(Plt) Duta Besar Amerika Serikat Brian McFeeters melakukan kunjungan kerja ke Medan pada tanggal 7-8 September. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk mendiskusikan tujuan-tujuan kerjasama Amerika Serikat - Indonesia untuk berkolaborasi di bidang pengembangan ekonomi, pendidikan dan perlindungan lingkungan hidup.
Dalam kunjungan ini beliau fokus pada program-program untuk melindungi kekayaan hutan dan satwa liar Sumatera melalui promosi pengembangan berkelanjutan, preservasi Ekosistem Leuser, dan mendukung kepemimpinan kepemudaan serta semangat enterprener. Dalam kunjungan ini (Plt) Dubes A.S. Mc.Feeters juga akan bertemu dengan beberapa pimpinan masyarakat sipil dan pemuka agama.
Pada tanggal 9 September beliau mengunjungi pusat Rehabilitasi Orangutan yang dijalankan oleh Orangutan Conservation Program’s (SOCP) guna mempelajari lebih dekat tentang satwa yang dilindungi ini. SOCP bersama dengan organisasi lainnya bekerja sama untuk bisa mempreservasi hutan tropis, hutan gambut dan mangrove Indonesia. Hutan-hutan ini adalah tempat tinggal begitu banyaknya spesies kunci dan menjadi sumber utama yang sangat bermanfaat bagi ekosistem yaitu filtrasi air, kontrol terhadap polusi, untuk jutaaan masyarakat Indonesia - akan tetapi sumber data ini saat ini sedang terancaman.
(Plt) Dubes McFeeters McFeeters memuji SOCP karena telah menyelamatkan 200 + Orangutan sejak awal. Beliau menyampaikan bahwa bahagian dari kerja sama konservasi kita adalah Amerika Serikat akan tetap menjadi pendukung utama untuk perlindungan hutan tropis Indonesia, seperti Ekosistem Leuser, termasuk pula 29 juta dollar yang dikelola di bawah proyek Konservasi Hutan Tropis USAID.
Beliau menekankan juga bahwa perlindungan Ekosistem Leuser ini menjadi sangat penting untuk tujuan konservasi dan memuji kepemimpinan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam usaha melindungi Ekosistem Leuser.
(Plt) Dubes A.S. McFeeters juga menyampaikan bahwa pemerintahnya sangat mendukung usaha Presiden Widodo untuk mencapai tujuan-tujuannya dalam menyikapi perubahan iklim Indonesia dan usaha untuk mengurangi kemiskinan. "Sebagai bukti dari komitmen kami dalam bekerja sama dengan Indonesia untuk menekan penyebab dari perubahan iklim dan membantu Indonesia untuk mencapai tujuannya dalam pengurangan emisi di masa depan, maka pemerintah Amerika Serikat telah merencanakan untuk berinvestasi sebesar 47 juta dollar untuk konservasi hutan dan perencanaan wilayah; 24 juta dollar untuk advokasi kebijakan penggunaan lahan dan konservasi; 19 juta dollar untuk adaptasi perubahan iklim global; 19 juta dollar untuk energy bersih dan 5 juta dollar untuk penelitian kehutanan," ungkapnya.
(Plt) Dubes A.S. McFeeters menyampaikan bahwa ia kagum dengan langkah besar yang disampaikan oleh Presiden dan pemimpin lainnya untuk mencegah munculnya kembali kebakaran hutan yang jelas sangat merugikan dan menghancurkan seperti tahun lalu. Usaha ini sudah pasti menjadi tanggung jawab bersama, dan kami dengan segenap tenaga menghimbau usaha keras pemerintah, masyarakat sipil, pihak swasta dan setiap individu untuk mencegah dan melawan kebakaran yang dimaksud, termasuk merubah perilaku yang salah yang bisa menyebabkan kebakaran, dan untuk mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang melakukan pembakaran ilegal.