Setuju Pilkada Ditunda, Swangro minta penyelenggara Pemilu diam di rumah dan posting berita positif
MEDAN (utamanews.com)
Oleh: Sam
Rabu, 01 Apr 2020 15:31
Dok Pribadi
Swangro Lumbanbatu
Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mendukung langkah pemerintah dan penyelenggara Pemilu untuk menunda pelaksanaan Pilkada serentak 2020.
Ketua DPP GAMKI Bidang Politik, Swangro Lumbanbatu, ST, M.Si., menyatakan, penundaan Pilkada serentak ini merupakan langkah yang tepat. "Karena kita harus memikirkan kesehatan masyarakat banyak, bukan kepuasan segelintir orang," ujarnya, Rabu (1/4/2020).
Menurutnya, terkait tahapan yang sudah berjalan, seperti pendaftaran paslon perseorangan, teknisnya bisa dikaji kembali. "Itu kembali ke kebijakan pemerintah dengan melihat situasi dan kondisi serta juga Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 supaya tidak ambigu soal legalitasnya," ujar mantan KORWIL I PP GMKI MB 2016-2018 ini.
Ditegaskannya bahwa bila keputusan penundaan sudah final maka otomatis semua tahapan berhenti termasuk kegiatan yang sudah mulai berjalan.
"Perekrutan maupun aktifitas Panwascam dan PPK juga harus dibekukan sementara. Biarlah alokasi dana untuk Panwascam dan PPK bisa langaung digunakan ke masyarakat banyak. Uang yang sudah dialokasikan bisa digunakan ke masyarakat yang membutuhkan dalam situasi wabah sekarang ini. Jangan kita berpesta pora di atas penderitaan orang, apalagi situasi wabah COVID-19 ini. Ini sudah masalah wabah internasional. Umat yang paling utama. Bukan Pilkada yang menghabiskan kas negara," cetusnya.
Swangro menyarankan seluruh penyelenggara Pemilu untuk di rumah saja dan memberitakan berita positif yang mendukung pemerintah untuk membasmi wabah ini. "Karena diam dan di rumah saja pun sudah bagian dari membantu persoalan wabah ini," pungkas Swangro.