres untuk mengusut jual beli ruko tersebut, karena lokasi tersebut merupakan milik Pemkab Jember", ujarnya.

"Terpisah dari kebencanaan, saat ini karena bencana alam dan ruko itu roboh sehingga kita ambil alih penanganannya, namun perlu diketahui bahwa di lokasi tersebut untuk sungainya adalah kewenangan pemerintah Provinsi Jawa Timur, sedangkan badan jalannya merupakan jalan nasional adalah kewenangan pemerintah pusat, sehingga memang perlu waktu. Namun untuk material puing-puing reruntuhan ruko tersebut akan segera kita evakuasi agar tidak mengganggu aliran Kali Jompo, kemudian 21 ruko lainnya juga kita bongkar, dan satu-satunya jalan akan kita robohkan ke jalan utama, sehingga perlu bantuan Polres Jember bersama Dinas Perhubungan untuk membuat rekayasa lalu lintas, guna menutup akses jalan didepan ruko tersebut, hingga proses evakuasi dan pembongkaran selesai", pungkas dr Hj Faida MMR.

Sementara itu menyikapi pernyataan Bupati Jember, Komandan Kodim 0824/Jember yang langsung turun ke lapangan satu mobil bersama Bupati Jember menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh Bupati Jember tersebut memang sangat tepat sekali.

produk kecantikan untuk pria wanita
"Kita akan membackup sepenuhnya, guna melakukan upaya evakuasi tersebut. Hal ini kita lakukan mengantisipasi cuaca ekstrim yang masih berjalan, dan debit air aliran Kali Jompo juga semakin besar", ujarnya.
Editor: Herda
Tag:
busana muslimah
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later