Jumat, 22 Mei 2026
SD-SMP Hitadipa dan semua fasilitas dibakar habis
Jakarta (utamanews.com)
Oleh: Yance Emani Kamis, 31 Mar 2022 09:01
Kebakaran SD-SMP YPPGI SATU ATAP Hitadipa Kabupaten Intan Jaya
Istimewa

Kebakaran SD-SMP YPPGI SATU ATAP Hitadipa Kabupaten Intan Jaya

Bakar habis SD-SMP YPPGI SATU ATAP Hitadipa Kabupaten Intan Jaya Papua oleh Tentera Pembebasan Nasional Papua Barat dan Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OMP) dengan alasan sekolah tersebut ditempati dan jadikan pos Daerah Operasi Militer. 

Gedung Sekolah SD-SMP SATU ATAP HITADIPA dan perumahan guru termasuk perpustakaan dan juga seluruh fasilitasi sekolah SD-SMP YPPGI SATU ATAP HITADIPA Kabupaten Intan Jaya Papua sebelumnya digunakan oleh TNI/POLRI dan jadikan pos operasi militer melawan TPNPB/OPM di wilayah tersebut.

Kini tanggal, 30 Maret 2022 sekitar pukul 16: 30 WIT, sekolah tersebut dibakar abis oleh TPNPB/OPM dan melihat suana kebakaran dan asap mengiringi gunung dan lembah di sekitar SD-SMP YPPGI tersebut menjadi perhatian khsus dan terpukul di hati anak-anak besar dari sekolah tesebut baik di Papua maupun diluar Papua menempuh pendidikan.

Sebelumnya instruksi kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Intan Jaya Bapa Apolos Bagau, S.T mengeluarkan surat edaran untuk mengaktifkan kembali sekolah-sekolah di Kabupaten Intan Jaya, dengan demikian bulan April akhir itu sebuah video diunggah oleh Grup Facabook Ikatan Pelajar dan Mahasiwa Afirmasi Kabupaten Intan Jaya (IPMAI) Se-Indonesia durasi 15 detik saat pembersihan sekolah SD-SMP SATU ATAP HITADAIPA Kabupaten Intan Jaya dengan tujuan aktifkan kembali semula.
Saya tidak mau sebut nama dan salah satu alumni SD dan angkatan pertama SMP YPPGI Hitadipa Kabupaten Intan Jaya Papua kini menempuh pendidikan strata satu (S-1) di luar Papua melihat status WA,Facebook, IG, Twitter tentang kebakaran sekolah tesebut dan juga pada umumnya dari anak-anak kabupaten Intan Jaya dengan stiker manangis sebab sekolah tesebut membentuk karakter mereka sebagaimana mereka bisa menjadi pemimpin di daerahnya sendiri.

Walaupun gedung sekolah tesebut sebuah benda mati namun bagi anak-anak dari sekolah tesebut sangat berharga dan berjasa, karena sekolah itulah mengajar susah pahit dan manis hidupnya merantau untuk mengejar cita-cita manjadi pemimpin masa depan Papua.

Saya sangat perhatian khusus bagi adik-adik sekolah dasar (SD) kelas VII dan sekolah menengah pertama (SMP) kelas III sebentar lagi mau ujian sekolah dan juga ujian nasional akhir dari perjuangannya kurang lebih 6 tahun dan 3 tahun, namun terjadi harapan yang tidak di inginkan saat ini.
Editor: Budi
Tag:
busana muslimah
Berita Terkini
Berita Pilihan
adidas biggest sale promo samsung flash sale baju bayi wardah cosmetic cutbray iklan idul fitri alfri
Kontak   Disclaimer   Karir   Iklan   Tentang Kami   Pedoman Media Siber

Copyright © 2013 - 2026 https://utamanews.com
PT. Oberlin Media Utama

gopay later