Rabu, 18 Sep 2019 03:08
  • Home
  • Sosial Budaya
  • Kodim 0209/LB Gelar Diskusi Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/ Separatisme

Kodim 0209/LB Gelar Diskusi Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/ Separatisme

Labuhanbatu (utamanews.com)
Oleh: Junaidi
Kamis, 05 Sep 2019 06:25
Junaidi
Panitia dan narasumber kegiatan saat diabadikan di di Aula Kodim 0209/LB Abdi Karya Manunggal Jln. Pramuka
Kodim 0209/LB, mengadakan diskusi bertemakan "Melalui Kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme, kita perkokoh mentalitas dan pemahaman Ideologi guna mencegah ancaman bahaya Radikalisme/Separatisme dalam rangka mewujudkan Alat Juang pertahanan yang Tangguh", di Aula Kodim 0209/LB Abdi Karya Manunggal Jln. Pramuka Kel. Padang Matinggi Kec. Rantau Utara Kab. Labuhanbatu, Rabu (4/9/19).

Di kesempatan tersebut, Dandim 0209/LB, Letkol Inf. Santoso, melalui Kasdim 0209/LB, dalam kata sambutannya mengatakan, "Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah mewujudkan ketahanan wilayah yang kuat dalam rangka tetap tegak dan utuhnya wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945."

"Agar terciptanya keamanan di wilayah Kab. Labuhanbatu Raya ini perlu adanya peran seluruh komponen masyarakat dan kepedulian dari kita semua sebagai energi Daya Tangkal Paham Radikalisme/Separatisme", sebut Kasdim. 

"Dengan diadakannya kegiatan ini saya harap kita dapat bersinergi melakukan pencegahan dari segala aspek ancaman dan gangguan sistem pertahanan negara dari pengaruh paham Radikal khususnya di wilayah Kabupaten Labuhanbatu", tambah Kasdim.  


Dalam forum diskusi tersebut, Pasiter Dim 0209/LB Kapten Inf Bahdi Siagian, S.Ag, memaparkan, "Munculnya Radikalisme karena adanya beberapa faktor antara lain.
1. Faktor Internasional yaitu ketidakadilan global, politik luar negeri yang arogan, penjajahan, yang itu semua secara tidak sadar seluruh komponen sudah terpengaruh
2. Faktor domestik yaitu persepsi ketidakadilan, kesejahteraan, pendidikan, kecewa terhadap pemerintah dan adanya balas dendam.
3. Faktor kultural yaitu pemahaman agama yang dangkal, penafsiran agama yang sempit. Indroktinasi ajaran agama yang salah dan dangkalnya pemahaman tentang Wasbang dan makna dari Bela negara.
Cara mencegah Radikalisme/Separatisme dimulai dari hal yang kecil dengan cara mempedomani Pancasila dan UUD 1945", jelas Kapten Bahdi. 

Sementara itu, Sekertaris Kesbangpol Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, S.H, menjelaskan, "Penangkalan Radikalisme/Separatisme membutuhkan peran serta aktif para Ormas, OKP dan Organisasi keagamaan serta para Mahasiswa di Kabupaten Labuhanbatu ini."

"Kegiatan seperti ini harus rutin kita laksanakan di kabupaten Labuhanbatu karena sebagai langkah nyata pemerintah terhadap pencegahan dan penangkalan Rafikalisme/Separatisme yang akan timbul di Kabupaten Labuhanbatu", imbuh Abdi. 


Di tempat yang sama, Kasat Binmas Polres Labuhanbatu AKP Edi Sidauruk, S.H, M.H, mengatakan, "Bagaimana mereka menjadi Radikal karena beberapa masalah antara lain, Pra Radikalisasi, Identifikasi diri, Indoktrinasi dan Jihadinisasi.

"Upaya cegah paham radikalisme antara lain, mengaktifkan kembali Pos Kampling, cek pendatang baru, miliki rasa kecurigaan, melakukan Patroli, jalin Komunikasi dengan baik dan tingkatkan rasa nasionalisme", tegas Kasat Binmas. 

Kemudian Kakan Kemenag Labuhanbatu Drs H. Syafiruddin Harahap, M.Pd, menyampaikan, "Mari kita saling menjaga kerukunan umat beragama agar tidak mudah terpecah belah khususnya di Kabupaten Labuhanbatu."

"Saya sangat mengapresiasi kepada bapak Dandim 0209/LB karena telah melaksanakan kegiatan ini, sehingga kita dapat mencari solusi terbaik dalam membangun Labuhanbatu secara karakter dengan cara kegiatan-kegiatan Diskusi semacam ini", tandas Syafiruddin.

Turut Hadir dalam acara diskusi tersebut, Kasdim 0209/LB Mayor Inf Ertiko Cholifa, S.H. S.Pd, Sekretaris Kesbangpol Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, S.H, Kakan Kemenag Labuhanbatu, Drs. Syafiruddin Harahap, M.Pd, Kasat Binmas Polres Labuhanbatu AKP Edi Sidauruk, S.H,M.H, Ketua FKUB Labuhanbatu, H. Khairul Dalimunthe beserta anggota, Ketua FKPPI Labuhanbatu, Indra Riadi beserta anggota, Ketua KNPI Labuhanbatu, Hamzah beserta anggota, Ketua Karang Taruna Labuhanbatu, Aswin Syahputra beserta anggota, Pimpinan NU Labuhanbatu, Ustadz M. Ali Azhar Samosir, Anggota Koti Pemuda Pancasila, Anggota Pemuda Pancasila, Mahasiswa Univ Labuhanbatu, Mahasiswa Univ Islam Labuhanbatu, Mahasiswa Univ Alwasliyah Labuhanbatu dan Mahasiswa Akbid Pemda Labuhanbatu.
Editor: Budi

T#g:diskusiSeparatisme
Berita Terkait
  • Sabtu, 07 Sep 2019 08:47

    Papua Is Indonesia Forever

    Finally, the government of Indonesia has decided to annul Benny Wenda's citizenship. Since that, these fugitive does not have country or stateless citizenship.  Those decision must be made b

  • Jumat, 06 Sep 2019 07:06

    Tolak Separatis, Provokasi Benny Wenda Tak Perlu Digubris

    Benny Wenda menuding Wiranto adalah dalah pemicu konflik horizontal dengan warga Papua. Benny menuding Wiranto menggunakan kekerasan kepada rakyat Papua untuk kepentingannya. Bualan itu menjadi gagasa

  • Jumat, 02 Agu 2019 08:22

    Siantar 2020: Siapa Figur Anak Muda?

    Lambatnya laju peningkatan ekonomi, kesejahteraan warga kota dan pembangunan infrastruktur akan selalu menjadi pembicaraan utama dalam politik lokal di Pematangsiantar. Untuk menjawab itu, proses peng

  • Rabu, 31 Jul 2019 22:51

    Diskusi Mingguan GMKI Pematangsiantar- Simalungun, "Dimana Mahasiswa Ketika Korupsi Merajalela?"

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Pematangsiantar- Simalungun menggelar diskusi mingguan dengan topik "Dimana Mahasiswa Ketika Korupsi Merajalela?"Diskusi ini rutin dilakukan guna meningkatkan kapas

  • Selasa, 25 Jun 2019 21:15

    Diskusi Terkait Peran Media Mengawal Proses Demokrasi Konstitusional & Merajut Persatuan Kembali

    Media massa melalui perannya sangat diharapkan memberikan informasi yang edukatif kepada masyarakat agar sistem demokrasi konstitusional yang menjadi kesepakatan bangsa dapat berjalan dengan baik dan

  • Minggu, 23 Jun 2019 07:33

    GMKI Gelar Diskusi Bertema "Relasi Tata Kota dengan Hegemoni Kapitalisme Di Pematangsiantar"

    Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun melakukan Diskusi dengan Tema "Relasi Tata Kota dengan Hegemoni Kapitalisme di Pematangsiantar", Sabtu, 22 Juni 2019.Sekbid

  • Kamis, 23 Mei 2019 22:23

    Ajak Warganet Mendukung Legitimasi Hasil Pemilu Oleh KPU, FPMSI Gelar Diskusi dan Imbau Ciptakan Persatuan Bangsa

    Sebagai wujud menguatkan kesadaran warganet dalam memperkokoh demokrasi yang konstitusional setelah pengumuman hasil resmi oleh KPU, Forum Pegiat Media Sosial Independen (FPMSI) mendeklarasikan geraka

  • Jumat, 17 Mei 2019 12:07

    Pemprovsu Akan Gelar Diskusi Publik Dalam Rangka Merekatkan Persatuan & Kesatuan Bangsa

    Informasi dihimpun dari seorang Staf Kantor Gubernur Sumatera Utara saat memberikan Surat Undangan kegiatan Diskusi Publik, bahwa dalam rangka mengikuti perkembangan situasi politik pasca Pemilu tahun

  • Rabu, 24 Apr 2019 15:54

    Gerakan Literasi Terbit Ajak Netizen Dukung Hasil Pemilu Yang Konstitusional dan Perangi Hoax Untuk Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional

    Sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik nasional pascapelaksanaan Pemilu 2019, Komunitas Gerakan Literasi Terbit (GESIT) menggelar diskusi bagi Warganet di Ballrom Hotel Mega Menteng, J

  • Rabu, 06 Feb 2019 16:26

    KOMADEM Gelar Diskusi Panel Tentang Bahaya Informasi Hoax

    Komunitas Mata Demokrasi (KOMADEM) gelar diskusi panel di Siantar Hotel, 06 Februari 2019 dengan Topik Bahaya Informasi Hoax Bagi Pertumbuhan Demokrasi Indonesia.

  • Komentar Pembaca

    Copyright © 2013 - 2019 https://utamanews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir

    RSS

    Kontak