Kamis, 13 Des 2018 00:45

UMK Palas Tahun 2019 Ditetapkan Rp 2,5 Juta

Papua (utamanews.com)
Oleh: Utama News
Selasa, 13 Nov 2018 20:33
Istimewa
Lewat mekanisme rapat Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palas, pada Selasa (13/11/2018), di Kantor Disnaker Palas, ditetapkan besaran upah minimum kabupaten (UMK) Palas tahun 2019 sebesar Rp 2.521.268 atau naik sebesar Rp 187.408 setara dengan kenaikan 8,03% dari besaran UMK Palas tahun 2018 sebesar Rp 2.333.860.

Dalam laporannya Kabid Hubind dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri menyampaikan, dasar hukum UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta sejumlah regulasi ketenagakerjaan lainnya.

"Untuk mewujudkan penghasilan yang layak bagi pekerja/buruh, meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya, serta meningkatkan martabat pekerja/buruh. Rapat ini dihadiri unsur pemerintah, unsur perusahaan/pengusaha, unsur serikat pekerja/serikat buruh, BPJS dan unsur perguruan tinggi," ujarnya.

Mewakili Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap, Asisten II Pemkab Palas Bidang Ekbang, Paruhum Nasution dalam arahannya mengatakan, agar dalam kegiatan rapat Depeda ini, masing-masing unsur bisa menyampaikan pandangan dan pendapatnya untuk merumuskan besaran UMK Palas tahun 2019.

"Kami mengarahkan dalam rapat Depeda nantinya bisa mempertimbangkan tentang laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sehingga penetapan UMK Palas tahun 2019 nantinya bisa diterima semua pihak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja di daerah ini," ujarnya.

Rapat penetapan UMK Palas tahun 2019 dipimpin langsung oleh Kepala Disnaker Palas, Ramal Guspati Pasaribu didampingi, Sekretarisnya M. Lutfi Nasution, Kabid Hubind dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri. "Rapat Depeda penetapan UMK ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh depeda Palas yang difasilitasi oleh Disnaker Palas," ucapnya. 

"Dalam menetapkan UMK Palas tahun 2019 ini, sudah ada rumus baku yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang merujuk pada Pasal 47 PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan," katanya. 

Rumus yang telah baku tersebut, lanjutnya, adalah UMK yang akan ditetapkan sama dengan UMK tahun berjalan ditambah dalam kurung UMK tahun berjalan dikali tingkat inflasi dan persentase pertumbuhan produk domestik bruto (PDBt). 

"Dari rumus yang sudah baku tersebut, akhirnya ditetapkan besaran UMK Palas tahun 2019 sebesar Rp 2.521.268. Mari kita pantau bersama dan awasi pelaksanaan UMK Palas tahun 2019, agar bisa dipatuhi. Kita usulkan akan kita bentuk tim pengawas UMK tahun 2019 ini, yang unsur-unsurnya dari anggota Depeda, agar UMK ini berjalan dan dipatuhi oleh seluruh perusahaan yang ada di Palas, untuk kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya," pungkas Ramal selaku Ketua Depeda Palas.

Editor: Boraspati

T#g:Palas
iklan kaos garuda
Berita Terkait
  • Selasa, 04 Des 2018 17:34

    Warga Rao-rao Dolok Berdayakan Lubuk Larangan Desa

    Warga masyarakat di Desa Rao-rao Dolok Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas), manfaatkan aliran sungai Aek Silunas yang terdapat di desa tersebut, sebagai lokasi lubuk larangan.Kepada wartawan

  • Jumat, 23 Nov 2018 13:33

    Pemkab Palas Diminta Tindak Tegas Distributor Gas LPG 3 Kg Nakal

    Terkait masih langka dan mahalnya harga gas LPG 3 kilogram di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), warga masyarakat di daerah ini minta kepada Pemkab Palas untuk menindak tegas pelaku usaha gas LPG

  • Jumat, 16 Nov 2018 19:36

    Selain Langka, Harga LPG 3 Kg di Palas Rp35.000/Tabung

    Selain langka, keadaan dan kondisi peredaran gas elpiji tabung 3 kilogram di sejumlah daerah di Kabupaten Padang Lawas (Palas) masih terbilang mahal. Seperti di Kecamatan Sosa dan Hutaraja Tinggi (Hur

  • Jumat, 16 Nov 2018 14:06

    Terkait Peningkatan Jalan Sp. Provinsi Aliaga Desa Ujung Batu I, Ketua KNPI: Mesti Diperiksa Aparat Hukum

    Temuan BPK- RI pada paket proyek peningkatan jalan Sp. Provinsi (Aliaga)  Desa Ujung Batu I, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas yang disebut-sebut milik ketua Gapensi Palas, hanya

  • Jumat, 16 Nov 2018 12:16

    Dinas BM Provsu Tingkatkan Badan Jalan di Palas

    Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) melalui Dinas Bina Marga Provsu di Kantor UPT. Dinas Bina Marga Gunung Tua, melakukan kegiatan peningkatan struktural badan jalan Provsu jurusan Sibuhuan-Ujung Ba

  • Rabu, 14 Nov 2018 13:44

    Pak Gubsu, Jalan Provsu di Palas Belum Bermartabat

    Hingga menjelang akhir tahun 2018, kondisi dan keadaan badan jalan Provsu yang terbentang sepanjang daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), sampai kini masih amburadul dan belum bermartabat.Pantauan wa

  • Selasa, 13 Nov 2018 18:53

    FSPMI Sarankan UMK Palas Tidak Mengacu PP 78/2015

    Pengurus Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kabupaten Padang Lawas (KC FSPMI Palas) menyarankan kepada Ketua Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kabupaten Palas, agar dalam menetapk

  • Senin, 12 Nov 2018 18:02

    Masjid Agung Padang Lawas Pembangunanmu Kini

    Gagasan pembangunan Masjid Agung Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang diprakarsai Pemerintah Daerah, yang berharap nantinya akan menjadi Ikon daerah dan jadi kebanggaan bagi masyarakat Palas, namun dal

  • Senin, 05 Nov 2018 05:05

    Belum Setahun Dikerjakan, Jalan Sp. Propinsi Aliaga Rusak

    Berdasarkan LHP BPK-RI ditemukan adanya indikasi ketidakpatuhan,  kecurangan,  ketidakpatutan pada paket proyek peningkatan jalan yang disebut-sebut milik Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi

  • Selasa, 30 Okt 2018 20:50

    Pejabat PU Palas Diduga Bekerjasama Memperkaya Diri

    Ketua KNPI Palas Risman Hasibuan sangat menyesalkan paket proyek peningkatan jalan Sp provinsi (Aliaga)  Desa Ujung Batu I, Kecamatan Huta Raja Tinggi belum setahun mulai rusak parah di beberapa

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2018 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak