Beredar video di media sosial seorang warga sedang debat kusir dengan anggota Sat Lantas Polres Labuhanbatu terkait penutupan beberapa ruas jalan di Simpang Enam Rantauprapat. Jum'at malam kemarin (14/5/2022) Sekira pukul 22:30 Wib.
Video siarang langsung tersebut berdurasi 1:33 detik, direkam oleh warganet akun media sosial Rizki Alamsyah Putra Nst dengan pencahayaan sedikit gelap.
Terlihat seorang warga yang mengaku bernama Alfan sedang debat mempertanyakan alasan Lantas Polres Labuhanbatu menutup beberapa ruas jalan yang menuju Simpang Enam.
Namun, saat ditanyakan perihal penutupan beberapa ruas jalan tersebut, anggota Sat Lantas yang belum diketahui identitasnya tidak dapat memberikan jawaban kenapa beberapa jalan menuju Simpang Enam dilakukan penutupan yang menyebabkan warga resah dan kecewa.
Dalam video siaran langsung di medsos tersebut seorang warga yang mengaku Alfan jelas dan tegas bertanya mengapa beberapa jalan menuju Simpang Enam sering kali ditutup tanpa dijaga oleh personil Sat Lantas Polres Labuhanbatu dan sampai kapan?
Terkait dengan penutupan beberapa jalan menuju Simpang Enam tersebut, utamanews mencoba mengkonfirmasi Kasat Lantas Polres Labuhanbatu AKP Rusbenny, S.H.,M.H melalui pesan whastappnya. Sabtu (14/5/2022) Sekira pukul 08:18 Wib.
Lewat pesan whastappnya orang nomor satu di Sat Lantas Polres Labuhanbatu tersebut menjelaskan bahwa penutupan sebagian ruas jalan karena jalan itu kerap kali disalahgunakan oleh anak-anak muda yang melalukan trek-trekan dengan suara knalpot blong.
"Begini bang, penutupan sebagian ruas jalan di kota itu bukan ditutup total, itu yang menuju akses jalan Ahmad Yani aja karena jalan itu kerap kali disalahgunakan oleh anak anak muda yang melakukan trek-trekan dengan suara knalpot blong", ujarnya.
"Kami sudah disurati oleh beberapa elemen masyarakat karena terganggu dengan adanya suara knalpot blong tersebut. Dan penutupan itu kami laksanakan pukul 23.00 wib. Pada saat orang sedang istirahat," Jelas Kasat.
Masih kata Kasat, "Semua upaya himbauan pencegahan sampai penindakan sudah kami lakukan. Awalnya penutupan tidak semua artinya bisa lewat, namun dipersempit. Tapi tidak ada perubahan. Di kantor Lantas sudah banyak kendaraan knalpot blong yang kami tahan. Tapi tidak berubah juga".
"Murni karena dibuat ajang trek trekan dan knlapot blong," Pungkas Kasat menegaskan penjelasan.
Terkait dengan warga yang debat kusir dengan personil Sat Lantas Polres Labuhanbatu yang terekam video di media sosial, hingga berita ini dikirim ke redaksi belum dapat dikonfirmasi utamanews, dan masih dilakukan pencarian identitas warga yang mengaku bernama Alfan tersebut.