Puluhan massa yang mengatasnamakan KOBAR (Koalisi Bersama
Aktivis Revolusi) siang tadi, 23 Desember 2013 melakukan aksi unjuk rasa di
kantor Kejaksaan Negeri kota Tanjung Balai dipimpin oleh Muhamad Reza Palepi,
24 tahun (Sekjen Kobar).
Massa mengecam keras pernyataan Walikota Tanjung Balai yang
telah menghina seluruh aktivis penggiat anti korupsi dan penggiat sosial di
Kota Tanjung Balai.
Massa mendesak Kejaksaan Negeri Kota Tanjung Balai dan
Polresta Tanjung Balai untuk menindaklanjuti Laporan Kobar Nomor :
02/B/SEKBER-KOBAR/IX/ 2013 terkait temuan hasil audit BPK-RI Nomor
18.C/LHP.XVIII.MDN/05/2012 tentang penyelewengan dana hibah DEKRANASDA yang
diduga kuat istri Walikota (Dra. H. Armaini Jannah Nasution) sebagai tersangka.
Massa juga mengecam keras DPRD Kota Tanjung Balai yang
dinilai tidak konsekwen terkait masalah Penolakan LPj dan LKPj Walikota Tanjung
Balai yang ditolak, namun karena kepentingan politik DPRD menerima kembali LPj
dan LKPj Walikota Tanjung Balai yang dinilai Disclaimer oleh BPK RI.
Hendra Busrian,SH., selakuKasi Intel Kejaksaan Negeri
Tanjung Balai meminta massa agar bersabar karena kasus tersebut masih dalam
penyelidikan, nantinya apabila sudah ada indikasi dan bukti-bukti maka pihak
Kejaksaan tidak akan tinggal diam dan melanjutkan masalah tersebut ke
penyidikan dan seterusnya.
Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama