Rabu, 29 Apr 2026

Kadis Kebersihan fokus tangani sampah kota Medan sebesar 1.725 Ton per hari

MEDAN (utamanews.com)
Jumat, 05 Des 2014 07:06
Kadis Kebersihan memberi arahan langsung pada jajaran di titik penimbunan sampah,(2/10)
 (utamanews.com/irwan)

Kadis Kebersihan memberi arahan langsung pada jajaran di titik penimbunan sampah,(2/10)

Kota Medan menghasilkan sampah sekitar 1.725 Ton perhari. Ini menginspirasi Kepala Dinas Kebersihan Pemerintah Kota (Pemko) Medan Endar S. Lubis berkomitmen untuk melakukan 3 R, yakni Reuse (menggunakan kembali), Reduce (mengurangi), dan Recycle (mendaur ulang) pengelolaan sampah.

Endar mengakui bahwa dinas yang ia pimpin sudah studi banding ke Batam, Bandung yang dalam pengelolaan sampah secara baik dan efisien, Ranperda tentang sampah sudah di ajukan ke legislative lengkap dengan analisis dan planning ke depan.

“Bila ada kesadaran masyarakat maka sampah bisa bermanfaat dan menguntungkan, memang sekarang ini kita tetap merindukan ada Investor dan ini merupakan amanat UU itu sendiri. Yang mau menanamkan modalnya dalam pengelolaan sampah karena potensi produksi sampah di Kota Medan terbilang besar,” jelasnya kemarin, (4/12).

Perlu diketahui bahwa, Material sampah (organik), seperti zat tanaman, sisa makanan atau kertas, bisa diolah dengan menggunakan proses biologis untuk kompos, atau dikenal dengan istilah pengkomposan. Hasilnya adalah kompos yang bisa digunakan sebagai pupuk dan gas methana yang bisa digunakan untuk membangkitkan listrik. Untuk itu para petugas kebersihan diminta untuk tidak risih memisahkan sampah sesuai kategorinya.
“Saya selalu mengingatkan pada sejumlah pegawai PNS dan Buruh Harian Lepas (BHL) kalau tidak mencintai pekerjaaan kalian disini silahkan keluar karena disini tidak boleh risih memungut sampah,” ujarnya.

Produksi pupuk organik, biogas dan bio elektrik berbahan sampah organik ini dapat dilakukan oleh perusahaan atau komunitas penimbun sampah organik antara lain hotel, restoran, pasar induk sayuran, developer perumahan dalam pengelolaan tinja (septik tank), pengelola pengelolaan sampah organik bisa menjadi energi terbaru. (Irwan)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️