Rabu, 29 Apr 2026

BNN Gerebek Karoake Bunda Aek Kanopan, 25 orang dibawa namun kemudian dilepas

LABUHANBATU UTARA (utamanews.com)
Senin, 05 Okt 2015 06:45
Labura - (Utamanews.com) - Tempat hiburan Karaoke Bunda, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), yang selama ini dijadikan sekelompok warga untuk menikmati hiburan malam, beroperasi hingga pagi hari, sehingga masyarakat sekitar merasa terganggu. Masyarakat kemudian melaporkan keberadaan Karaoke Bunda pada pihak penegak hukum untuk menghentikan kegiatan tersebut. 

Keresahan masyarakat itu akhirnya terjawab, ketika pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan melakukan penggerebakan terhadap Karaoke Bunda, tepat saat adanya acara syukuran OKP (Organisasi Kepemudaan), Sabtu (4/10), sekira pukul 3.00 WIB itu. 

Petugas kemudian mengamankan 25 orang pengunjung dan langsung dibawa ke kantor BNN Kabupaten Asahan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Alim Sekjen DPD LRPPN (Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penggunaan Narkotika) kabupaten Labura mengatakan bahwa saat ini sudah ada yang telah dibebaskan oleh pihak BNN, namun belum diketahui siapa saja, pasalnya, pihak BNN tidak memperbolehkan media masuk ke dalam kantor BNN.
Sementara itu, media telah mengkonfirmasi AKP Hendrik Tampubolon, Kapolsek Kualuh Hulu, dan dikatakannya bahwa pihak BNN tidak ada koordinasi dengan pihaknya, demikian juga dengan AKP M. Junjung, Kasatnarkoba Polres Labuhanbatu, pihak BNN pun tidak ada memberitahukan tentang penggerebekan Karaoke Bunda tersebut padanya.

Informasi yang diperoleh wartawan, sebahagian pengunjung yang dibawa oleh BNN, disebut-sebut adalah dari OKP yang baru selesai melaksanakan acara syukuran, namun orang OKP yang dibawa BNN itu, dilepaskan oleh BNN malam itu juga.

Tokoh masyarakat Labura menyesalkan sikap BNN Asahan yang tangkap lepas pengunjung Karaoke Bunda. “Pihak BNN seharusnya terlebih dahulu melakukan tes lebih mendalam pada pengunjung yang dibawanya, barulah pihak BNN melepaskan para pengunjung itu, sebab, yang selama ini disebut-sebut Karaoke Bunda telah sering dijadikan “ tempat penggunaan Narkoba”.

Khairuddin Hasbi, Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara meminta pihak BNN menindak dan memproses secara hukum pengunjung Karaoke Bunda yang diringkus BNN.
produk kecantikan untuk pria wanita

Hermanto Simalango, Sekjen IPK Kabupaten Labura, saat dimintai tanggapannya menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kinerja BNN. “Kita harus mendukung pembasmian peredaran narkoba di Labura, dan kita sangat mendukung kinerja BNN, Kalaupun ada orang-orang IPK yang digaruk BNN dari Karaoke Bunda. Kalau memang terbukti menggunakan narkoba, harus diproses secara hukum, dan jangan ada tebang pilih, karena semua sama di mata hukum, tidak ada yang kebal hukum, karena narkoba ini adalah musuh kita bersama, dan Labura harus bersih dari peredaran Narkoba,” kata Hermanto.

Tuangkus Harianja Kepala BNN Kabupaten Asahan yang dikonfirmasi media guna mempertanyakan apakah dalam penggrebekan tersebut telah menemukan barang bukti melalui selulernya 0852 7778 XXXX, tidak menjawab. Diduga ybs tidak bersedia mengangkat Hpnya. 

(darwin marpaung)
busana muslimah
Berita Terkini
gopay later
Berita Pilihan
adidas biggest sale
promo samsung
flash sale baju bayi
wardah cosmetic
cutbray
iklan idul fitri alfri

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

ramadan sale

⬆️