Pemimpin Harus Bersih, Jujur dan Tidak Korupsi
MEDAN (utamanews.com)
Minggu, 19 Mar 2017 11:27
Oleh : Ramen Antonov Purba
Demokrasi saat ini memudahkan rakyat memilih pemimpin, salah satunya melalui Pilkada. Hal tersebut telah dilakukan 41,2 juta pemilih pada 15 Februari di 101 daerah yang menggelar Pilkada serentak. Pilkada semestinya menjadi sarana penciptaan pemerintahan yang sesuai dengan kehendak konstitusi dan cita-cita dasar para founding father.
Pilkada harus dapat menjadi filter menyaring integritas pemimpin, dan rakyat wajib memilih pemimpin yang jujur dan tak korupsi. Rakyat harus memanfaatkan Pilkada serentak untuk memilih dengan hati nurani, demi kemajuan bangsa.
Sudah saatnya kita menolak calon pemimpin yang melakukan korupsi. Jangan sampai sosok tercela terpilih dalam Pilkada. Hanya kehancuran yang akan terjadi, jika seorang koruptor terpilih sebagai pemimpin daerah.
Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rentang 1999 hingga 2016, ada 357 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang tersangkut kasus kasus korupsi. Ini merupakan bukti betapa mudahnya mereka yang tak jujur melakukan penyelewengan dengan memanfaatkan kekuasaan. Oleh karena itu, peran penting rakyat untuk tidak memilih pemimpin garong. Rakyat harus selektif dan jangan sampai terpengaruh dengan bujuk rayu pemimpin garong.
Pemimpin garong hanya akan memberikan janji-janji dan kenikmatan sesaat. Ketika terpilih, pemimpin dengan mental demikian hanya akan menggerogoti kesejahteraan rakyat untuk individu dan golongannya. Sudah saatnya rakyat menciptakan filter sendiri. Rakyat harus menjadi pemilih cerdas yang awas terhadap rekam jejak calon pemimpin.
Rakyat harus memperlihatkan perannya sebagai penentu keberhasilan Pilkada demi kemakmuran dan kesejahteraan daerahnya. Kita harus menjadi rakyat yang bisa melahirkan pemimpin yang bersih. Masa depan daerah kita ada ditangan kita melalui hak pilih yang kita miliki.
Pilihlah pemimpin yang memiliki visi, misi, dan program kerja. Karakter-karakter buruk yang dimiliki pemimpin merupakan jaminan bagi kita untuk tak memilih mereka. Jadikanlah Pilkada sebagai jalan masuk untuk kesejahteraan dan kemakmuran daerah ke depan.
*) Penulis Staf UPT Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Politeknik Unggul LP3M Medan.