Sejak pertama kali diturunkan, Al Quran telah mampu merubah paradigma peradaban umat manusia dari bentuk kesesatan menuju kebenaran dan kebahagian dunia maupun akhirat. Hal ini merupakan salah satu makna utama ajaran dan ilmu pengetahuan yang terkandung dalam Al Quran. Di samping itu Al Quran juga mengajarkan tanggung jawab sosial kepada setiap orang yang memiliki harta dan kekayaan agar membantu kaum dhuafa sehingga keluar dari lingkaran kemiskinan.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin MSi dalam acara peringatan Nuzulul Quran yang digelar di arena Ramadhan Fair X tahun 2013 di Taman Sri Deli Medan, Kamis (25/7). Karena itulah Eldin mengajak semua untuk merenungkan makna peringatan Nuzulul Quran.
“Jadi di bulan mulia yang penuh berkah, rahmat dan ampunan ini, mari kita tingkatkan iman, ilmu dan kepedulian kita kepada sesama,” kata Eldin dihadapan Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin, unsur Forum koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis MM,Drs Burhanuddin mewakili Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Sumut, H Hasan Bakti mewakili Ketua MUI Sumut, pimpinan SKPD, camat, lurah, alim ulama, ormas Islam, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat yang menghadiri peringatan Nuzul Quran tersebut.
Selanjutnya melalui momentum Nuzulul Quran ini, Eldin pun berharap kepada seluruh yang hadir untuk bersama-sama menciptakan Kota Medan sebagai kota religius sekaligus menjadikannya simbol, karakter dan identitas Kota Medan. Kemudian menciptakan masyarakat kota yang terus belajar dan membaca guna mewujudkan masyarakat pintar, produktif, berdaya saing menuju kota yang bermartabat.
“Selain itu mari kita tingkatkan etika moral dan solidaritas sosial dalam pembangunan agar kita semua dapat berpartisipasi mewujudkan kesejahteraan secara bersama-sama. Lalu mari kita jaga, pelihara dan tingkatkan kondusifitas kehidupan beragama dan bermasyarakat sehingga kita tetap bersatu dan selalu bergandeng tangan bersama-sama membangun kota yang kita cintai ini,” ungkapnya.
Perlu dipahami, jelas Eldin, upaya yang terus menerus dilakukan ini sesungguhnya bukan hanya sekedar melaksanakan prioritas program pemerintah tetapi juga merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan yang diperintahkan oleh agama. Kemudian, dia mengajak semua untuk mengisi bulan Ramadhan ini dengan berbagai kebaikan, terutama meningkatkan ilmu pengetahuan guna meningkatkan harkat dan martabat bangsa serta solidaritas sosial.
Meski sejak Maghrib hujan deras mengguyur namun tidak menyurutkan niat warga Kota Medan untuk menghadiri peringatan Nuzul Quran ini. Hampir seribuan warga mengikutinya dengan penuh kekhusyukan. Apalagi malam itu sebagai pemberi tausiah dihadirkan dai kondang asal ibuktota Al Ustadz Ahmad Al Habsy.
Usai pembacaan ayat-ayat suci Al Quran dan sejumlah kata sambutan, Al Ustadz Ahmad Al Habsy pun memberikan siraman rohani. Dalam ceramahnya, ada 2 visi utama yang harus dilaksanakan terkait dengan peringatan Nuzul Quran. Pertama, mengajak semua yang hadir untuk memasyarakatkan Al Quran. Sedangkan yang kedua, mengajak untuk meng-Alquan-kan masyarakat.
“Mari kita memasyarakatkan Al Quran. Sebab, saat ini sudah jarang terdengar orang membaca Al Quran. Lantunan ayat-ayat Al Quran saat ini hanya terdengar dari mushala dan masjid. Jika tidak ketika ada warga yang meninggal dunia, barulah terdengar lantunan ayat-ayat Al Quran dibacakan. Kalau begini bagaimana mungkin rahmat Allah akan turun, sebab ayat-ayat Allah ini tidak dikumandangkan. Untuk itu mari kita kumandangkan ayat-ayat Al Quran dimanapun kita berada,” ujar Habsy.
Sedangkan visi utama yang kedua, Habsy mengajak untuk meng-Al Quran-kan masyarakat. Langkah ini perlu dilakukan dalam rangka menjadikan masyarakat berahlak Al Quran. Karenanya, Al Quran harus diperkenalkan sejak dini. Habsy yakin jika ini dilakukan akan lahir generasi muda yang berahlak mulia, sebab tindak-tanduk dan tingkah lakunya akan sesuai dengan apa yang diajarkan dalam Al Quran.
Sebelumnya Kadisbupar Kota Medan Drs Busral Manan dalam laporannya mengatakan, peringatan Nuzul Quran ini merupakan salah satu rangkian dari pelaksanaan Ramadhan Fair X tahun 2013 yang bertujuan untuk mendukung syiar Islam. Selain di Taman Sri Deli, peringatan Nuzul Quran juga akan dilaksanakan di dua lokasi Ramadhan lainnya yaitu Lapangan Griya Martubung dan Lapangan Cadika Pramuka Medan.
Sementara itu Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin berharap agar peringatan Nuzulul Quran yang digelar ini tidak hanya seremonial semata. Justru seluruh apa yang diajarkan dalam Al Quran diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi dengan membaca Al Quran, maka pikiran dan kehidupan akan menjadi lebih tenang. “Inilah mukjizat Al Quaran,” ujar Amiruddin. (H)