Selasa, 20 Agu 2019 17:49

UMK Palas Tahun 2019 Ditetapkan Rp 2,5 Juta

Papua (utamanews.com)
Oleh: Utama News
Selasa, 13 Nov 2018 20:33
Istimewa
Lewat mekanisme rapat Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palas, pada Selasa (13/11/2018), di Kantor Disnaker Palas, ditetapkan besaran upah minimum kabupaten (UMK) Palas tahun 2019 sebesar Rp 2.521.268 atau naik sebesar Rp 187.408 setara dengan kenaikan 8,03% dari besaran UMK Palas tahun 2018 sebesar Rp 2.333.860.

Dalam laporannya Kabid Hubind dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri menyampaikan, dasar hukum UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta sejumlah regulasi ketenagakerjaan lainnya.

"Untuk mewujudkan penghasilan yang layak bagi pekerja/buruh, meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya, serta meningkatkan martabat pekerja/buruh. Rapat ini dihadiri unsur pemerintah, unsur perusahaan/pengusaha, unsur serikat pekerja/serikat buruh, BPJS dan unsur perguruan tinggi," ujarnya.

Mewakili Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap, Asisten II Pemkab Palas Bidang Ekbang, Paruhum Nasution dalam arahannya mengatakan, agar dalam kegiatan rapat Depeda ini, masing-masing unsur bisa menyampaikan pandangan dan pendapatnya untuk merumuskan besaran UMK Palas tahun 2019.

"Kami mengarahkan dalam rapat Depeda nantinya bisa mempertimbangkan tentang laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sehingga penetapan UMK Palas tahun 2019 nantinya bisa diterima semua pihak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja di daerah ini," ujarnya.

Rapat penetapan UMK Palas tahun 2019 dipimpin langsung oleh Kepala Disnaker Palas, Ramal Guspati Pasaribu didampingi, Sekretarisnya M. Lutfi Nasution, Kabid Hubind dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri. "Rapat Depeda penetapan UMK ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh depeda Palas yang difasilitasi oleh Disnaker Palas," ucapnya. 

"Dalam menetapkan UMK Palas tahun 2019 ini, sudah ada rumus baku yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang merujuk pada Pasal 47 PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan," katanya. 

Rumus yang telah baku tersebut, lanjutnya, adalah UMK yang akan ditetapkan sama dengan UMK tahun berjalan ditambah dalam kurung UMK tahun berjalan dikali tingkat inflasi dan persentase pertumbuhan produk domestik bruto (PDBt). 

"Dari rumus yang sudah baku tersebut, akhirnya ditetapkan besaran UMK Palas tahun 2019 sebesar Rp 2.521.268. Mari kita pantau bersama dan awasi pelaksanaan UMK Palas tahun 2019, agar bisa dipatuhi. Kita usulkan akan kita bentuk tim pengawas UMK tahun 2019 ini, yang unsur-unsurnya dari anggota Depeda, agar UMK ini berjalan dan dipatuhi oleh seluruh perusahaan yang ada di Palas, untuk kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya," pungkas Ramal selaku Ketua Depeda Palas.

Editor: Boraspati

T#g:Palas
Berita Terkait
  • Kamis, 15 Agu 2019 20:55

    54 Anggota Paskibraka Palas 2019 Dikukuhkan Wabup Palas

    Sebanyak 54 anggota pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang akan bertugas dalam menaikkan dan menurunkan bendera merah putih, dalam acara detik-detik peringatan Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2

  • Senin, 29 Jul 2019 19:19

    Warga Sibuhuan Ditemukan Wafat di Kebun Karet

    Seorang warga Lingkungan 6 Kelurahan Pasar Sibuhuan Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas), diketahui bernama Edwart Sibarani, laki-laki, umur 55 tahun, oleh warga ditemukan dalam kondisi wa

  • Rabu, 24 Jul 2019 17:24

    Gus Muwafiq, Bebannya Islam Itu Rahmatan Lil Alamin

    Bebannya ummat Islam yang merupakan ummat Nabi Muhammad SAW, adalah mewujudkan kondisi dan suasana Rahmatan Lil Alamin.Begitu secuil isi ceramah KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq, saat berceramah di

  • Sabtu, 20 Jul 2019 16:00

    5 Gulung Kabel Listrik GI Sibuhuan Terbakar

    Sebanyak 5 gulungan rol kabel listrik milik PT PLN Rayon Sibuhuan hangus terbakar, persis berada di depan lokasi Gardu Induk di Desa Hutanopan Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas),

  • Sabtu, 20 Jul 2019 11:50

    Harga Karet di Palas Turun Jadi Rp8.000/Kg

    Setelah sempat merasa gembira dengan kabar kenaikan harga jual getah karet di tingkat petani di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), pada akhir pekan ketiga bulan Juli ini, petani kembali dikejutkan

  • Rabu, 17 Jul 2019 15:07

    Akhirnya, Harimau yang meresahkan masyarakat Palas berhasil ditangkap

    Seekor Harimau Sumatera yang sempat menggegerkan warga masyarakat di dua kecamatan di Kabupaten Padang Lawas (Palas) hingga mencekam dan berdampak pada ekonomi rakyat terpuruk, akhirnya terperangkap k

  • Selasa, 25 Jun 2019 11:45

    Palas Hari Ini Masih Berbahaya, Belum Bercahaya

    Dalam kurun waktu setahun belakangan ini, berbagai peristiwa sosial ekonomi kemanusian dan kemasyarakatan, terus terjadi di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas). Mulai dari kondisi harga hasil pertan

  • Minggu, 16 Jun 2019 18:56

    Dilimpahkan ke Ranah Hukum Permasalahan RSUD Sibuhuan Jika  Ditemukan Unsur Pidana

    Tidak menutup kemungkinan persoalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan, baik terkait pembayaran jasa BPJS kepada pegawai maupun tenaga medis, dilimpahkan ke penegak hukum.Hal ini diungkapkan kepa

  • Rabu, 12 Jun 2019 13:32

    Usai Lebaran Harga TBS sawit Petani di Palas Naik

    Pasca liburan hari raya Idulfitri, kondisi dan keadaan harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani dan tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), mengalami k

  • Senin, 27 Mei 2019 22:27

    Keluarga Besar Kejari Palas Buka Puasa Bersama Anak Yatim

    Memasuki puasa hari ke 22, keluarga besar Kejaksaan Negeri (Kajari) Padanglawas (Palas) buka puasa bersama anak yatim di halaman kantor Kejari, Senin (27/05/2019).Kepala Kejaksaan Negeri Palas Ikkeu B

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak