Sabtu, 16 Feb 2019 07:05

UMK Palas Tahun 2019 Ditetapkan Rp 2,5 Juta

Papua (utamanews.com)
Oleh: Utama News
Selasa, 13 Nov 2018 20:33
Istimewa
Lewat mekanisme rapat Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palas, pada Selasa (13/11/2018), di Kantor Disnaker Palas, ditetapkan besaran upah minimum kabupaten (UMK) Palas tahun 2019 sebesar Rp 2.521.268 atau naik sebesar Rp 187.408 setara dengan kenaikan 8,03% dari besaran UMK Palas tahun 2018 sebesar Rp 2.333.860.

Dalam laporannya Kabid Hubind dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri menyampaikan, dasar hukum UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta sejumlah regulasi ketenagakerjaan lainnya.

"Untuk mewujudkan penghasilan yang layak bagi pekerja/buruh, meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya, serta meningkatkan martabat pekerja/buruh. Rapat ini dihadiri unsur pemerintah, unsur perusahaan/pengusaha, unsur serikat pekerja/serikat buruh, BPJS dan unsur perguruan tinggi," ujarnya.

Mewakili Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap, Asisten II Pemkab Palas Bidang Ekbang, Paruhum Nasution dalam arahannya mengatakan, agar dalam kegiatan rapat Depeda ini, masing-masing unsur bisa menyampaikan pandangan dan pendapatnya untuk merumuskan besaran UMK Palas tahun 2019.

"Kami mengarahkan dalam rapat Depeda nantinya bisa mempertimbangkan tentang laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sehingga penetapan UMK Palas tahun 2019 nantinya bisa diterima semua pihak dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pekerja di daerah ini," ujarnya.

Rapat penetapan UMK Palas tahun 2019 dipimpin langsung oleh Kepala Disnaker Palas, Ramal Guspati Pasaribu didampingi, Sekretarisnya M. Lutfi Nasution, Kabid Hubind dan Jaminan Sosial Disnaker Palas, Ahmad Alkindi Kudadiri. "Rapat Depeda penetapan UMK ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh depeda Palas yang difasilitasi oleh Disnaker Palas," ucapnya. 

"Dalam menetapkan UMK Palas tahun 2019 ini, sudah ada rumus baku yang telah ditetapkan oleh pemerintah yang merujuk pada Pasal 47 PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan," katanya. 

Rumus yang telah baku tersebut, lanjutnya, adalah UMK yang akan ditetapkan sama dengan UMK tahun berjalan ditambah dalam kurung UMK tahun berjalan dikali tingkat inflasi dan persentase pertumbuhan produk domestik bruto (PDBt). 

"Dari rumus yang sudah baku tersebut, akhirnya ditetapkan besaran UMK Palas tahun 2019 sebesar Rp 2.521.268. Mari kita pantau bersama dan awasi pelaksanaan UMK Palas tahun 2019, agar bisa dipatuhi. Kita usulkan akan kita bentuk tim pengawas UMK tahun 2019 ini, yang unsur-unsurnya dari anggota Depeda, agar UMK ini berjalan dan dipatuhi oleh seluruh perusahaan yang ada di Palas, untuk kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya," pungkas Ramal selaku Ketua Depeda Palas.

Editor: Boraspati

T#g:Palas
Berita Terkait
  • Kamis, 24 Jan 2019 22:54

    Bawaslu Palas Tertibkan APK Peserta Pemilu

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padang Lawas bersama Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) menertibkan alat peraga kampanye peserta Pemilu 2019 yang tidak sesuai aturan, Kamis (24/1/2019).A

  • Rabu, 23 Jan 2019 19:23

    Mahasiswa Palas Unjuk Rasa, Diduga Dana BOS Dipungli Bos

    Ikatan Mahasiswa Pemuda Peduli Pejuang Rakyat (IMPER TABAGSEL)melakukan aksi unjuk rasa meminta agar permasalahan pungutan liar (Pungli) Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di DinasPendidikan Palas

  • Jumat, 18 Jan 2019 12:18

    Harga TBS Sawit di Palas Rp 1.330/Kg

    Tercatat sejak awal bulan Januari 2019, harga jual tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani dan tingkat suplier yang tersebar di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami kenaikan tipis,

  • Selasa, 15 Jan 2019 16:15

    Dugaan Kecurangan Kelulusan CPNS, BKD Panggil Pihak Terkait

    Pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Padang Lawas akan melakukan pemanggilan terhadap Darmaga Lubis (DL) untuk diinterogasi terkait berkas persyaratan CPNS.Pemanggilan tersebut guna me

  • Jumat, 11 Jan 2019 20:11

    Penerimaan CPNS Palas Diduga Sarat Kecurangan

    Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparturan Negara Reformasi Birokrasi (Permen PAN RB) nomor 36 dijadikan sebagai dalih memenangkan/meloloskan peringkat kedua pada penerimaan CPNS di Kab Padang Lawas. Se

  • Jumat, 04 Jan 2019 12:44

    Sebelas Ranperda Disahkan DPRD Palas

    Sebelas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Padang Lawasdisahkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Bupati Palasmenjadi Peraturan Daerah (Perda), Kamis (3/1/19) sore di ruang Pa

  • Kamis, 03 Jan 2019 14:33

    KPU Palas Lantik 24 PPK

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Lawas Amran Pulungan lantik 24 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 12 Kecamatan se-Palas, Rabu (2/19).Amran Pulungan dalam arahannya mengatakan, p

  • Minggu, 30 Des 2018 15:20

    Forkopimda Palas Kunjungi Pos Pam Natal dan Tahun Baru Polres Tapsel

    Bertujuan untuk memastikan tersedianya pos-pos pengamanan arus lalulintas perayaan Natal tahun 2018 dan tahun baru 2019, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Padang Lawas (Forkopimda Palas) mela

  • Minggu, 30 Des 2018 15:30

    Forkopimda Palas Akan Operasikan Kantor Pol Subsektor Huragi di 2019

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan pengayoman kepolisian di bidang hukum kepada warga yang tersebar di Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Forum Komunikasi Pimpinan

  • Jumat, 28 Des 2018 11:28

    Masyarakat Minta Pemkab Palas Stabilkan Gas LPG 3 Kg

    Sejumlah kalangan masyarakat di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), meminta dan mendesak pemerintah daerah setempat dapat menstabilkan peredaran dan pendistribusian gas LPG tabung 3 Kg yang sudah t

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak