Rabu, 29 Apr 2026

Kepala Dinas kebersihan Kota Medan turun langsung tangani tumpukan sampah di Sunggal

Laporan: Irwan Manalu
Kamis, 02 Okt 2014 23:31
<div><font size=Dibawah guyuran hujan, Kadis Kebersihan Endar S.Lubis, Camat Medan Sunggal, Syahrul Rambe, Lurah Sunggal, Nassir Johan, para kepling dan petugas Dinas Kebersihan tetap melakukan proses pembersihan sampah. (1/10)
" src="https://utamanews.com/photo/dir102014/UtamaNews_Kepala-Dinas-kebersihan-Kota-Medan-turun-langsung-tangani-tumpukan-sampah-di-Sunggal.jpg" class="p-0 img-fluid w-100" style="object-fit: cover;" loading="lazy" title="
Dibawah guyuran hujan, Kadis Kebersihan Endar S.Lubis, Camat Medan Sunggal, Syahrul Rambe, Lurah Sunggal, Nassir Johan, para kepling dan petugas Dinas Kebersihan tetap melakukan proses pembersihan sampah. (1/10)
">
 (utamanews.com/irwan)

Dibawah guyuran hujan, Kadis Kebersihan Endar S.Lubis, Camat Medan Sunggal, Syahrul Rambe, Lurah Sunggal, Nassir Johan, para kepling dan petugas Dinas Kebersihan tetap melakukan proses pembersihan sampah. (1/10)

Medan (Utamanews.com) - Kepala Dinas kebersihan Kota Medan, Endar S Lubis, Kamis, (02/10) turun ke lokasi dimana ditemukan adanya penumpukan sampah yang sudah berbau di sepanjang lintasan jalan Pasar 4 Pintu Nauli Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal. Amatan wartawan, di lokasi ini sampah tertumpuk dan telah mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Endar S Lubis kepada wartawan mengatakan bahwa sesuai informasi yang diterimanya, di sekitar jalan Pasar 4 Tapian Nauli Kelurahan Sunggal ditemukan tumpukan sampah yang sudah sangat meresahkan warga sekitar dan bahkan warga yang melintas, sehingga butuh segera mungkin untuk ditindak lanjuti, dan setelah dicek kebenaran informasi oleh petugas kebersihan, Endar pun segera turun ke lokasi. 

"Saya ada menerima laporan dari masyarakat bahwa di daerah ini tumpukan sampah tidak dapat lagi diangkut secara manual, dan kondisi sampahnya juga telah mengeluarkan aroma tidak sedap. Setelah dicek ke lapangan dan ternyata benar, lalu saya terjun untuk melihat langsung ke lokasi dengan menurunkan 7 unit Dump Truk, 1 unit Escavator, dan 1 unit becak sampah, untuk mempercepat pengerukan dan pembersihan sampah", ujar Endar.

Lebih lanjut diterangkan Endar bahwa menumpuknya sampah di sepanjang lintasan jalan Pasar 4 Tapian Nauli diduga bukan hanya sampah pembuangan dari warga sekitar, namun disinyalir juga sampah-sampah tersebut dibuang oleh warga Deli serdang yang berdekatan batas dengan kota Medan dan setiap saat melintas dari jalan tersebut. 
"Saya ada mendapat informasi tumpukan sampah-sampah ini bukan saja dibuang oleh warga sekitar (warga Medan) namun juga warga Deli Serdang yang setiap saat melintas di daerah sini, karena daerah jalan Tapian Nauli bersebelahan dengan batas daerah Deli Serdang", bebernya.

Untuk mencegah semakin membludaknya timbunan sampah di kota Medan sehingga tidak dapat diangkut secara manual, Endar telah mengeluarkan Nomor Call Center pengaduan sampah yang aktif selama 24 jam agar dapat menindak lanjuti laporan warga masyarakat jika ada menemukan lokasi sampah-sampah yang harus segera diangkut untuk dibersihkan.

" Untuk menghindari semakin membludaknya sampah-sampah dikota Medan, Dinas Kebersihan telah mengeluarkan Call Center pengaduan sampah sehingga laporan masyarakat segera dapat ditindak lanjuti. Dan itu juga akan dapat membantu kami mengetahui lokasi dan titik-titik sampah yang harus segera diangkut untuk dibersihkan", jawabnya.

sementara itu, Camat Medan Sunggal, Syahrul Rambe, didampingi Lurah Sunggal, Nasir Johan saat dimintai tanggapannya terkait tumpukan sampah yang sudah meresahkan warga, Syahrul Rambe mengatakan sampah tersebut sudah lama tertumpuk di jalan Tapian Nauli, namun selama ini tidak ada warga atau instansi yang turun untuk melakukan pembersihan, sehingga sampah-sampah semakin banyak dan meresahkan masyarakat. Syahrul juga mengatakan bahwa kebanyakan sampah-sampah tersebut dibuang oleh warga Deli Serdang yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
produk kecantikan untuk pria wanita

"Sudah lama sekali sampah-sampah itu tertumpuk disini, sehingga sudah sebegini banyaknya, kami pun tidak mampu untuk menjaga setiap saat untuk mengetahui siapa-siapa saja yang membuang sampah ke lokasi tersebut, sehingga setelah berkordinasi dengan Dinas Kebersihan, akhirnya sampah-sampah ini dapat dibersihkan", jawab Syahrul.

"Dalam waktu dekat ini, Lurah Sunggal, melalui kepling setempat akan membuat pos kamling diharapkan fungsi pos kamling dapat sekaligus memantau pengguna jalan dan warga yang membuang sampah dengan sembarangan", tambahnya.

"Kegiatan pembersihan sampah seperti ini, terus akan kami lakukan sampai seluruh sampah-sampah di Kota Medan ini dapat berkurang drastis, dan saya juga mengharapkan peran serta dari seluruh masyarakat kota Medan untuk mau merubah pola pikir, untuk malu dan takut membuang sampah sembarangan, mudah-mudahan dengan adanya Call Center pengaduan sampah ini kami dapat cepat mengetahui lokasi-lokasi rawan sampah dan dapat secepatnya mengambil tindakan" tutup Endar S. Lubis.

iklan peninggi badan
061-8458994 adalah No Call Center pengaduan sampah khusus di Kota Medan yang online 24 jam. (Irwan)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️