Kisah Heroik Gurning di sela kebakaran hebat Terminal Ajibata
AJIBATA (utamanews.com)
Selasa, 14 Mar 2017 21:47
Sedikitnya 10 rumah dan satu gudang hangus terbakar pada kebakaran terjadi sekitar pukul 08.10 Wib di belakang Terminal Ajibata Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir, Selasa (14/3).
Informasi yang diperoleh UtamaNews dari salah seorang warga setempat yang juga salah satu korban kebakaran, W. Gurning, 45 tahun, kebakaran bermula dari rumah Domu Gultom.
"Saya melihat ada asap mengepul dari rumahnya, dan saya mendengar jeritan tangis anak-anak dari dalam rumah, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung menolong mereka. Anak itu masih balita, umur 3.5 dan 1 tahun 10 bulan," tutur Gurning yang masih dalam keadaan lemas saat memberi keterangan ini.
Menurut Gurning, ibu anak anak tersebut sedang meninggalkan mereka di dalam rumah, untuk pergi berbelanja ke Tigaraja. Apinya begitu cepat membesar, beruntung lah saya masih sempat menyelamatkan mereka," terangnya lagi.
Akibat berupaya menyelamatkan anak-anak, isi rumah Gurning jadi hangus. “Bahkan barang - barang saya sendiri tidak sempat saya selamatkan. Ludes dilalap api, dan tidak meninggalkan apa-apa lagi. Tidak sampai tiga puluh menit semuanya sudah ludes terbakar," pungkasnya.
Ibu dari kedua anak itu langsung menangis histeris dan memeluk erat kedua anaknya saat tiba di tempat kejadian. Ibu ini tidak menyangka anaknya bisa selamat dari kobaran api tersebut. Dia belum bisa dikonfirmasi lantaran masih syok.
Amatan UtamaNews, armada pemadam kebakaran (damkar) dari Parapat Kabupaten Simalungun, langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dibantu dengan mobil tangki PT. Aquafarm, sehingga api tidak merembet lagi ke rumah yang lain. Dimana mobil Damkar dari Pemkab Toba Samosir ataupun dari Balige, belum juga sampai dikarenakan jauhnya jarak tempuh ke TKP.
Kapolsek Lumban Julu AKP Hermansyah beserta anggotanya dan Danramil Lumban Julu IPTU Supriadi beserta anggotanya langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu dalam pemadaman kebakaran.
Selang beberapa saat, Pemkab Toba Samosir datang ke tempat kebakaran untuk meninjau lokasi musibah, dan menemui korban untuk memberikan arahan penyemangat dan kepastian pemberian bantuan kepada para korban kebakaran.
Terpisah, Camat Ajibata Tigor Sirait menyatakan belum mengetahui besarnya kerugian akibat kebakaran tersebut. "Kita belum tau berapa nominal kerugian akibat kebakaran ini. Masih dalam proses penyelidikan. Seluruh korban masih dalam keadaan syok," ujarnya.
Berikut nama para korban kebakaran tersebut, Irfan Simbolon, Wagina alias ma Anto, Br. Manurung, Mangasi Sinaga, Welfrin Gurning, Domu Gultom, Fendi Sitio, Andi Sirait, Riama br Gurning, Samosir, dan pemilik Gudang Simanjuntak.
Selain pemilik gudang, kesepuluh korban kebakaran tersebut, merupakan penyewa rumah yang mereka tempati.
Penyebab kebakaran diperkirakan dari hubungan arus pendek. Hal ini masih dalam penyelidikan tim forensik Polres Toba Samosir. (FA)