Minggu, 03 Mei 2026

Puskesmas Huragi gelar penyuluhuhan narkoba bagi pelajar

TABAGSEL (utamanews.com)
Sabtu, 04 Jun 2016 09:26
Sebagai upaya preventif dan mencegah sejak dini para pelajar di Kecamatan Hutaraja (Huragi) Kabupaten Palas dari penyalagunaan narkoba, Dinas Kesehatan (Dinkes) Palas, melalui Puskesmas Huragi, mengadakan penyuluhan narkoba di kalangan pelajar tingkat SLTP se-Kecamatan Huragi, pada Kamis,(2/6) bertempat di SMPN 4 Huragi.

Kepala Puskesmas Huragi, dr Lely Suryani Hasibuan menjelaskan, pada kegiatan ini, pelajar diberikan penerangan tentang bahayanya narkoba apabila disalahgunakan. "Sasaran kita ke pelajar SLTP, sebab mereka sekarang ini lagi masa transisi, yang dinilai sangat perlu dibekali tentang bahayanya narkoba, yang memang rentan menghampiri mereka," ucapnya.

Senada, Kepala SMPN 4 Huragi, M Syahdin Daulay, MM menyatakan, seperti diketahui bersama, bahwa saat ini Indonesia sudah berstatus gawat narkoba, oleh karenanya, perlu perhatian semua pihak untuk memeranginya.

"Saat ini peredaran narkoba sudah masuk di sekola-sekolah. Tanpa adanya penanganan yang serius dari semua elemen terkait, tentulah masa depan generasi muda kita akan hancur di lingkaran narkoba," kata Syahdin Daulay, juga Ketua PGRI Kecamatan Huragi ini.
Selain diikuti oleh 120 pelajar dari siswa SMP N 4 Huragi dan MTsN Sosa, lanjutnya, kegiatan ini juga melibatkan para guru sebagi tenaga pendidik dari perwakilan seluruh sekolah yang tersebar di wilayah Kecamatan Huragi.

Sebagai Narasumber, dr Mhd Daniel Hamid Hasibuan, Sp.PK dari Ikatan Dokter Indobesia (IDI) Palas, memaparkan tentang efek negatif dari penggunaan narkoba. Katanya, "Ada tiga aspek negatif yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba itu, yaitu, pertama kesehatannya, kemudian mental, dan ketiga kehidupan sosial kemasyarakatannya," sebutnya.


Dari segi kesehatan, bebernya, bahaya narkoba dapat menimbulkan kerusakan susunan syaraf pusat manusia, mulai dari pencernaan sampai terganggunya sistim gerakan tubuh. "Kedua, terganggunya mental bagi pengguna narkoba yakni dengan tingginya tingkat emosi. Kemudian mereka akan sersikap pemurung dan gampang curiga pada seseorang. Dan yang paling parah apabila sudah ketergantungan bisa berakibat gila," terangnya.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Kemudian dari sisi kehidupan sosial kemasyarakatan,biasanya para pengguna narkoba akan menarik diri dari masyarakat. Suka menyendiri dan akan hilang peran serta fungsi mereka di mata masyatakatnya," jelasnya.

Mewakili Kapolsek Sosa, AKP Mhd Rusli SH, Kanit Reskrim,Ipda Mualim Harahap SH, sebagai pemateri lebih mempaparkan pada risiko hukum yang kelak dihadapi apabila mengkomsumsi atau mengedarkan narkoba.

"Untuk pengguna atau pengedar narkoba apabila tertangkap maka mereka akan terkena nndang-nndang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukumannya minimal 4 tahu," tegas Muallim Harahap.

iklan peninggi badan
Para pemateri menghimbau dan berharap, lewat kegiatan penyuluhan narkoba ini, para pelajar akan tahu bahaya narkoba, baik dari segi kesehatan dan juga aspek hukum, yang bisa membawa mereka ke penjara ata hotel prodeo. Bila hal itu sampai terjadi, maka cita-cita dan masa depan para pelajar tentu akan suram dan tidak akan baik lagi. (MS)
busana muslimah

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️