Sabtu, 23 Mei 2026
BPS : Indonesia kembali surplus perdagangan
JAKARTA (utamanews.com)
Selasa, 03 Des 2013 08:22
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan  indonesia mengalami surplus dalam neraca perdagangan sebesar 5juta USD pada bulan oktober 2013. Dimana ekspor Indonesia bulan oktober 2013 mencapai 15,72miliar USD sedangkan impor sebesar 15,67miliar USD.  Hal ini disampaikan Kepala BPS, Suryamin dalam acara press release bulanan (2/11/2013) di Jakarta.
 
Surplus ini akibatnya kenaikan ekspor dari komoditas migas maupun nonmigas. Indonesia memang lebih banyak mengekspor nonmigas ketimbang migas. Namun dari sisi kenaikan, ekspor migas lebih unggul dibandingkan ekspor non migas. Ekspor nonmigas pada bulan oktober 2013 mengalami kenaikan hanya 5,7% dari 12,29miliar USD (September 2013) menjadi 12,99miliar USD dibandingkan bulan oktober 2013 .  
 
Sedangkan ekspor migas pada bulan oktober 2013 mengalami kenaikan 12,82% dari 2,41 miliar USD (September 2013) dibanding 2,72miliar USD. “Komoditas migas menjadi unggulan ekspor Indonesia  untuk bulan oktober, semoga pemerintah dapat mempertahankan” harap Suryamin.
 
Sementara itu, tambah Suryamin, komoditas bahan bakar mineral seperti batubara dan biji logam masih menjadi andalan ekspor nonmigas Indonesia sebesar 1,88miliar USD. Diikuti komoditas lemak dan minyak hewan/nabati seperti Crude Palm Oil sebesar 1,58 miliar USD pada bulan oktober tahun ini.
Dari sisi impor, bulan oktober 2013 Impor  Indonesia juga mengalami kenaikan cukup sedikit sebesar 1,06% dibandingkan September 2013. Peningkatan nilai impor tersebut lebih didominasi oleh peningkatan nonmigas sebesar 3,45% dari 11,79miliar USD (September 2013) menjadi 12,20miliar USD(oktober 2013).  “Sedangkan impor migas mengalami penurunan 6,51%”jelas Suryamin.
 
Suryamin menambahkan  Indonesia masih mengimpor mesin dan peralatan mekanik sebesar  2,40miliar USD pada bulan oktober 2013. Diikuti, komoditas mesin dan peralatan listrik yang juga mengimpor cukup tinggi sebesar 1,43miliar USD. “Dari sisi komoditas mesin dan peralatan mekanik yang diimpor Indonesia, dapat memberikan multiplier bagi para industri dalam negeri. Komoditas tersebut memang menjadi keunggulan para industri nasional” kata Suryamin.
 
BPS melaporkan secara kumulatif, dari Januari-Oktober 2013 ekspor Indonesia sebesar 149,66miliar USD. Sedangkan periode yang sama, impor Indonesia sebesar 156,02miliar USD.  (we)
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later