Jumat, 19 Jul 2019 09:43
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Usai Pilpres, Masyarakat Minta Rekonsiliasi Sesuai Rambu-rambu Aturan

Usai Pilpres, Masyarakat Minta Rekonsiliasi Sesuai Rambu-rambu Aturan

MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Tony
Kamis, 11 Jul 2019 10:11
Dok Pribadi
Ali Nurdin Chaniago
Kurang dari sebulan pasca keputusan Mahkamah Konstitusi yang memenangkan pasangan presiden-wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, sikap politik di tataran masyarakat Sumatera Utara, khususnya kota Medan sudah lebih baik.

Sejumlah tokoh mulai mengemukakan pendapat, yang pada intinya menyatakan bahwa proses demokrasi lima tahunan untuk memilih pemimpin negeri ini telah selesai.

Ali Nurdin Chaniago, tokoh pemuda Minang di Medan, menyatakan bahwa siapa pun yang terpilih, itulah yang menjadi presiden dan wakil presiden kita untuk lima tahun mendatang.

"Jangan ada lagi kita yang merasa kalah karena Pilpres-pilpres ini adalah soal duniawi. Dan sebagai umat beragama, kita sudah selesai dalam menjalankan kewajiban demokrasi, tinggal nanti mempertangungjawabkan pilihan kita pada Allah SWT", tuturnya, di jalan Kartini, Medan, Rabu (10/7/2019).


Di lain sisi, pengurus Angkatan Muda Majelis Dakwah Islamiyah (AMMDI) Sumut ini meminta pemerintah untuk merangkul masyarakat bahkan Ormas yang selama ini berseberangan atau berada di kubu 02.

Ali Nurdin Chaniago mendukung upaya-upaya rekonsiliasi yang digagas oleh pemerintah. "Kita berharap pemerintah mendengar aspirasi Ormas Islam dan memenuhi harapannya", katanya.

Namun, Ali sepakat bahwa pemenuhan aspirasi Ormas ini tidak sampai melanggar aturan hukum dan perundangan yang sudah disepakati menjadi rambu-rambu tata negara kita.

"Kita mendukung pemerintahan yang bisa merangkul semua elemen masyarakat agar kedepannya demokrasi kita lebih maju, dapat berkompetisi secara politik tanpa saling menyakiti. Sudah kita kubur saja istilah cebong-kampret yang selama ini memecah belah kita", pungkasnya.

Sementara, tokoh KNPI Sumut Osriel Limbong, M.Si meminta pemerintah untuk memenuhi upaya-upaya rekonsiliasi tanpa mengorbankan aturan hukum itu sendiri.

"Menurut hemat kami, rekonsiliasi kedua kubu pendukung Capres adalah pendekatan sosial, bukan politis, apalagi transaksional", tegasnya.
Editor: Sam

T#g:Ali Nurdin ChaniagoRekonsiliasi
Iklan lumba2
Berita Terkait
  • Selasa, 16 Jul 2019 11:16

    Pentingnya Kampanye Rekonsiliasi Pasca Pemilu 2019 Oleh Generasi Muda dan Media

    Pada tanggal 17 April 2019 yang lalu, bangsa ini menggelar suatu agenda besar dalam penyelenggaraan demokrasi. Pada hari tersebut lebih dari 187 juta pemilih baik di dalam negeri atau luar negeri untu

  • Senin, 10 Jun 2019 03:10

    Badai Pasti Berlalu

    Pemilu 2019 masih meninggalkan sisa yang belum tuntas. Kita berharap badai kegaduhan dan ketegangan terkait pemilu 17 April 2019 segera berlalu. Masalah republik ini bukan hanya Pemilu. Masih banyak p

  • Kamis, 16 Mei 2019 17:26

    Pemuda Muhammadiyah Sumut Imbau Semua Elemen Anak Bangsa Menahan Diri

    Basir Hasibuan M.Pd., Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, menghimbau semua elemen anak bangsa untuk menunggu keputusan KPU 22 Mei nanti."Bagaimana pun (KPU) itu lembaga yang sah secara hukum", t

  • Rabu, 15 Mei 2019 04:15

    HIMMAH Tebing Tinggi Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Sebelum dan sesudah Penetapan Hasil Pemilu

    Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebing Tinggi mengajak segenap kader, simpatisan dan Masyarakat Kota Tebing Tinggi menjaga kondusifitas dan menciptakan suasana yang penuh kesejukan dalam

  • Senin, 13 Mei 2019 14:13

    Danramil Patrang himbau semua pihak jaga persatuan dan kesatuan

    Camat Patrang Rofiq Sugiharto, Komandan Koramil (Danramil) 0824/01 Patrang Kapten Inf Sumaryono, Kapolsek Patrang diwakili oleh Aiptu Elfianto, Lurah Bintoro dan para Ketua RW, Ketua RT se-kelurahan B

  • Rabu, 08 Mei 2019 20:08

    Generasi Muda Masjid Sumut (GMM) Tanggapi Sikap Curiga Pada Penyelenggara Pemilu

    Masyarakat harus memberi kepercayaan penuh kepada KPU seiring selesainya Pilpres dan Pileg 2019.

  • Rabu, 08 Mei 2019 12:18

    Merajut Persatuan Kembali Pasca Pemilu dan Menolak Provokasi yang Memecah Belah Bangsa

    Sang proklamator Bung Karno sekaligus juga adalah Presiden Republik Indonesia yang pertama telah melahirkan dua ungkapan yang melegenda "Jas Merah" (Jangan sekali kali melupakan sejarah) dan juga ungk

  • Rabu, 08 Mei 2019 03:08

    Kembali Bersatu Pasca Pemilu

    Bangsa Indonesia patut bersyukur karena telah berhasil menyelesaikan pemungutan suara Pilpres dan Pileg 2019 yang rumit. Rakyat bernapas lega sebab sudah menyelesaikan tugasnya berdemokrasi pada 17 Ap

  • Minggu, 28 Apr 2019 07:28

    Pesan Dandim 0209/LB, Letkol Inf. Santoso Pada Acara Silahturahmi Merajut Kembali Persatuan dan Kesatuan

    Dandim 0209/LB, Letkol Inf. Santoso menghadiri acara Silahturahmi Merajut Kembali Persatuan dan Kesatuan dengan tema "Dengan Semangat Kebersamaan Membangun Labuhanbatu Raya", usai pesta demokrasi pemi

  • Minggu, 28 Apr 2019 06:58

    Usai Pelaksanaan Pemilu, Plt Bupati Labuhanbatu dan Unsur Forkopimda: Mari Marajut Kembali Persatuan dan Kesatuan

    Plt. Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe bersama Unsur Forkopimda dan Perwakilan Pemkab Labura dan Labusel melaksanakan penandatanganan bersama merajut kembali persatuan dan kesatuan, Sabtu (27

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak