Naiknya sejumlah harga bahan pangan strategis di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Binjai, langsung disikapi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Binjai.
Hal tersebut guna menormalkan kembali harga komoditas yang mengalami kenaikan atau melakukan pencegahan agar harga bahan pangan tidak terus naik.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Pemko Binjai, Andi Affandi S.Sos, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (3/10). Diakuinya, saat ini pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Institusi dan Dinas terkait untuk melakukan Gerakan Pasar Murah (GPM).
"Kita sudah melakukan upaya atau berkordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag Binjai, untuk melakukan gerakan pasar murah," ungkapnya.
Andi juga menegaskan, dalam menggelar Gerakan Pasar Murah tersebut, Pemerintah Kota Binjai bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) yang merupakan perusahaan umum pangan di Indonesia yang mengurusi tata niaga beras.
"Untuk melakukan Gerakan Pasar Murah, Pemerintah Kota Binjai bekerjasama dengan Bulog," beber Andi Affandi.
Gerakan Pasar Murah tersebut dikatakan Kabag Perekonomian Pemko Binjai, sudah berlangsung sekitar 2 Minggu. "Besok akan dilaksanakan di Kecamatan Binjai Timur," demikian ungkap Andi Affandi.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah harga bahan pangan strategis di tiga pasar tradisional yang ada di Kota Binjai, yaitu Pasar Tavip, Pasar Pagi Kebun Lada dan Pasar Brahrang, mengalami kenaikan.
Adapun harga bahan pokok yang mengalami kenaikan itu diantaranya Cabai Rawit dari mulai harga Rp. 32.000 - 40.000/Kg, ayam broiler Rp. 32.000 - 35.000/Kg.
Tidak hanya itu, Bawang Putih juga mengalami kenaikan dari harga Rp. 32.000 - 35.000/Kg. Sementara bawang merah lokal Rp. 16.000 - 19.000/Kg.
Kenaikan itu pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan Perindustrian dan Perdagangan Kota Binjai Hamdani Hasibuan, melalui Analis Perdagangan Ahli Muda, Pardamean Simamora, saat dikonfirmasi awak media, Senin (2/10).
"Benar, kenaikan beberapa harga bahan pokok ini karena permintaan yang meningkat," ujar Pardamean.
Terkhusus untuk harga cabai rawit, Pardamean Simamora menyebutkan bahwa kebaikan tersebut sudah berlangsung sejak Jumat lalu.
"Naik Rp. 3.000 di Pasar Brahrang dari Jumat semalam. Karena di Pasar Brahrang harga jual cabai rawit hari ini Rp. 40.000/kilogram," bebernya.
Sedangkan untuk harga beras premium, Pardamean menyebutkan masih normal dan terbilang stabil dengan harga jual Rp. 14.000 - 14.500/Kg. Begitu juga dengan beras medium yang di jual dengan harga Rp 13.000 - 13.500/Kg.
Untuk harga minyak goreng kemasan premium menurutnya rata rata dibandrol dengan harga Rp. 19.000 - 20.000/Kg. Sedangkan minyak goreng curah kuning di jual dengan harga Rp. 14.000 - 15.000/Kg.