Kamis, 30 Apr 2026

Kunjungan Kepala BNPT di Perairan Langkat

LANGKAT (utamanews)
Sabtu, 23 Feb 2013 19:42
"BNPT prihatin terhadap masih terjadinya aksi perompakan di perairan Langkat, perompakan termasuk aksi terorisme terhadap nelayan. Untuk menangani permasalahan ini dibutuhkan adalah koordinasi warga dengan Marinir, Polres, Kodim ataupun Camat." Hal ini dikatakan Irjen Pol (Purn) Drs. Ansyaad Mbai, MM, Kepala BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), di Mako Yonif (Batalyon Infanteri) 8/Marinir, Tangkahan Lagan, kabupaten Langkat, pagi tadi, 23 Februari 2013. 

Dalam inti pernyataannya, Ansyaad mengatakan mayoritas pemicu aksi terorisme di Indonesia, khususnya yang sedang marak saat ini berasal dari pemahaman yang salah terhadap ajaran agamanya, yang kebetulan para pelakunya berasal dari penganut agama Islam. Dalam pemahamannya, pihak-pihak di luar kelompoknya itu kafir/thoghut. Bahkan pembunuhan dan perampokan disebut dalam rangka berjuang (Fai) untuk keperluan persiapan pelatihan (Idad). Sedangkan kesediaan untuk mati dalam aksi bom bunuh diri termasuk disebut Qital. Tugas kita bersamalah untuk segera melaporkan bila ada terindikasi oknum atau suatu kelompok yang memiliki kecenderungan membenci negara dan aparat negara beserta peraturan-peratuan yang berlaku, terlebih lagi di wilayah kecamatan Pangkalan Susu merupakan wilayah yang dahulunya banyak disinggahi oleh saudara-saudara dari wilayah tetangga (NAD).

"Aksi teror tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga di Amerika, Perancis dan negara Eropa lainnya, dan dengan berbagai motif. Trend yang sedang terjadi adalah bahwa kegiatan teroris berpusat di Afghanistan, Mali dan Yaman, dimana di negara-negara tersebut penanganan terhadap aksi teroris oleh pemerintahnya sudah dilakukan secara represif menggunakan senjata berat. Di Indonesia, penanganan aksi teroris dapat dikatakan masih halus, yaitu secara persuasif. Namun dilemanya, bila ada yang berusaha menyadarkan malah dijadikan sasaran operasi," tambahnya.

Turut mendampingi Ka BNPT, antara lain Brigjen TNI (Mar) P. Verry Kunto G., SH. (BNPT), Kolonel Mar Werijon (BNPT), Drs. Anwar Sanusi, MT, MM. (BNPT), Letkol Czi Roedy Widodo (BNPT), Suprih Sri Wainarti, SIP. (BNPT), Laksamana Pertama TNI Didik Wahyudi (Danlantamal I Belawan) dan Kolonel Inf Ilyas Harahap (Asintel Kasdam I/BB).
Di mako Yonif-8/Marinir, Ka BNPT dan rombongan selain menyaksikan fasilitas pangkalan Yonif-8/Mar, juga berkesempatan melihat atraksi keterampilan beladiri dan kemampuan tempur anggota Yonif-8/Mar). Selanjutnya, Ka BNPT beserta rombongan mengunjungi Lingkungan XII Ujung Kampung, Kel. Beras Basah, Kec. Pangkalan Susu, dan beramah tamah dengan Muspika Pangkalan Susu, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat Ujung Kampung.

Ka BNPT beserta rombongan juga berkunjung ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangkalan Susu dan dengan boat menuju ke areal perairan yang dijadikan budi daya Ikan Kerapu menggunakan karamba. (ahmad aqil)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️