Kapasitas Bandara Kualanamu diperkirakan bisa mencapai 22 juta penumpang per tahun apabila keseluruhan konstruksi sudah selesai tahun 2023. Proyek ini dibangun dengan tiga tahapan.
Menurut Kepala Seksi Teknik Elektronika Bandara Kualanamu Dedi J Lumban Toruan pada tahap pertama terbagi dua stage. Stage pertama yang direncanakan beroperasi Agustus 2013 ini berkapasitas delapan juta penumpang/tahun, kargo sebanyak 65.000 ton/tahun, area parkir 20.000 meter persegi, dan mampu memfasilitasi pendaratan pesawat terbesar B747-400 dan menampung 33 pesawat.
"Untuk stage kedua akan dilakukan setelah stage pertama beroperasi dan dijadwalkan selesai pada 2016," jelas Dedi di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Pembangunan tahap kedua hingga ketiga akan dilakukan seiring pertumbuhan bandara ini. Namun, diharapkan bisa selesai keseluruhan pada 2023. Apabila itu terealisasi, kapasitas penumpang akan mencapai 22 juta penumpang per tahun, kargo 115.000 ton per tahun, dan pesawat sekelas A380 dapat mendarat di bandara Kualanamu.
"Pengoperasian bandara ini juga akan dilengkapi dengan baggage handling system yang bisa mendeteksi benda berbahaya dan menyeleksi bawaan penumpang sesuai tujuan masing-masing penerbangan secara otomatis," tambah Dedi. (Hrd)