Selasa, 26 Jan 2021 13:19
  • Home
  • Politik
  • Komisi D DPRDSU minta PT KAI jangan asal gusur

Komisi D DPRDSU minta PT KAI jangan asal gusur

MEDAN (utamanews.com)
Rabu, 20 Apr 2016 21:14

ilustrasi

"Untuk membuang sampah saja kita menyediakan tempat terlebih dahulu, sementara ini manusia digusur begitu saja tanpa adanya proses ganti rugi. Bagaimana ini PT KAI? Kami paham mereka memang tidak punya hak namun hendaklah pada proses penggusuran dapat memanusiakan manusia. Marilah kita carikan solusinya bersama-sama dengan Pemrovsu dan Pemko Medan untuk membangun rumah-rumah susun terlebih dahulu, bagi mereka sebagai pengganti," kritik H M Nezar Djoeli ST Sekretaris Komisi D DPRD-SU saat berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Balai Tehnik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Rabu, (20/4/2016).

Nezar mengharapkan semua pihak untuk duduk bersama dan bersinergi mengingat persoalan ini merupakan tanggung-jawab bersama. “Jangan membiarkan warga yang tergusur tercederai, seperti selama ini dimana Pemko Medan terkesan tidak memiliki kepedulian. Padahal Walikota dan DPRD Kota Medan sebelum terpilih mereka mengatasnamakan atas nama rakyat, hanya herannya rakyat yang mana yang mereka sebutkan, ketika ada persoalan seperti ini mereka ada dimana? Apakah hanya rakyat yang mampu saja yang diperhatikan Pemko Medan?,” tambahnya. 

Sementara Ketua Komisi D Muchrid Nasution SE yang akrab dipanggil Coki, tanpa tedeng aling-aling langsung menegur management PT KAI supaya memakai moral sedikit, dan jangan membenturkan warga dengan aparat serta memperlakukan warga yang telah 40 tahun bermukim di situ seperti binatang. “Kalau itu memang tanah kalian kenapa rupanya, perlakukanlah mereka sebagaimana mestinya. Jangan menganggap persoalan ini sepele karena kita tidak mau kondisi masyarakat di Sumatera Utara berkecamuk," kata Coki dengan nada tinggi.

Sebelumnya, Maryanto, Senior Manager Asset PT KAI Wilayah Sumatera Bagian Utara dalam paparannya menjelaskan, bahwa rencana pengembangan yakni jalur ganda KA antara Medan-Bandar Khalipah-Araskabu dengan panjang jalur sekitar 30 kilometer, kemudian reaktivitasi jalur ganda sekitar 80 kilometer antara Binjai-Besitang, pembangunan jalan KA Bandar Tinggi-Kuala Tanjung untuk mendukung kawasan industri KEK Sei Mangke dengan panjang jalur 21 kilometer, dan pembangunan jalur KA antara Rantau Prapat -Kota Pinang sepanjang 80 kilometer.

Terpisah, usai RDP Kepala Humas PT KAI Rapino Situmorang mengatakan, bahwa untuk masalah relokasi warga yang menjadi korban penggusuran, PT KAI telah berkoordinasi dengan Pemko Medan dan Pemrovsu. Oleh karenanya PT KAI juga berharap DPRD-SU dapat membantu sehingga anggaran untuk relokasi dapat ditampung di APBD Pemko Medan atau Pemprovsu, dikarenakan PT KAI hanya fokus dalam pengembangan perkeretaapian saja dan tidak ada biaya yang diperuntukkan untuk ganti rugi maupun relokasi.

"Selama ini kita memberikan gratis untuk ditempati. Saat ini dikarenakan lahan itu kita perlukan untuk pembangunan jalur pengembangan, lalu kita lakukan sosialisasi dan pengamanan terhadap lahan-lahan asset PT KAI. Perlu diketahui juga bahwa selama ini PT KAI tidak ada pernah menyewa-nyewakan lahan. Kalau pun ada yang menyebutkan bahwa tanah PT KAI tersebut disewa-sewakan itu perbuatan oknum," ungkap Rapino. 

(SN)
T#g:gusurKAI
Berita Terkait
  • Selasa, 19 Jan 2021 13:29

    Amin Tewas Ditabrak Ular Besi

    Muhammad Al Amin Lubis (50), warga Jalan Pukat Banting IV Gg Mutiara Kelurahan Bantam, Kecamatan Medan Tembung, tewas ditabrak Kereta Api, Sabtu (16/1/2021).Kapolsek Medan Area Kompol Faidir Caniago S

  • Kamis, 14 Jan 2021 22:34

    Ketua DPRD Binjai Tolak Rencana Penutupan Jalan Kakap

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai, H Noor Sri Syah Alam Putra ST, mengaku sangat kecewa dengan tindakan PT KAI yang berencana akan menutup salah satu Jalan umum di Kota Binjai, y

  • Senin, 07 Des 2020 20:37

    Pria Tanpa Identitas Tewas Ditabrak Kereta Api

    Pria tanpa identitas tewas ditabrak kereta api di perlintasan rel Kereta api di Dusun Kenanga, Desa Sukamandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang tepatnya di Perlintasan Jalur Kereta

  • Rabu, 02 Des 2020 21:32

    Satgas Yonif 642 Bersama Bea Cukai dan Instansi Terkait Musnahkan BMN Hasil Penindakan

    Kerja sama dengan instansi terkait di wilayah perbatasan terus dilaksanakan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama Customs, Immigration, Quarantin

  • Minggu, 08 Nov 2020 18:18

    Menhub bersama Gubernur Sumut Tinjau Pembangunan Jalur KA Program Padat Karya

    Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau Stasiun Kereta Api Medan dan Stasiun Lubuk Pakam Deli Serdang, terkait Program Padat Karya

  • Selasa, 03 Nov 2020 11:33

    Satgas Yonif 125/Simbisa Lakukan Anjangsana dan Bagikan Pakaian

    Wujud kepedulian terhadap warga sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW menyambangi warga dan membagik

  • Selasa, 20 Okt 2020 22:10

    Satgas Yonif MR 413 Bremoro Bersama Bea Cukai Jayapura Gelar Press Conference

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad bersama Bea dan Cukai Jayapura menggelar Press Conference terkait penangkapan masyarakat yang didapati membawa empat belas paket ganja seb

  • Minggu, 04 Okt 2020 06:04

    Dihantam Kereta Api di Perbaungan, Pengemudi Mobil CRV Nyaris Tewas

    Suhanan (35) nyaris tewas saat mobil yang dikendarainya tertabrak Kereta Api (KA) jenis Kargo di perlintasan rel, tepatnya di Lingkungan Pasiran Kelurahan Sempang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kab

  • Selasa, 29 Sep 2020 05:29

    Prajurit Pamtas Yonif 125 Dampingi Warga Membuat Pakaian Adat

    Di saat semakin sedikit masyarakat, terutama generasi muda yang paham atau tertarik mempelajari budaya dan tradisi daerah, Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa dibawah Komando Pelaksana Ope

  • Kamis, 17 Sep 2020 00:07

    Polemik Penertiban Pedagang Di Tanggul Aek Sigeaon Taput, Ini Klarifikasi Lurah

    Peran pemerintah selalu memberikan kenyamanan dan pencerahan, juga memberikan solusi terbaik kepada masyarakat dan warga, yang pasti dengan kajian teknis. Hal tersebut sama dengan yang diharapkan masy

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2021 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak